1. Email Fatmawati dan Kartini itu saya kirim ke Media Care, 
karenanya percakapan saya dengan redaksi JurnalNet juga saya 
kembalikan ke Media Care.

2. Media Care adalah milis bersifat MEDIA, dus cocok sekali buat 
membahas kasus-kasus seperti JurnalNet ini. Percakapan pribadi 
dengan topik pribadi tentunya tidak akan saya kirim ke Media Care, 
kalau pun saya kirimkan juga, apa bakal diloloskan moderator Media 
Care? Saya sih ngga yakin, email-email saya tentang sektor pertanian 
yang bersifat umum saja banyak yang ditolak oleh moderator kok, 
apalagi email-email pribadi saya, he he.

Saya anjurkan anda dan rekans Media Care lainnya untuk mempelajari 
secara ringkas setting dan sifat milis Media Care ini, itu akan 
banyak menolong anda-anda dalam berdiskusi atau mengajukan 
pertanyaan di sini. Sukses ya.

Salam hangat, Danny Lim, Nederland

--- In [email protected], living on deadline 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Bukankah ini email pribadi Anda?
> Boleh tahu kenapa Anda mempublikasikan ke milis umum?
> 
> Danny Lim <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                                     
> Terima kasih atas  pengertiannya.
>   
>  Niat baik anda tak saya ragukan, namun anda  pasti lebih paham 
dari saya tentang tabunya copy paste email/artikel website  dalam 
dunia jurnalistik, bukan? Bila anda mem-forward email saya ke pihak 
lain  malah tidak menjadi persoalan, asal nama saya sebagai pengirim 
email tetap  jelas/tercantum dan tujuannya adalah milis Media Care.
>   
>  Memang, bila saja anda ketika itu tidak  mengirim email ke saya, 
saya tidak tahu apa-apa, dus tidak bisa memprotes anda.  Sekarang 
pun mungkin banyak orang lain yang melakukan seperti yang anda 
lakukan,  namun tidak memberitahu saya, jadi saya tidak bisa 
memprotes mereka. Dalam hal  ini niat baik anda dan 
keterbukaan/kejujuran anda malah membuat problem buat  anda sendiri. 
Tapi yah ...... bila kita ingin membangun Indonesia, diri kita  
sendiri mesti mau belajar taat kepada berbagai macam peraturan yang 
berlaku di  Indonesia ya.
>   
>  Sekali lagi terima kasih atas pujian anda  terhadap naskah saya, 
senang berkenalan dengan anda tanpa  direncanakan.
>   
>  Salam hangat, Danny Lim,  Nederland
>     ----- Original Message ----- 
>    From:    Redaksi    JURNALNET 
>    To: Danny Lim 
>    Sent: Wednesday, March 07, 2007 9:42    AM
>    Subject: OK damai
>    
> 
>    OK damai
>    ruang publik memang berisi naskah asli dari sumber. tidak di 
edit atau    langsung copy paste. 
>    Jadi KAMI AKAN HILANGKAN NASKAH ANDA DI JURNALNET ttg Ibu 
Fatmawati &    RA Kartini.
>     
>    Tapi niat baik kami hanya ingin menyebarluaskan tulisan yang 
mencerahkan.    bila tak berkenan tak masalah. cukup puas?
>    
> 
> Danny Lim <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>                    Maaf bila saya tidak menuliskan      alasannya.
>       
>      Begini, Jurnalnet boleh saja      merekomendasikan 
www.ikenindonesie.nl, tapi saya      harapkan dengan kata-kata anda 
sendiri. Jadi di sini bukan publikasinya yang      saya halangi. 
Saya malah berterima kasih mendapat pujian, bukankah kita      semua 
membuat tulisan agar berguna buat orang lain? Namun meng-copy 
paste      email saya untuk website Jurnalnet TIDAK saya setujui. 
Mohon sikap ini      diterima oleh anda, saya tidak merasa perlu 
berdiskusi soal      ini.
>       
>      Sekali lagi: mempromosikan website saya,      apalagi gratis 
dan kini era keterbukaan seperti tulis anda sendiri      di bawah 
ini, tidak saya halangi. Namun meng-copy paste email saya untuk      
ditaruh di website anda, tidak saya perkenankan. Okki dokki ya dan 
terima      kasih buat pengertian anda.
>       
>      Salam hangat, Danny Lim,      Nederland
>       
>             ----- Original Message ----- 
>        From:        Redaksi        JURNALNET 
>        To: Danny Lim 
>        Sent: Tuesday, March 06, 2007 11:21        AM
>        Subject: Tanggapan artikel anda di        Jurnalnet
>        
> 
>        kami belum tahu alasan anda untuk mencabut? bukankah 
ini        era keterbukaan? 
>         
>        bila informasi itu bagus dan mencerdaskan, kenapa 
mesti        hanya segelitir orang (baca: eksklusif) yang tahu. 
Kemudian, tayangan yang        diberikan ke media care yang kami 
anggap 'cerdas' kami layangkan ke        jurnalnet.com dan gratis, 
tanpa kompensasi apa-apa. Hal ini untuk        memberikan pilihan-
pilihan opini kepada pembaca. 
>         
>        Jadi, mungkin alasan itulah artikel anda        
ditayangkan. Sehingga orang-orang yang memberikan warna sudut 
pandang        seperti anda dapat bermanfaat bagi orang lain.
>         
>        Terima kasih
>             
> Danny Lim <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>        Email          saya itu untuk milis Media Care, jadi harap 
mencabutnya dari website          
> anda. Terima kasih.
> 
> ----- Original Message ----- 
> From:          "Redaksi JURNALNET" 
> To:          
> Sent: Monday, March 05, 2007 2:30 PM
> Subject:          Ibu Fatmawati & RA Kartini di Jurnalnet
> 
> 
> > Ibu          Fatmawati & Raden Adjeng Kartini
> > 05 Maret          2007
> >
> > Jurnalnet.com: Bila kita ingin tahu sikap          istri
> > dimadu, dalam hal ini ibu Fatmawati Soekarno,          bacalah
> > artikel ir. Kwee Hin Goan di website
> >          www.ikenindonesie. nl dalam bahasa Belanda.
> > selengkapnya          >>>
> >          http://jurnalnet.com/konten.php?
nama=AduanPublik&op=detail_aspirasi_aduan_publik&id=149
> 
>       
> 
> ---------------------------------
>    TV dinner still cooling?
> Check out    "Tonight's Picks" on Yahoo! TV. 
>      
>                        
> 
>               
> ---------------------------------
>  Now you can scan emails quickly with a reading pane. Get the new 
Yahoo! Mail.
>


Kirim email ke