Terutama bhsnya menarik sekali,
salam, bdg

----- Original Message ----- 
From: B.DORPI P. 
To: !B.DORPI P. 
Sent: Tuesday, February 27, 2007 11:03 AM
Subject: Fw: Advertentie Tjari Istri !!!!!!


http://tjamboek28.multiply.com/journal/item/161

October 27, 2006

Advertentie Tjari Istri !!!!!!

SAPTOE 25 JULI 1925 Dalem Siauw Swat, satoe koran jang di terbitken di Batavia, 
di antara lain saja djoega batja di bawa rubriek advertentie toelisan brikoet, 
jang mana menjebabken orang dapet perasaan aneh tentang penoelisnja dan 
administrateurnja itoe koran jang "terlampau terbesar", jang mana bisa di liat 
dari oplaagnja jang berdjoemblah 5000 bidji, satoe djoemblah jang 
roepa-roepanja memang speciaal didjelmahken meloeloe boeat koran-koran(batja 
kertas boengkoes) jang dikemoediken oleh kepala-kepala kosong. Seperti itoe 
koran jang diterbitken di Djombang Yoe Sen dan Bintang Pagi dan di kemoediken 
oleh satoe orang jang sedikitnja moesti masoek dalem golongan "orang loear 
biasa", saia maksoedken Ong Jr. Kenapa dan boeat apa itoe Jr. ditoelis, ini 
saia tida bisa mengerti. Kalo itoe perkataan hendak dimaksoedken boeat kasi 
taoe pada pembatja-pembatja (jang djoemblahnja tida banjak, maskipoen pasang di 
depannja ia poenja koran-kertas-boengkoes itoe djoemblah 5000 exemplaar) bahoea 
si meneer Ong Jr. ada satoe journalist. Bah! orang lebi doeloe moesti bisa 
mempoenjain lebih banjak pengetaoean dan kepandean, sebelonnja bisa mendjadi 
satoe journalist, kendati boeat kemoediken sadja sematjem kertas-boengkoes jang 
diterbitken di desa, tapi jang toch moelain dengen kloearken saben kali terbit 
5000 exemplaar. 
Tapi ada lebih baik, djika saja adjak pembatja sekarang kombali lagi pada itoe 
Siauw Swat dan blakangan itoe meneer de journalist Ong met Jr. bisa di tjoekoer 
lagi. Sebegimana di atas saia soeda bilang, dibawa rubriek advertentie saia 
batja toelisan seperti jang saia koetib seanteronja di bawa ini : 

DIMINTA BOEAT ISTRI ! 

Satoe GADIS TIONGHOA toeroenan baik-baik, tida perdoeli miskin atawa piatoe, 
asal berkelakoeken sopan.

Paras tida oesa terlaloe tjantik, tapi aer moeka terang dan rame, pengawakan 
sedeng dan konde bagoes.

Oemoer antara 20 taon dan lebih. Roepa dan kalakoean djika melebiken dari jang 
di pinta, tentoe lebih disoeka.

Di ambil boeat ISTRI JANG SAH dengen menikah dan bikin SOERAT KAWIN di kantoor 
Burgelijken Stand.

Lebih doeloe diminta portretnja brikoet sedikit ketrangan jang perloe. Semoea 
oeroesan DIPEGANG RESIA! 

Gambar dan soerat-soerat alamatken pada administratie ini soerat boelanan 
dengen motto : "Gadis Tionghoa".

Hm! Apa kaoe sekalian soeda denger dan batja itoe, oewa-oewa dan entjim-entjim 
jang mempoenjain gadis seperti jang di minta oleh itoe advertentie ??? 

Dengen masoeken pembrian taoe jang begitoe matjem, itoe orang menoendjoeken 
jang koetika ia di lahirken di dalem doenia, Allah soeda hoekoem padanja dengen 
tida di kasi lengen-tangan, hingga tentoe sekali ia itoe tida bisa rabah batang 
lehernja doeloe. Ia minta boeat istri satoe gadis Tionghoa toeroenan baik-baik 
dan djoega si siansing-zonder-lengen-tangan tida ferdoelihken apa si gadis itoe 
kaja atawa piatoe(kalo jatim-piatoe begimana?) dan ia tambahkan lagi, asal 
berklakoean sopan. Sjiaaaaiaiapoeoeoet!!!

