Apa manfaatnya punya Presiden yang beberapa saat menjelang pilpres 2004 
tiba-tiba meraih PhD di Institut Pertanian Bogor yang prestisius dalam ekonomi 
pertanian kalau pemerintahnya sekarang ini ternyata samasekali tidak punya 
strategi perberasan nasional? Sehingga harga beras melambung.
   
  Situasi dalam pasar yang sangat peka ini tentu saja serta merta ingin 
dimanfaatkan oleh Wapres sesuai dengan profesi awalnya untuk membuka impor 
beras setiap tahun.
   
  Apa ini memang disengaja untuk ber pestapora ria mendongkrak maraknya 
keuntungan importir dan para pelanggan komisi? 
   
  Jutaan petani dan keluarganya sedang disandera dan diadu-domba dengan 
masyarakat bukan tani supaya turun temurun sekedar berkubang dilumpur 
persawahan tanpa masa depan apapun.
   
  Wapres jangan ber argumentasi kosong karena jutaan buruh tani pun akan 
merasakan dampak positif bila harga gabah akan menjadi optimal. Artinya harga 
beras terjangkau oleh
  masyarakat luas dan petani, baik yang punya atau tidak punya lahan, akan agak 
terangkat
  periuk nasinya.
   
  Pemerintah sangat menghina bangsa ini karena membiarkan perberasan nasional 
menjadi amburadul, memperparah kehidupan petani dengan impor beras dan 
kadang-kadang membagikan raskin agar rakyat miskin berebut bahan pokok ini 
seperti peminta-minta kepada penguasa yang "dermawan".
   
  RPr

 
---------------------------------
8:00? 8:25? 8:40?  Find a flick in no time
 with theYahoo! Search movie showtime shortcut.

Kirim email ke