Dubes AS di Amman Provokasi Kabilah Setempat Musuhi Gerakan Islam

Rabu, 28 Peb 07 10:18 WIB

Ulah Dubes AS David Hale di Amman yang mengundang kepala-kepala suku
Yordania menuai protes. Pasalnya, dalam pertemuan itu Dubes AS itu
memprovokasi kepala-kepala suku untuk memusuhi gerakan Islam.

Menurut Muroqib Aaam Ikhwan Muslimin Yordania Salim Al-Falahat, pertemuan
itu merupakan pelanggaran terhadap kedaulatan negara dan jauh dari kelaziman
diplomatik. Karena itu, orang nomor satu Gerakan Ikhwan di Yordania itu
meminta agar pemerintah segera menyelidiki kasus ini.

Dalam keterangannya seperti dikutip al-Jazeera, Al-Falahat menjelaskan bahwa
Dubes AS itu telah merusak masyarakat Yordania dan menabrak kelaziman
diplomatik. "Ini intervensi langsung dan nyata dari Dubes AS terhadap
kedaulatan Yordania dan pelanggaran secara terang-terangan, " tambah dia.

Seperti diberitakan Harian Yordania Ad-Diyyaar, Ahad (25/2), dalam pertemuan
itu Dubes AS meminta para kepala suku agar tak berkoalisi dengan kaum
aktifis Islam dalam pemilu tingkat distrik dan pemilu parlemen mendatang,
yang ditandai oleh gelombang aroma Syiah.

Al-Falahat menilai tindakan Dubes itu sebagai penyusupan yang tak dapat
diterima oleh kedaulatan Yordania. Selain itu, sambung dia, tindakan itu
juga sebagai penghinaan terhadap para kepala suku yang tidak menerima
provokasi yang akan merugikan tanah air mereka.

Sementara juru bicara Kedutaan AS di Amman menolak perihal pertemuan itu.
Dikatakannya, pertemuan seperti yang diberitakan media itu sama sekali tidak
ada, dan kedutaan sangat terkejut atas pemberitaan itu. Saat ini kedutaan
tak akan mengajukan tuntutan hukum apapun atas surat kabar Ad-Diyyaar.

Bantahan itu diragukan kolumnis Yasir Az-Zaatirah. Menurut dia, tuduhan
Kedutaan yang menyebut media mengarang-ngarang pernyataan seorang dubes,
sangat sulit diterima, terlebih ini berkaitan dengan kedutaan besar AS.

Pemerintah Yordania bersikap menyayangkan ramaianya polemik terkait
pertemuan itu. Lewat juru bicaranya Nashir Jaudah, Pemerintah menafikan
informasi apapun terkait pertemuan itu seperti diberitakan sejumlah
media.(ilyas/aljzr)

 

Source : http://www.eramuslim.com/news/int/45e4e694.htm

 

Kirim email ke