Refleksi:.  Air sumur konsumsi  sehari-hari  penduduk baru  diketahui apakah 
sehat atau tidak berkat  adanya penyelidikan dari luarnegeri, menunjukkan 
alangkah hebatnya tingkat kemajuan dan perhatian terhadap kesehatan yang telah 
dicapai  selama 60 tahun Indonesia merdeka. 

http://www.antara.co.id/arc/2007/3/7/peneliti_jepang_air_sumur_di_medan_tercemar_limbah/


Peneliti Jepang: Air Sumur di Medan Tercemar Limbah


Medan (ANTARA News) - Air sumur yang dimanfaatkan warga Kota Medan, Sumut, 
untuk kebutuhan hidup sehari-hari, ternyata tercemar limbah manusia.

Kondisi yang memprihatinkan dan belum banyak diketahui itu diungkapkan oleh 
Futoshi Kurisu, Ph.D, dari pusat penelitian tehnik lingkungan air Universitas 
Tokyo, Jepang, di Medan, Rabu.

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pihaknya selama lima tahun 
terakhir, Januari 2003-Januari 2007, tercemarnya air bawah tanah itu disebabkan 
dekatnya lokasi sumur dengan septik tank.

Sumur yang dibuat warga dan airnya digunakan untuk minum dan lainnya dibuat 
terlalu dangkal.

Air dari sumur itu banyak mengandung bakteri dan bila digunakan untuk mandi 
atau pun mencuci peralatan memasak, sangat berisiko menimbulkan penyakit dengan 
perbandingan satu per dua ratus orang.

Bahaya lebih besar lagi jika air ini di konsumsi tanpa dimasak terlebih dahulu 
dengan suhu seratus derajat celcius.

Buruknya sistim drainase di Medan juga turut mempengaruhi kualitas air karena 
meresap ke sumur masyarakat.

Menurut dia pemerintah kota Medan harus mengambil peranan bersama dengan 
masyarakatnya untuk mengatasi hal ini.(*)


Copyright © 2007 ANTARA

07/03/07 16:46

Kirim email ke