Depag Tak Lagi Departemen Dianggap Paling Korup Senin, 05 Maret 2007
Menteri Agama mengatakan, setelah melakukan pembenahan, Departemen Agama (Depag) kini tidak lagi dianggap seperti dulu, departemen paling korup Hidayatullah.com--Menteri Agama (Menag) Maftuh Basyuni menilai, pasca pembenahan ke dalam, kini Departemen Agama (Depag) tidaklah dianggap seperti dulu yang dianggap menjadi departemen paling korup. "Benar itu, ketika masuk ke departemen ini, dianggap sebagai yang paling korup, pokoknya nomor wahid dalam korupsinya," ujar Maftuh dalam dialog terbatas di Bandarlampung, Sabtu malam (3/3). Maftuh sempat menggambarkan kondisi departemen yang dimasukinya saat diberi kepercayaan menjadi menteri pada Agustus 2005 lalu itu. Menurut pengalamannya, setelah masuk Depag sepertinya memang gampang mencari uang di lingkungan departemen ini, terutama dari pelaksanaan ibadah haji. Apalagi, penggunaan dana haji itu diantaranya adalah anggaran yang non-bujeter. "Bagaimana mungkin semua itu dapat diberantas," cetus Maftuh ketika mengetahui kondisi cukup parah yang mesti dihadapinya saat itu. Namun dengan kerja keras dan keteladanan dari jajaran pimpinan termasuk dirinya selaku menteri, kondisi di departemen yang sempat dituding paling korup itu sekarang telah banyak berubah. "Sekarang kondisi Depag ini tidak lagi seperti dulu," ujar Maftuh. Dia menegaskan, salah satu upaya yang dilakukan untuk menjadi panutan bagi jajarannya adalah tidak melibatkan keluarga dalam mengurus departemen itu. "Saya bicara terus terang kepada seluruh keluarga besar, untuk tidak ngerusuhi (mengganggu) saya dan tidak macam-macam, cukup serahkan saja urusan kepada saya dengan cara saya tanpa intervensi dari saudara-saudara saya," katanya. Menurut Maftuh, saat ini pembenahan masih terus berjalan di departemen itu, dengan sistem yang mulai berjalan dengan baik. Tapi diakuinya, kondisi seperti itu justru bisa tidak diinginkan oleh orang-orang yang sebelumnya mendapatkan kemudahan dengan Departemen Agama yang korup. "Mereka itulah yang bisa saja menjadi marah, sehingga antara lain melampiaskan kemarahannya berakibat kejadian masalah dalam katering jemaah haji kita beberapa waktu lalu," paparnya. [ant] Source : http://hidayatullah.com/index.php?option=com_content <http://hidayatullah.com/index.php?option=com_content&task=view&id=4348&Item id=1> &task=view&id=4348&Itemid=1