Itoe siansing-zonder-lengen-tangan mendjadi minta boeat istri satoe gadis jang 
toeroenan baik-baik, tapi, mijn God, siapa jang brani kasi tanggoengan, bahoea 
tjo-tjo-kongkongnja itoe siansing-zonder-lengen-tangan tida masoek dalem 
golongan "reroentoek doenia". 

Lebih djaoe tida ferdoelih miskin atawa piatoe. Apa pembatja djoega bisa taoe 
kegeloannja itoe toelisan? Miskin dan piatoe! Ini sama sekali tida oesa 
dibilang lagi. Djangan lagi gadis jang kaja, sedeng jang miskin belon karoean 
[**tentu] dikasi, dan kalo itoe gadis tida mendjadi satoe piatoe (dus masih 
mempoenjain orang toewa) si siansing-zonder-lengen-tangan boleh 
berdjoengkar-djoengkir [guling-gulingan] setiap hari ratoesan kali, toch itoe 
pertjoema sadja, oleh kerna, djika si gadis jang dengan masih mempoenjain 
iboe-bapa, tentoe marika ini tida soedih ambil mantoe orang jang sematjem 
begitoe, jang ketjongkakannja bisa di baoe dari advertentienja.

Paras tida oesah terlaloe tjantik! Hm! Denger itoe 
Ardjoeno-zonder-lengen-tangan! 

Gossie ! Gossie !! [** ?? Belanda?? Ja, artinja Aduh! Aduh!] jang moekanja 
beroepa sarangnja tawon, jang matanja satoe kietjer[djoeling; maksoednja satoe 
mata dengen laennja tida simetris [bhs betawi], idoengnja mringsek {**Djawa, 
pesek sekali], jang ramboet kepalanja tjoema terdiri dari bebrapa lembar 
ramboet sadja, jang merongos kaja boeto Tjakil, sedeng itoe gadis, saia bilang, 
masih bisa mempoenjain perasaan tinggi aken toeroet oendangannja itoe 
advertentie jang koerang-adjar! Hm! Paras tida oesa terlaloe tjantik!!

Sekarang kita sampe di bagiannja dimana itoe siansing-zonder-lengen-tangan 
tetepken oesianja si nona. Oemoer antara 20 taon dan lebih, ia toelis.

Djika saja liat itoe perkataan antara, saja rasa itoe 
siansing-zonder-lengen-tangan minta satoe gadis jang sedikitnja beroesia 20 
taon dan lebih, dus zonder limiet. Di tempat kediaman saja ada satoe 
gadis-nenek. Kenapa saja bilang begitoe?

Lantaran si gadis-nenek masi prawan, tapi sebab belon perna lakoe, mendjadi 
sampe di oesia 80 taon, itoe oewa gadis-nenek boleh bangga jang belon perna ia 
poenja kesoetjian mendjadi korbannja si ini atawa si anoe. Djika itoe 
siansin-zonder-lengen-tangan ingin bikin perhoeboengan lebih djaoe sama itoe 
oewa-gadis-nenek, dengen segala seneng hati saia soeka mendjadi 
"mah-djomblangnja". Oesianja tentoe sadja boekan 20 taon, hanja lebih tjoema 60 
taon sadja.

Lebih doeloe diminta portretnja! Dimana adanja otaknja itoe 
siansing-zonder-lengen-tangan, koetika ia toelis itoe perkataan, ini saja tida 
taoe, tapi saja taoe, jang tida ada satoe gadis jang masih mempoenjain 
kehormatan, tida ada satoe iboe atawa bapa jang masih sajang dan tjinta pada 
anaknja, nanti soedih kirimken portret pada sematjem penglamar begitoe. 

Siansing-zonder-lengen-tangan, bras masih tida begitoe mahal harganja, sedeng 
ketjintaannja orang-toewa terhadep pada anaknja masih belon brobah!

Barangkali itoe manoesia tjobah tiroe-tiroe apa jang ia dapet denger dari 
bangsa koelit poetih, hingga ia sebagi satoe orang Tionghoa, ingin tjobah 
lakoeken itoe systeem melamar anaknja orang di antara bangsa Tionghoa sendiri. 




Kirim email ke