Pada saat menjelang Imlek banyak sekali orang yang ingin mendapatkan bocoran mengenai nasib mereka di tahun Babi Api ini ! Apakah bakalan bisa dapat banyak hokie seperti banyaknya babi beranak, ataukah hokienya akan menjadi gosong hangus seperti babi yang dipanggang ? Maklum hampir dua pertiga dari umat manusia percaya bahwa jalan hidup mereka itu telah disuratkan di dalam buku takdir atau nasib yang ditulis sebelumnya oleh Sang Pencipta.
Jadi sebenarnya percuma saja loe ingin tahu nasib loe di tahun babi ini, kalho nasib loe apes tetap azah apes, jangan harap bisa berubah ! Valerie & Isabel, dua orang gadis bersaudara dari Jerman merasa sangat bahagia sekali ketika mereka terlepas dari bom maut di diskotek Sari di Bali. Mereka merasa memiliki nasib yang baik. Esoknya mereka meneruskan perjalanannya ke Australi untuk berlibur dengan harapan disana jauh dari malaikat maut, tetapi apa daya beberapa hari kemudian pada saat Isabel berenang disalah satu danau, kenyataannya disana ia mati juga dimakan buaya. Jadi kesimpulannya apabila sudah ditakdirkan harus mati, kita tidak akan bisa menghindar. Kisah tersebut diatas ini adalah kisah nyata. Jangankan manusia biasa seperti anda dan saya, orang yang paling kuasa disejagat raya saja sekalipun tidak bisa melawan sang takdir maut. Misalnya President John F. Kennedy ia mati dibunuh, begitu juga dengan adik kandungnya Robert yang mengalami nasib yang sama. Beberapa tahun kemudian disusul oleh kematian putera kandungnya John-John yang meninggal dalam usia 38 tahun karena kecelakaan pesawat terbang. Lain halnya dengan Mr Jorge Falus ia memiliki nasib yang baik, sehingga berkali-kali bisa lolos dari bencana maut. Pertama kalinya pada saat gempa bumi di Mexico City pada tahun 1985 yang mengakibatkan lebih dari 9.000 orang meninggal dunia. Pada saat kejadian tersebut ia berada di depan hotelnya, sehingga walaupun hotelnya hancur ia sendiri luput dari maut. Kedua kalinya di New York pada tahun 2001, pada saat World Trade Center hancur luluh, ia sedang berada di kantor sebelahnya gedung tersebut. Dan ketiga kalinya pada akhir tahun 2004 ketika terjadi bencana Tsunami di Thailand, ini kalipun ia dapat lolos dari maut, karena berada ditingkat Hotel paling atas tempat dimana ia menginap. Tidak bisa dipungkiri bahwa ada orang yang memiliki nasib baik dan ada juga yang memiliki nasib buruk. Walaupun si Pulan lulus dari sekolahan yang sama bahkan dengan nilai yang jauh lebih rendah, tetapi kenyataannya ia sekarang telah menjadi seorang pejabat tinggi. Begitu juga dengan si Jusuf walaupun hanya bermodal dengkul; ia bisa menjadi seorang konglomerat. Beda dengan si Amat walaupun ia berasal dari keluarga kaya raya, bahkan telah memiliki gelar yang berderet, tetapi kenyataannya hidupnya sekarang ini hanya menjadi supir taksi. Nasib/Takdir atau juga guratan hidupnya seseorang bukan hanya sekedar ditulis di guratan tangan saja, tetapi telah ditentukan dari sononya oleh Sang Pencipta. Mirip seperti juga dengan emas, tiap emas memiliki kadar/ukuran emasnya masing-masing, begitu juga dengan umat manusia setiap orang telah ditentukan sebelumnya ukuran atau jalan hidupnya oleh Sang Pencipta. Kata kadar dalam bahasa Indonesia diserap dari bahasa Arab Qadar berarti ukuran (miqdar). Begitu juga dengan kata takdir inipun diserap dari bahasa Arab Taqdir. Umat Muslim percaya bahwa nasib atau Qadha & Qadar itu sudah ditulis di dalam buku kehidupannya setiap orang. Banyak orang menganut kepercayaan bahwa kegagalan maupun keberhasilan dari seseorang itu bukannya dari kemampuan sendiri, melainkan karena sudah ditentukan dari sononya. Hal inilah yang menimbulkan sifat “nrimo” alias mau nerimo atau pasrah sehingga bangsa kita ini kehilangan fighting spirit. Jadi diperlakukan secara apapun juga entah oleh atasannya ataupun oleh para pejabat tingginya mereka jarang yang mau berontak ataupun melawan. Ya udah nasibnya begitu, mau diapain lagi ! Hal ini pulalah yang menyebabkan umat Muslim sering kali mengucapkan “InsyaAllah” yang berarti bila Tuhan mengijinkan atau bila ini sesuai dengan apa yang tertulis didalam buku nasib kehidupan kita. Kebalikannya mereka mengucapkan “MasyaAllah” pada saat menghadapi situasi atau hal-hal yang kurang menyenangkan ataupun yang tidak elok. MasyaAllah = “Allah yang maha Agung” atau dalam arti kata lain mereka menerima keadaan apapun yang terjadi, karena itu semuanya terjadi berdasarkan kehendak-Nya atau singkatnya karena udah nasibnya harus begitu. Mencoba melawan nasib sama saja seperti mencoba melawan kehendak Allah yang maha Agung ! Bahkan orang masuk Neraka atau Sorga pun sudah ditentukan sebelumnya oleh nasib/takdir jadi percuma saja anda memeluk agama apapun juga, kalho nasib loe udah ditentukan harus dipanggang jadi sate sampai gosong di api neraka. Loe boleh nungging berkali-kali sehari ataupun berdoa dengan tanpa diputus oleh kata Amin sekalipun tetap azah loe bakal ikut dengan kloter “Go To Hell! “ Kepercayaan ini bukan hanya sekedar dianut oleh umat Muslim saja orang Kristen pun percaya akan hal ini, jadi satu omong kosong yang gombal tingkat tujuh belas; apabila ada orang yang menyatakan bahwa manusia ini mempunyai hak kebebasan atau free will untuk menentukan jalan hidupnya sendiri. Kagak percaya baca sambungannya dari oret-oretan ini. Mang Ucup Email: [EMAIL PROTECTED] Homepage: www.mangucup.net -- Internal Virus Database is out-of-date. Checked by AVG Free Edition. Version: 7.5.432 / Virus Database: 268.15.24/592 - Release Date: 18-12-2006 13:45 ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Transfer from your equities account. Receive up to $1,000 from GFT. Click here to learn more. http://us.click.yahoo.com/aZttyC/X_xQAA/cosFAA/IRislB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Web: http://groups.yahoo.com/group/mediacare/ Klik: http://mediacare.blogspot.com atau www.mediacare.biz ==================== Untuk berlangganan MEDIACARE, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups - Join or create groups, clubs, forums & communities. Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/mediacare/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/mediacare/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups - Join or create groups, clubs, forums & communities. is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
