Tabrani Ismail Ditangkap di Jakarta
Tabrani Ismail (69), terpidana korupsi enam tahun penjara, ditangkap intelijen kejaksaan di Jakarta, Rabu (14/2) sekitar pukul 17.20. Buron kejaksaan sejak bulan Agustus 2006 itu ditangkap di dalam mobil Honda Jazz warna silver bernomor polisi B 89xx EI, saat keluar dari kantornya di Gedung Mulia, Jakarta. Setelah ditangkap, mantan Direktur Pengolahan Pertamina itu dibawa ke Gedung Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta di kawasan Kuningan, sekitar 150 meter dari Gedung Mulia. Sekitar pukul 21.57, Tabrani yang mengenakan setelan jas warna abu-abu dan dasi hijau muda itu dibawa ke Lembaga Pemasyarakatan Cipinang menggunakan mobil tahanan bernomor polisi B 8082 EH. "Saya dizalimi," kata Tabrani saat menuju mobil tahanan. Tabrani Ismail divonis enam tahun penjara, denda Rp 30 juta, dan uang pengganti 189,58 juta dollar AS oleh Mahkamah Agung, 26 April 2006. Majelis hakim kasasi menilai Tabrani terbukti korupsi dalam proyek Export Oriented Refinery (Exor) I Pertamina di Balongan sehingga merugikan negara 189,58 juta dollar AS. Rabu malam, Jaksa Agung Abdul Rahman Saleh menggelar jumpa pers di Kejati DKI Jakarta menjelaskan kronologis tertangkapnya Tabrani. Menurut Jaksa Agung, pada saat ditangkap, Tabrani menggunakan kartu tanda penduduk atas nama Putra Mangku Puspo yang dikeluarkan Kelurahan Cimpaeun, Kecamatan Cimanggis, Depok (Jawa Barat). "Saat ditangkap pukul 17.20 sampai pukul 21.00, yang bersangkutan tidak mengaku nama sebenarnya Dr Ir Tabrani," kata Jaksa Agung. Jaksa Agung menambahkan, saat dirinya tiba di Kejati DKI, barulah Tabrani mengakui bahwa dirinya Tabrani Ismail. Bahkan, Tabrani menceritakan bahwa ia melarikan diri karena merasa tidak bersalah. Menurut Jaksa Agung, ini bukan pertama kalinya Tabrani berusaha ditangkap intelijen Kejaksaan. Jaksa Agung Muda Intelijen Muchtar Arifin menambahkan, intelijen Kejaksaan beberapa kali menggerebek, namun Tabrani selalu berpindah tempat. (IDR) Sumber: Kompas - Kamis, 15 Februari 2007 ++++++++++ Untuk berita aktual seputar pemberantasan korupsi dan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) klik http://www.transparansi.or.id/?pilih=berita Untuk Indonesia yang lebih baik, klik http://www.transparansi.or.id/ -------- Masyarakat Transparansi Indonesia (MTI) The Indonesian Society for Transparency Jl. Polombangkeng No. 11, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12110 Telp: (62-21) 727-83670, 727-83650 Fax: (62-21) 722-1658 http://www.transparansi.or.id
