> Akhmad Asaad <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Apa generasi ini masih akan sempat mengalami seorang Ibu Presiden 
> atau Ibu Wapres RI akan mendukung sepenuhnya Hindu Book Fair, 
> Christian BF, Buddhist BF, Kejawen BF, Confucian BF, Agnostic BF, 
> Shaman BF, Secular BF, Ath ... ah sekian dulu saja lah........


Islam agama yang paling benar jadi tidak bisa ditawar lagi. Agama2 
lain tetap tidaklah dilarang untuk beribadah, tapi untuk mengadakan 
book fair tentunya kita tidak bisa meracuni anak2 mereka dengan 
kebohongan2 yang merugikan mereka sendiri.  Hal inilah yang telah 
menjadi keyakinan ibu presiden dan ibu wapres.

Islam agama yang terbuka untuk siapa saja beriman kepadanya, semua 
yang masuk Islam akan diterima dengan baik, tapi jangan coba2 keluar 
karena ada process-nya bagi mereka sesuai dengan yang dinamakan 
murtad.  Wajar, orang murtad sama dengan penghianat, dan anda tentu 
tahu peghhianat itu akan merugikan kita semua, daripada kita semua 
mati karena dihianati lebih baik satu saja yang mati, yaitu siorang 
murtad itu sendiri yang harus menanggung kemurtadannya.

Ny. Muslim binti Muskitawati.










