dlm sebuah milis emang tidak bisa serius melulu, krn bisa bikin bosan, jenuh, dan akhirnya akan ditinggalkan. dan menurut pengalaman saya, kalo sebuah milis terlalu di-moderator-i biasanya akan sepi,krn org akan enggan mengeluarkan pendapatnya
On 2/21/07, Kaniasari <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > Saya member baru, saya sudah lama ingin banget join di milis ini. > Karena tadinya namanya juga mediacare, isinya adalah ilmu bagi para > praktisi/yg berkecimpung > Di dunia media. Tapi kok ternyata isinya dari kemarin omongan pepesan kosong > smua? > > Buat moderator, saya tau stiap warga negara bebas berpendapat tapi kalau sdh > berhari2 omongannya > Seperti ini tolong ditengahi lah supaya case closed. Inbox penuh cuma isi > obrolan yang tidak bermutu. > >-------Original Message------- > > From: debbie sumual > Date: 2/21/2007 1:14:04 PM > To: [email protected] > Subject: Re: [mediacare] Umat Islam Haram Rayakan 'Valentine's Day' > >Wah Pak, gak pernah tuh denger ada yang mau ML aja pake nunggu momen Valentine's Day. Mau ML, mah ML aja. > > Malah yang baru saya baca di salah satu majalah wanita adalah anak2 remaja > perempuan rame2 bersumpah setia kepada ayah mereka untuk tetap bertahan > perawan sampai hari pernikahan. Mereka mengenakan cincin yang digrafir "I'll > Wait". > > Satu hal lagi Pak, kayaknya Bapak lupa bahwa manusia ini punya akal budi yang > bisa membuat dia berbuat atau tidak berbuat, berpikir atau tidak berpikir. > Apakah dengan dihapuskannya Valentine's Day lalu orang2 tidak ngeseks sebelum > nikah? > > Soal gimmick, apa sih yg gak jadi gimmick di dunia ini? Sinterklas itu > gimmick natal agar anak2 berbuat baik karena nanti bisa dapat kado dari > Sinterklas. Bahkan baju barupun juga gimmick seolah lebaran belum lengkap > tanpanya. Kartu2 ucapan juga gimmick. Bapak bilang ucapan kasih sayang adalah > gimmick, berarti termasuk sungkem dan salam2an? > > Jangan buruk muka cermin dibelah. > Jangan sibuk menuding dan menyalah2kan lingkungan. Again, kita kan punya akal > budi sendiri. > > Edo Bassalwa <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Megapa Valentine Days patut untuk dilarang ? > 1/. Untuk mem-brain-wash otak manusia tanpa disadari, > perlu software khusus untuk menstimulasikan nya, a.l: > software human-right issue, democracy, liberalization, > freedom dan yang lebih halus lagi melalui software > �gKASIH SAYANG �h yang dibungkus demkian rapih dengan > gimmicks berupa hadiah, bunga, pesta, ucapan kasih > sayang, ciuman sampai hadiah keperawanan untuk sang > kekasih (pernah dengar dengar tidak issue semacam itu > ?). Begitu halus terbungkus dalam kata yang indah > �gKASIH SAYANG �h yang di promosikan lewat hari kasih > sayang �gVALENTINE DAYS �h – cepat atau lambat > akan merusak otak kita dan tanpa kita sadari kita akan > ter-brain-washed untuk menghalalkan apapun pelanggaran > kuktur, susila, agama dan tradisi kita, dan mungkin > pelanggaran hukum. > > 2/. Tanpa Valentine Days pun – dahulu kala, kita > bisa survive dengan baik. Mengapa kita harus > meng-adaptasi suatu kebiasaan baru yang tidak ada > nilai positif nya, dan bahkan tanpa kita sadari, akan > mem-brain-wash pendirian kita ? Apakah dengan tidak > merayakan Valentine Days, kita akan rugi atau menjadi > kekurangan sesuatu ? Tidak bukan ? > > 3/. Cepat atau lambat kebiasaan semcam itu akan > membuat kita selalu bermain di Grey Area, atau kita > tidak bisa lagi membedakan apa yang pantas dan boleh > sesuai kultur kita – ketika kita sudah > sedemikian dalam terjebak dalam kerangka �gValentine > Days �h atau apa pun namanya software pem-brain-wash > tsb. Kita yang biasanya bisa mebedakan mana yang benar > dan yang salah (mana yang hitam dan mana yang putih), > lambat laun kita akan dibiasakan bermain didaerah > ABU-ABU, alias yang hitam pun – ya boleh lah > asal jangan terlalu hitam, extreme-nya: > nanti kita akan memperbolehkan anak gadis kita untuk > memberikan keperawanan nya kepada teman pria nya, cuma > karena ingin ikutan �gValentine Days �h. Tidak > mustahil hal tsb.akan terjadi pada kita semua. > > 4/. Kalau Valentine Days itu betema positif dan > sportif, tentu kita akan menerima nya. Seperti tema > dalam olahraga (bulutangkis misalnya). Kita diajarkan > untuk melihat hitam diatas putih suatu proses > kompetisi, ada hitungan yang jelas, ada aturan main > yang transparant, ada wasit, penjaga garis, ada > penotnon yang bisa melihat hitam putih bahwa proses > ini berjalan benar. Tapi dengan hal semacam Valentine > Days, kita digiring untuk berpola pikir di daerah > abu-abu, tanpa rambu dan norma yang jelas. Pada akhir > nya kita akan tersesat sendiri. > > Nah selanjut nya pikirkan lah sendiri ! > > Edo. > > --- eka zulkarnain <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > Merayakan Valentine's