radityo dj:
Apa ini bukan provokasi media yang semestinya dilarang oleh Pemerintah dan
ditegur oleh KPI ya?
amartien:
Menghasut menurut kamus artinya adalah: membangkitkan hati orang supaya marah
(melawan, memberontak, dsb).
Jadi efek dari suatu hasutan adalah adanya suatu (bentuk) kekerasan.
Radio tsb. ber-ulang2 memutarkan suatu ajaran agama. Dan pendapat supaya
tidak memilih orang kafir etc. adalah berdasarkan ajaran agama tsb. Jadi itu
masih dilindungi dibawah free speech. Sama halnya dengan mengeluarkan pendapat
berdasarkan suatu teori, buku, dll. dll.
Dan efek dari pada anjuran tsb. hanyalah tidak dipilihnya seorang kafir, jika
ada pengikut agama tsb. yang begitu bodohnya memilih seseorang bukan
berdasarkan kemampuan orang tsb. tetapi berdasarkan agamanya. Ini bukanlah
suatu bentuk kekerasan, tidak melanggar HAM nya siapapun juga.
Orang2 yang mengikuti ajaran agama seperti itu, kemungkinan besar sekali akan
mengikuti ajaran2 agama tsb. yang lain, yang jelas2 melanggar hamnya orang lain.
Tetapi selama seseorang tidak melanggar hamnya orang lain, menurut saya sih,
itu ok ok saja.
Beda halnya dengan beberapa orang demonstran di Inggris pada waktu
demonstrasi cartoon Denmark. Abdul Muhid baru2 ini di vonis bersalah telah
menghasut orang untuk memenggal kepala. Nah, ini dia yang namanya menghasut.
radityo djadjoeri <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Saya jadi teringat film "Sometimes In April" yang mengisahkan
pembantaian etnis dan sedikit perbedaan agama di Rwanda (CMIIW). Diputar
beberapa kali di HBO Signature.
Pesawat yang ditumpangi sang kepala negara meledak, situasi langsung kacau
balau. Betapa nyawa manusia sungguh tak berharga karena kau bukan sukuku, kau
tak memeluk agamaku, kau tak mencoblos partaiku dan berbagai alasan lainnya.
Sungguh mengerikan!
Di film tersebut juga tersaji keterlibatan sebuah stasiun radio yang
memanas-manasi rakyat untuk bergerak untuk membantai etnis tertentu (kalau tak
salah Hutu dan Tutsi).
Nah, beberapa hari ini saya kerap mendengar siaran dari sebuah radio di
Jakarta (kalau tak salah Radio RASE FM).
Radio itu berulang-ulang memutar cuplikan Quran Surat Al-Maidah yang
menyerukan agar umat Muslim dilarang memilih orang non-muslim (baca: kafir)
untuk menjadi pemimpin dan lain sebagainya.
Apa ini bukan provokasi media yang semestinya dilarang oleh Pemerintah dan
ditegur oleh KPI ya?
walsuparmo <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Salam,
Apa yang dikatakan tidak sesuai dengan kenyataan yang berlaku dan
pengapusan kolom agama dalam KTP tidak ada hubungan dengan
kebanggaan beragama.Melawan diskriminasi tidak semudah membalikkan
tangan demikian juga dengan mencari pekerjaan.Bersikaplah realistis!
Wasalam,
Wal Suparmo
-- In [email protected], "IC" <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
>
> Gini aja deh, daripada berkepanjangan. kalau saya ambil simpelnya.
saya menganuit agama tertentu dan saya bangga dengan agama yng saya
anut dan jalani. Jadi kalau memang dalam KTP dicantumkan, so what
gitu loh. Kalau memang agama saya ini, lantas masalahnya apa? kalau
ada yang melakukan diskriminasi, kita lawan dan tanya apa alasannya.
>
>
---------------------------------
Be a PS3 game guru.
Get your game face on with the latest PS3 news and previews at Yahoo! Games.