Setuju mas Abbas, sikap seperti inilah yang dibutuhkan oleh manusia yang berakal sehat. Akur deh Kang Abbas...akuur
--- Al-Mahmud Abbas <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Yah.. begitulah mas Taufiq kalau Agama dipakai > sebagai senjata menghakimi, > akan lebih bijaksana kalau ungkapannya begini : > "umat Muslim yang merayakan > Valentine agar benar-benar memaknai dengan aktivitas > penerapan kasih sayang > yang bermanfaat untuk kemaslahatan, tidak hanya > ikut-ikutan yang > hingar-bingar." Saya kira begitu lebih akomodatif > dan tidak asal memberikan > cap negatif kepada setiap fenomena sosial yang belum > tentu 100 % jelek. > Asalnya Valentine itu kan gerakan/spirit yang > menyemangati untuk melakukan > tindakan berdasarkan kasih sayang yang tulus ikhlas > (tolong dikoreksi kalau > salah). > > Agama tidak mengajarkan antipati terhadap tatanan > sosial, tetapi memberikan > acuan untuk selektif dan menambah bijaksana. Jadi > tidak ada bedanya orang > beragama dengan orang tidak beragama kalau cara > beragamanya diwarnai oleh > antipati dan kebencian membuta. > > Wassalam. > > On 2/20/07, sholla taufiq <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > > benerh atuh....Valentinan kok diributin aja, > emang apa seeh yang jadi > > psoalan??, mbok ya ho, jadi orang kudu ngerti > perkembangan jaman. selagi > > itu bisa bermanfaat kenapa tidak. > > > > bukankah dalam Islam itu agama yang sangat > aspiratif. inklusif, toleran > > dan moderat. tapi kalau kayak gini aku lihat > karena kejumudan (babal) akal > > penafsir. mentang2 tahu satu kitab tafsir dan baca > kitab fiqh sebentar aja > > udah kayak ingin menyaingi Tuhan aja. sok deket > dengan-Nya. > > > > jika valentine itu kita maknai sebagi ujud dari > mahabba kita terhadap > > sesama kenapa tetap dilarang. bukankah Allah > adalah dzat maha pengasih dan > > penyayang? ini kan sama artinya the valentine day? > cuma beda redaksi aja. > > > > namun, kalau kita berasumsi bahwa semua yang dari > Barat itu jelak dan > > sebaliknya maka tafsir atas makna Valentine akan > menjadi lain. > > sebaliknya, jika balik bertanya "apakah selalu > yang dari Timur itu pasti > > baik?. > > > > yang jelas, penolakan atas Valentine adalah sikap > tebar kebencian. tak > > mengakui bahwa Allah adalah maha pengasih dan > penyayang. dan inilah tanda > > kehancuran Agama itu bukan dari agama lain, namun > karena ummatnay sendiri > > yang akan menghanacurkannya. bukankah demikian?. > na'udzubillah min dzalika > > > > *Debbie Sumual-Patlis <[EMAIL PROTECTED]>* > wrote: > > > > Adduuuhhh.. apa sih yg diributin? Demen amat > mengharam2kan. Lagian siapa > > elu berhak menentukan haram atau halal? Apakah > berbuat baik itu beda2 dalam > > agama? Don't play God. > > > > Di Amrik ini banyak bgt Jewish-nya, mrk gak > kebakaran jenggot kok dgn > > menyatakan ini perayaan agama lain. Ingat lho, > Jewish itu bukan Kristen dan > > mrk pun gemar bertengkar juga. > > > > Kayaknya berhenti deh dgn sikap sok eksklusifmu > itu. Kasih sayang kan > > tidak mengenal ekslusivitas. > > > > Hayo, mau ngomong bahwa kasih sayang seharusnya > dirayakan setaip hari dan > > tiudak hanya pada Valentine's Day? Weiii... bebek > juga tau kalo itu mah. > > Sama aja dong bahwa jasa ibu harus dirayakan tiap > hari dan tidak hanya pada > > 22 Desember. Baik 22 Des dan 14 Feb itu hanya > sebagai tanda pengingat aja. > > > > > > > > > > > > ----- Original Message ----- > > *From:* Sunny <[EMAIL PROTECTED]> > > *To:* Undisclosed-Recipient:; > > *Sent:* Monday, February 19, 2007 5:56 AM > > *Subject:* [mediacare] Umat Islam Haram Rayakan > 'Valentine's Day' > > > > http://www.antara.co.id/seenws/?id=53107 > > > > Umat Islam Haram Rayakan 'Valentine's Day' > > Banda Aceh (ANTARA News) - Ketua Majelis > Permusyawaratan Ulama (MPU) > > Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) Muslim > Ibrahim menyatakan haram bagi > > umat Islam untuk merayakan "Valentine's Day" yang > dikenal sebagai hari kasih > > sayang tersebut. > > > > "Perayaan tersebut berasal dari agama lain dan > tidak ada dasar hukumnya > > dalam syariat Islam. Jadi, mengikuti perayaan hari > kasih sayang itu hukumnya > > haram bagi umat Islam," katanya kepada ANTARA > News, di Banda Aceh, Selasa. > > > > Pernyataan itu disampaikan doktor lulusan > Universitas Al-Azhar Kairo > > tersebut terkait dengan "Valentine's Day" yang > akan diperingati Rabu (14/2). > > > > Muslim menjelaskan, budaya yang diadopsi dari > barat tersebut tidak sesuai > > dengan ajaran Islam karena itu berbeda dengan > nilai-nilai Islam terutama > > dari sisi keyakinan dan pemikirannya. > > > > Selama ini Valentine's Day sering dimaknai sebagai > hari kebebasan untuk > > mengekspresikan kasih sayang kepada pasangan yang > berlainan jenis. > > > > Dia mengatakan, masih banyak momentum besar > lainnya yang bisa dirayakan > > seperti Lebaran, Tahun Baru Hijriyah dan perayaan > besar agama Islam. Semua > > ini perlu mendapat perhatian, bukan pada momen > yang bertentangan dengan > > ajaran Islam. > > > > "Saya berharap generasi muda kita bangga dengan > kultur daerah (Aceh) yang > > sarat dengan nilai Islami serta dapat > mempertahankan identitas dirinya. Saya > > juga menghimbau orangtua untuk membina remaja agar > tidak ikut-ikutan > > merayakan hari tersebut," tambahnya. > > > > Muslim menyerukan kepada semua pihak yang akan > merayakan acara > > "Valentine's Day" di NAD agar tidak > melaksanakannya di area terbuka seperti > > pantai dan pusat keramaian lainnya serta dapat > menghormati budaya masyarakat > > Aceh.(*) > > > > *Copyright (c) 2007 ANTARA* > > [image: Page copy protected against web site > content infringement by > > Copyscape] <http://www.copyscape.com/> > > *13 Februari 2007 17:58* > > > > > > ------------------------------ > > Everyone is raving about the all-new Yahoo! Mail > beta.<http://us.rd.yahoo.com/evt=42297/*http://advision.webevents.yahoo.com/mailbeta> > > > > > > > Eka Zulkarnain ____________________________________________________________________________________ TV dinner still cooling? Check out "Tonight's Picks" on Yahoo! TV. http://tv.yahoo.com/
