Tertarik Masuk Agama Baru Tak Perlu Membuang Agama Lama Sebelumnya !!

> "Al-Mahmud Abbas" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Sepertinya ane mencium bau wan Fery sudah mencoba mengalihkan arah,
> bagi saya menawarkan sih oke saja. Bahkan saya tidak ditawaripun
> malah ingin mempelajari keyakinan lain (Hindu, Budha, Kristen, Kong
> Hu Cu, Taoisme, sosialisme, dll) supaya saya tidak begitu saja
> antipati kepada keyakinan lain dan juga lebih memperluas wawasan
> kebenaran saya, hal itu membuat saya bergaul juga lebih enak.. tidak
> seperti katak dalam tempurung.


Benar, setiap agama memiliki biro iklannya masing2 yang bertugas
menarik pembelinya.  Tidak ada aturan bahwa seorang yang sudah
memiliki sesuatu dilarang untuk membeli yang baru atau yang lebih baru.

Dalam hal ini, tidak ada larangan bagi seseorang yang sudah memilik
mobil untuk tidak lagi membeli mobil lainnya.  Juga iklan mobil bebas
untuk disebarkan kepada siapa saja baik yang sudah memiliki mobil
maupun kepada mereka yang belum memilik mobil.

Memang kenyataannya, ajaran Islam merusak cara2 umatnya berpikir
sehingga mereka menganggap seseorang yang sudah beragama Islam
dilarang untuk mendengarkan iklan agama lainnya.  Di Amerika setiap
orang yang sudah beragama Islam bebas untuk memeluk agama lainnya.
Kita bebas untuk memeluk dua atau tiga agama sekaligus.  Agama
hanyalah pilihan setiap pribadi untuk dianutnya, sama dengan filem
yang juga merupakan pilihan pribadi bagi setiap orang untuk menonton
ataupun membelinya.  Dunia ilmu pengetahuan selalu menciptakan hal2
baru untuk menambah jumlah pilihan agar makin banyak.

Apabila anda sudah memilik mobil Toyota Camry yang model produksi
tahun terbaru, namun tahun depannya anda tertarik membeli Mercedes
yang menjadi pilihan terbaru anda.  Maka anda bebas untuk memilik dua
mobil sekaligus karena untuk membeli mobil Mercedes tidak perlu anda
membuang mobil Toyota anda yang lebih lama.  Hal yang sama juga
berlaku dengan agama apa saja.  Kalo sekarang anda beragama Islam,
kemudian anda tertarik kepada agama Buddha, maka sama sekali tidak ada
syarat anda harus keluar dari islam dulu sebelum beragama Buddha.

Kirim email ke