Day dengan diiringi > > mabuk-mabukan dan berzina (hubungan di luar nikah) > > memang haram hukumnya di dalam agama Islam. Dan itu > > tidak bisa dipungkiri dan kalau ada ulama yang > > berpandangan demikian yang biarkan saja- tentu > > mereka > > punya alasan tersendiri. Dan memang melakukan > > perbuatan apa saja yang mubazir itu memang tidak > > diperbolehkan, apalagi kondisi bangsa ini sedang > > banyak ditimpa kemalangan. > > Saya pribadi tidak masalah dengan valentine day, > > mau merayakan silakan saja mau tidak ya ngak jadi > > masalah. Yang saya tidak sependapat adalah jika ada > > orang yang mengharamkan itu dengan kekerasan > > -misalnya > > emukuli orang-orang yang merayakan valentine. Itu > > yang > > tidak boleh, sekedar bilang valentine day itu haram, > > itu sih hanya himbauan wajar saja. Agama apapun akan > > bilang bahwa berzina itu haram dan mencuri itu > > haram. > > Lagian itu kan cuma himbauan dan untuk > > mengingatkan. Justru mungkin kita-kita ini yang > > menanggapinya yang kebakaran jenggot. > > Sekedar masukan saja... > > > > > > --- Debbie Sumual-Patlis <[EMAIL PROTECTED]> > > wrote: > > > > > Adduuuhhh.. apa sih yg diributin? Demen amat > > > mengharam2kan. Lagian siapa elu berhak menentukan > > > haram atau halal? Apakah berbuat baik itu beda2 > > > dalam agama? Don't play God. > > > > > > Di Amrik ini banyak bgt Jewish-nya, mrk gak > > > kebakaran jenggot kok dgn menyatakan ini perayaan > > > agama lain. Ingat lho, Jewish itu bukan Kristen > > dan > > > mrk pun gemar bertengkar juga. > > > > > > Kayaknya berhenti deh dgn sikap sok eksklusifmu > > itu. > > > Kasih sayang kan tidak mengenal ekslusivitas. > > > > > > Hayo, mau ngomong bahwa kasih sayang seharusnya > > > dirayakan setaip hari dan tiudak hanya pada > > > Valentine's Day? Weiii... bebek juga tau kalo itu > > > mah. Sama aja dong bahwa jasa ibu harus dirayakan > > > tiap hari dan tidak hanya pada 22 Desember. Baik > > 22 > > > Des dan 14 Feb itu hanya sebagai tanda pengingat > > > aja. > > > > > > > > > > > > > > > ----- Original Message ----- > > > From: Sunny > > > To: Undisclosed-Recipient:; > > > Sent: Monday, February 19, 2007 5:56 AM > > > Subject: [mediacare] Umat Islam Haram Rayakan > > > 'Valentine's Day' > > > > > > > > > > > > http://www.antara.co.id/seenws/?id=53107 > > > > > > Umat Islam Haram Rayakan 'Valentine's Day' > > > > > > Banda Aceh (ANTARA News) - Ketua Majelis > > > Permusyawaratan Ulama (MPU) Provinsi Nanggroe Aceh > > > Darussalam (NAD) Muslim Ibrahim menyatakan haram > > > bagi umat Islam untuk merayakan "Valentine's Day" > > > yang dikenal sebagai hari kasih sayang tersebut. > > > > > > "Perayaan tersebut berasal dari agama lain dan > > > tidak ada dasar hukumnya dalam syariat Islam. > > Jadi, > > > mengikuti perayaan hari kasih sayang itu hukumnya > > > haram bagi umat Islam," katanya kepada ANTARA > > News, > > > di Banda Aceh, Selasa. > > > > > > Pernyataan itu disampaikan doktor lulusan > > > Universitas Al-Azhar Kairo tersebut terkait dengan > > > "Valentine's Day" yang akan diperingati Rabu > > (14/2). > > > > > > Muslim menjelaskan, budaya yang diadopsi dari > > > barat tersebut tidak sesuai dengan ajaran Islam > > > karena itu berbeda dengan nilai-nilai Islam > > terutama > > > dari sisi keyakinan dan pemikirannya. > > > > > > Selama ini Valentine's Day sering dimaknai > > sebagai > > > hari kebebasan untuk mengekspresikan kasih sayang > > > kepada pasangan yang berlainan jenis. > > > > > > Dia mengatakan, masih banyak momentum besar > > > lainnya yang bisa dirayakan seperti Lebaran, Tahun > > > Baru Hijriyah dan perayaan besar agama Islam. > > Semua > > > ini perlu mendapat perhatian, bukan pada momen > > yang > > > bertentangan dengan ajaran Islam. > > > > > > "Saya berharap generasi muda kita bangga dengan > > > kultur daerah (Aceh) yang sarat dengan nilai > > Islami > > > serta dapat mempertahankan identitas dirinya. Saya > > > juga menghimbau orangtua untuk membina remaja agar > > > tidak ikut-ikutan merayakan hari tersebut," > > > tambahnya. > > > > > > Muslim menyerukan kepada semua pihak yang akan > > > merayakan acara "Valentine's Day" di NAD agar > > tidak > > > melaksanakannya di area terbuka seperti pantai dan > > > pusat keramaian lainnya serta dapat menghormati > > > budaya masyarakat Aceh.(*) > > > > > > > > > Copyright � 2007 ANTARA > > > > > > > > > > > > 13 Februari 2007 17:58 > > > > > > > > > > > > > > > Eka Zulkarnain > > > > > > > > > > > __________________________________________________________ > > Don't pick lemons. > > See all the new 2007 cars at Yahoo! Autos. > > http://autos.yahoo.com/new_cars.html > > > > __________________________________________________________ > Any questions? Get answers on any topic at www.Answers.yahoo.com. Try it now. > > > >