>   
> 
> "B.DORPI P." <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>           http://www.republika.co.id/online_detail.asp?
id=285028&kat_id=23
>    
>   Senin, 05 Maret 2007  21:29:00
> 
>   Ibu Wakil Presiden Buka Islamic Book Fair
> 
> Jakarta-RoL--Islamic Book Fair (IBF) merupakan event tahunan yang 
selalu mendapat sambutan hangat berbagai pihak. Demikian pula dengan 
gelaran IBF tahun ini, yang mendapatkan dukungan penuh dari Ibu 
Wakil Presiden Republik Indonesia, Mufidah Jusuf Kalla.
>  
> Dukungan penuh Ibu Mufidah Kalla diwujudkan dengan kehadirannya 
dalam pembukaan IBF pada akhir pekan lalu, di Istora Senayan 
Jakarta. Dalam kesempatan itu, Ibu Wakil Presiden RI akan membuka 
secara resmi gelaran IBF yang telah memasuki tahun keenam. 
>  
> Hadirnya Ibu Wakil Presiden merupakan sebuah apresiasi positif 
terhadap penyelenggaraan IBF dan upaya memasyarakatkan budaya 
membaca di kalangan masyarakat. Sebab IBF yang digelar pada 3 hingga 
11 Maret 2007 menjadi sarana yang mudah bagi masyarakat untuk 
mengakses pengetahuan. 
>  
> Dalam siaran pers yang diterima Republika menyebutkan, sejumlah 
tokoh perbukuan dan Islam hadir dalam sejumlah acara tersebut. 
Mereka adalah KH. Sukri Zarkasih, Prof. Dr. Quraish Shihab, KH. Abd. 
Gymnastiar, Teh Ninih, Ahmad Gozali, , Ust. Khozin Abdul Faqih dan 
Moh Karebet. Penulis buku dan artis pun menyemarakkan IBF, yaitu 
Asma Nadia, Golagong, Neno Warisman ,Anneke Putri, Wulansari Psi, 
Shahnaz Haque, Ratih Sang, Mediana Hutomo, Marissa Haque, Rano 
Karno, Yana Julio, Zaskia Adya Mecca, Habiburrahman El Farazy, Prof. 
Dr Laude Kamaludin dan Ery Seokresno. 
>  
> Panitia juga akan menghadirkan penulis internasional yakni Khaled 
M Abou El Fadl, seorang penulis Islam yang tinggal di Amerika 
Serikat. Ia adalah profesor hukum Islam di Fakultas Hukum UCLA,AS.
>  
> Melalui IBF masyarakat didorong untuk segera melakukan perubahan 
signifikan atas kebiasan membaca. Sebuah perubahan yang membuat 
mereka semakin giat untuk membaca. Meninggalkan citra lama di mana 
minat masyarakat untuk membaca begitu minim. 
>  
> Ketua Panitia IBF, Tatang Sundesyah, mengatakan tak berlebihan 
bila panitia pada IBF tahun ini mengusung tema Indahnya Syariah 
dalam Kehidupan. Ini adalah harapan bagaimana buku yang merupakan 
sumber khazanah pengetahuan mampu mencerahkan dan menggerakkan 
masyarakat. Tentu tergeraknya mereka untuk kembali pada hukum-hukum 
dan mengakui kebesaran Tuhannya, dalam menciptakan sebuah peradaban.
>  
> ''Jadi khazanah pengetahuan yang diaplikasikan dalam tatanan 
kehidupan masyarakatnya akan selaras dengan fitrah 
manusia,''katanya. Tatang mengatakan, penerapan syariah Islam selama 
ini telah mendapatkan sambutan yang begitu luas, misalnya dalam 
bidang perbankan. Perbankan syariah telah tumbuh dengan baik. 
>  
> Masyarakat, tak hanya Muslim, yang memberikan kepercayaan atas 
bank-bank syariah yang telah merebak. Bahkan sekarang, kata Tatang, 
perkembangan menggembirakan itu tak hanya berhenti pada perbankan 
saja. Tetapi juga diikuti oleh perkembangan di bidang keuangan 
lainnya, seperti asuransi, obligasi, dan lain-lain.''Bahkan non 
Muslim juga tertarik mengembangkannya,''katanya. 
>  
> Mereka tak hanya sebagai nasabah bahkan ada pula yang mengelola 
bidang-bidang keuangan syariah itu. Kondisi yang menggemberikan ini 
terjadi karena perbankan dan keuangan syariah hadir dengan konsep 
yang sangat menghargai arti sebuah keadilan, kejujuran dan 
transparansi. Dengan kata lain syariah hadir tidak semata dalam 
wacana, tapi memberi bukti dalam kehidupan nyata.Sehingga yang 
muncul adalah syariah sebagai sebuah keindahan sekaligus harapan 
akan terwujudnya masyarakat yang adil, makmur, aman, dan sejahtera. 
>  
> Tatang menambahkan, dari tahun ke tahun pelaksanaan IBF mengalami 
peningkatan yang cukup berarti. Demikian pula dengan IBF keenam 
ini.  Salah satu indikasinya adalah jumlah peserta yang kian 
bertambah.Tahun ini mencapai 167, tahun lalu hanya 162 stand saja. 
Jumlah penerbit juga mengalami penambahan. Sebelumnya hanya 107 
penerbit yang ikut terlibat namun kini telah mencapai 112 penerbit.  
Mereka, kata Tatang, akan menyajikan buku-buku yang berkualitas 
serta memberikan potongan harga dari 20 hingga 70 persen. 
>  
> Langkah yang ditempuh penerbit tersebut, kata Tatang, merupakan 
sebuah penghargaan mereka terhadap masyarakat. Ia juga mengatakan, 
selain dapat berbelanja buku dengan harga terjangkau, masyarakat 
juga memilih aneka produk busana Muslim yang tersedia di sekitar 
area IBF. Gelaran IBF terdiri dari serangkaian acara berupa diskusi 
interaktif, seminar dan bedah buku, talkshow, lomba anak muslim, 
serta festival seni dan budaya Islam. 
>  
> Festival seni yang akan diselenggarakan panitia IBF berupa acara 
puncak (final) nasyid. Babak penyisihan telah dilakukan sebelumnya 
di wilayah Jakarta, Depok, Bogor, Tangerang, dan Bekasi. 
>  
> Babak penyisihan telah diselenggarakan di sejumlah kampus. Di 
antaranya adalah kampus Universitas Indonesia ( UI ) Depok mewikili 
wilayah Jakarta Selatan, Depok dan Bogor, kampus Univeritas Islam 45 
(UNISMA) Bekasi mewakili wilayah Jakarta Timur, Bekasi dan 
sekitarnya, di kampus Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Jakarta 
mewakili wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Utara. 
>  
> Selain itu, IBF keenam juga memberikan penghargaan bagi para insan 
perbukuan Islam berupa IBF Award ke-3. Katagori penghargaan adalah 
tokoh perbukuan dan buku terbaik fiksi anak, fiksi dewasa dan non 
fiksi. Dan untuk meningkatkan budaya menulis, panitia 
menyelenggarakan sayembara menulis, dengan tema Indahnya Syariah 
dalam Kehidupan. 
>   pur
>    
>    
>    
>    
>    
> 
> 
>               
> ---------------------------------
>  New Yahoo! Mail is the ultimate force in competitive emailing. 
Find out more at the Yahoo! Mail Championships. Plus: play games and 
win prizes.
>


Kirim email ke