Hari ini, saya merasa trenyuh melihat berbagai headline koran koran terbitan ibukota, Jakarta. Berita dan fotonya hampir sama, memuat tentang musibah terbakarnya KM Levina 1 yang berdampak pula dengan meninggalnya beberapa penumpang kapal.
Dan beberapa hari terakhir ini, kita sebagai pembaca koran, juga mendapatkan sajian berita-berita yang terkait dengan bencana yang tiada henti. Baik itu tentang banjir, tanah longsor, tenggelamnya kapal Senopati juga pesawat Adam Air yang belum diketahui bangkai pesawatnya, semburan lumpur Lapindo dan lainnya. Sekali lagi,semua berita tadi disajikan dilengkapi dengan foto-foto yang cukup variatif. Hari ini, saya merasa trenyuh, melihat berbagai foto musibah KM Levina 1 yang sudut pengambilannya, semuanya nyaris sama dan tak ada yang berbeda. Foto foto yang tersaji, hampir semuanya tampil dengan kondisi kapal yang sudah porak poranda dan disampingnya terlihat kapal petugas SAR yang masih melakukan penyemprotan. Padahal, momen terjadinya lokasi kebakaran adalah kemarin pagi,di perairan Pulau Seribu. Sementara proses terjadinya kebakaran dan informasi yang masuk ke media sudah diterima masih siang hari Bandingkan misalnya dengan foto-foto Adam Air yang tersungkur dalam keadaan bodi melengkung di Bandara Juanda Surabaya. Foto-fotonya tersaji cukup variatif dan diambil dari berbagai sudut yang berbeda. Mungkin alasan para pemotret adalah lokasi yang ditengah laut. Namun bukankah lokasinya, sekali lagi masih bisa terjangkau ??? Artinya, para pemotret masih punya banyak waktu mengambil fotonya pada waktu yang berbeda, dan tak harus menggunakan pesawat yang sama bahkan bisa dilakukan dengan menyewa perahu motor misalnya ?? Atau para redaktur fotonya yang kecolongan ?? Tepatnya, ketika mereka mengambil keputusan untuk memuat foto yang diinginkan, redaktur di media-media lainnya juga membuat keputusan yang secara tak sengaja, angelnya sama ?? Adanya berita yang menyenangkan, menghibur atau bahkan membuat kita trenyuh bahkan pilu, itu semuanya akan lebih baik bila dilengkapi foto. Dan sekali lagi, hari ini saya merasa trenyuh melihat foto foto KM Levina 1 hampir sama angle-nya. Dan, pada para keluarga yang tertimpa musibah bahkan harus kehilangan keluarganya, saya menyampaikan duka cita yang mendalam.
