Wah saya setuju sekali, Pak Adi, yang memimpin ideologi Pancasila! Juga kita 
memegang  prinsip namun tak usah takut pada apapun, sosdem atau sosialisme 
Chavez, misalnya. Jangan a priori! Kita kan bisa mikir. Dalam ranah demokrasi, 
kepartaian atau pemakaian parpol sebagai vehicle untuk merebut kekuasaan yang 
diabdikan untuk kepentingan rakyat adalah jalan mutlak. Jadi harus ada partai 
nasionalis patriotik kerakyatan yang besuaar dan
  kuat serta bermutu dengan para pendekar perpolitikan yang tangguh dan 
canggih. Tanpa ini,
  bangsa kita akan terus dijajah dan dijarah oleh imperialisme dan 
satpam-satpamnya.
   
Salam untuk Bung Budiman. Mudah-mudahan akan berhasil mengundang Hugo Chavez 
berdiskusi di Indonesia.
  
TSL

Sudigdo Adi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
            
Wah ini baru hebat, menurut hemat saya yang bukan orang sekolahan perihal 
politik maka ide demokrasi terpimpin itu adalah demokrasi yang dipimpin oleh 
ideologi. Jadi Kalau sukarno mengatakan demokrasi terpimpin, maka yang memimpin 
bukan he himself, tetapi adalah ideologi negara yaitu PANCASILA. Mengapa 
demikian, menuruthemat saya, karena perlu adanya suatu arah di dalam perjuangan 
jangka panjang suatu bangsa menuju ke kesejahteraan yang didampakan. Sementara 
kondisi obyektifnya di kita masih sangat heterogen, disini perlu arah atau 
kompas yang jelas menuju cita2 kemerdekaan bangsa. Bahwa demokrasi itu 
sebenarnya bukan tujuan, tetapi alat mencapai tujuan, sehingga bila arah dan 
kompasnya benar tentunya hasilnya akan bisa diharapkan benar. Kalau kita simak, 
Pursuit of happines dan equality mereka didalam deklarasinya bangsa amerika 
merupakan suatu arah yang menjadi kompas individualisme dan persaingan bebas 
mereka. Persaingan yang tidak hanya didalam bidang
 ekonomi tetapi juga bidang politik, akibatnya cara mereka melakukan demokrasi 
juga dipimpin oleh roh yang menjiwai bangsa amerika dalam deklarasi kemerdekaan 
mereka. Nah itu pandangan orang bodo kaya saya lho, mohon masukan mas. Gak usah 
takut sama sosdem atau ideologiu apapun namaunya selama roh proklamasi 
kemerdekaan itu masih menyala di sanubari bangsa Indonesia, maka yang memimpin 
demokrasinya bangsa indonesia adalah spirit itu, kalau soal partai kata si Bung 
Besar kan berada dalam tataran praktis, bukan tujuan kalem dulu lah.
  
Salam Sudigdoadi
    
----- Original Message ----- 
  From: Mr mahendra jendra 
  To: [EMAIL PROTECTED] 
  Sent: Friday, February 16, 2007 10:44 AM
  Subject: Re: [nasional-list] Re: B. Sudjatmiko: Baitul Muslimin Tak Akan 
Mengubah Prinsip PDI-P--aneh????
  

        ikut nimbrung juga ya, bung?

kata siapa Budiman Soedjatmiko (BS) akan men-sosdem-kan PDI Perjuangan?
saat ini BS-lah yang bisa meng-KO tokoh-tokoh pro pemerintah seperti Anas 
Urbaningrum dan Andi Arief di forum-forum nasional maupun media
kalau kemudian ada struktural PDI Perjuangan yang gerah itu hal lain (namanya 
juga politik)
yang jelas, PDI Perjuangan butuh tokoh-tokoh muda seperti BS
mengenai ideologi dsb, bung-bung di milis ini-lah yang justru harus ikut urun 
rembuk
silahkan japri/hubungi saya langsung bila ingin gabung di PDI Perjuangan

terimakasih,

MJ

Kirim email ke