Hard landing Adam Air, badan retak dan melengkung.
   
  Di hampir semua media  cetak maupun elektronik dimuat berita kejadian hard 
landing pesawat Adam Air di Bandara Surabaya. Sumber dari Adam menyatakan 
karena adanya down draft. Sumber dari Lanuma mengatakan adanya kekosongan 
(rendahnya tekanan) udara di dekat alur pendaratan. Disampaikan pula foto dan 
gambar pesawat pada kondisi melengkung dan retak. Orang awam dan anak kecilpun 
tahu terjadi kerusakan dari melihat bentuk yang sudah berubah.
  Distrik manajer Adam Air Nathalia B menyatakan tidak ada kelainan pada tubuh 
pesawat seperti keretakan, dikatakan pula bahwa nyatanya pesawat masih bisa 
ditarik dari airstrip menuju hangar.
  Pernyataan mengenai kondisi cuaca yang pada dasarnya dapat dikatakan sebagai 
penyebab kecelakaan atau kambing hitam, untuk sementara perlu diklarifikasi 
dahulu. Namun pernyataan distrik manajer tersebut, yang pasti sudah menerima 
laporan dan melihat sendiri kondisi pesawatnya, merupakan bentuk pembohongan 
atau pembelokan informasi. Tidak aneh bila seorang manajer dengan tampang tidak 
meyakinkan dan dengan terbata-bata membuat pernyataan tersebut, untuk patut 
diduga dengan sengaja melakukan kebohongan publik, entah karena dipaksa atau 
memang sifatnya sebagai pengingkar.
  Hal ini yang harus diketahui oleh publik dan untuk itu harus ada 
pemberitahuan luas dan bila mana perlu dituntut tanggung jawab pernyataannya.
  Pemerintah harus melindungi masyarakat dari kejahatan kepalsuan informasi 
ini. Harus ditinjau ulang kemampuan managerial perusahaan, kelaikan pesawat 
hingga kemampuan awak pesawatnya. Informasi yang benar harus dengan cepat 
disampaikan kepada operator transportasi mengenai kondisi alam yang dapat 
membahayakan penerbangan atau moda transportasi lainnya.
  Selamat memilih untuk keselamatan semua.
  Prinarotomo
   

 
---------------------------------
Don't pick lemons.
See all the new 2007 cars at Yahoo! Autos.

Kirim email ke