MOD: Lha kalo gontok-gontokan antar penonton sepak bola gimana Oom DL? Apa ya untuk memajukan negeri Belanda juga?
DL: Ngga donk, gontok-gontokan mana bisa memuliakan negara? Ada puluhan ribu suporters sepakbola, yang harde kern cuma beberapa ratus. Sepulangnya dari menonton bola, mereka naik kereta api dan merusak kursi kereta, mabuk-mabukan, berkelahi. Beberapa tahun lalu, suporter Feyenoord menggetok kepala seorang suporter Ajax pakai martil. Sang korban mati di tempat. Yang membuat Danny Lim "I love my new country more and more and more, ehm ehm" adalah kenyataan bahwa suporter kriminil itu tidak di atas UU. Mereka kena denda, dilarang nonton bola bahkan dibui. Bila mereka mengulang perbuatannya, kitorang tidak bisa melarang mereka sebab kitorang bukan orang rese. Yang berhak melarang orang adalah UU, dan UU dijalankan dengan konsekwen di Belanda sini. Untuk memahami suporter kriminil itu, saya sering menulis "dalam sekeranjang apel, ada 1 @ 2 yang busuk". Apakah MOD kini melihat perbedaan kasus apel busuk di Belanda dengan kasus-kasus apel busuk di Indonesia? Semoga ya. Salam hangat, Danny Lim, Nederland --- In [email protected], "Danny Lim" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
