Entah sudah berapa kali terjadi musibah transportasi umum dua tahun belakangan
ini di Indonesia. Seingat saya, minimal dua kali kereta api, tiga kali pesawat
udara dan juga tiga kali kapal laut yang sudah memakan ratusan korban jiwa.
Sudah saatnya pemerintah melalui menteri perhubungannya melakukan tindakan yang
bukan hanya omong kosong atau juga hanya ngomong seperti yang diberitakan
Kompas hari ini sehubungan dengan musibah terbakarnya pesawat Garuda di Jogja :
"....turut prihatin dan berduka cita mendalam atas musibah ini."
Sudah saatnya pemimpin pemerintahan mengambil konsekwensi atas terjadi musibah
yang bertubi-tubi.
Apakah harus Indonesia tetap berada di lingkaran setan dengan membiarkan semua
musibah itu terlupakan tanpa ada tindakan apa-apa?
Mungkin, ini akan menjadi "budaya baru" di negara kita: I n d o n e s i a !
---------------------------------
Yahoo! Messenger - kostenlos* mit Familie und Freunden von PC zu PC
telefonieren.