Siaran Pers Film SUSTER N, sebuah film horor yang beda, akan diproduksi oleh PT Virgo Putra Film dengan disutradarai oleh Viva Westi Adakah sebuah film horor yang tidak menakut-nakuti tapi menakutkan? Pertanyaan tersebut menggelitik sutradara Viva Westi dan kawan-kawannya sehingga mereka pun bersama-sama menggagas kelahiran film SUSTER N yang akan diproduksi oleh PT Virgo Putra Film. Sentuhan Westi, salah satu dari sedikit perempuan sutradara di Indonesia ini, membuat SUSTER N tampil dengan citra horor yang lebih membumi, tidak semata mengumbar ketakutan tanpa alasan.
Mengambil salah satu versi dari sekian banyak kisah mengenai hantu Suster Ngesot yang beredar di masyarakat, film SUSTER N mengetengahkan sebuah kisah dari masa silam yang masih terus menghantui hingga kini. Sentuhan Westi yang kuat dalam penceritaan maupun visualisasi artistiknya, membuat tim produksi film ini optimis bahwa film SUSTER N akan menjadi suguhan menarik pada genre film horor produksi dalam negeri. SUSTER N menampilkan paduan bintang-bintang muda berbakat seperti Wulan Guritno, Atiqah Hasiholan, Lukman Sardi dan Bob Seven dengan para senior yang kepiawaian seni perannya sudah tidak diragukan lagi yaitu Ratna Riantiarno, Jajang C Noer, Ade Irawan, Titi Qadarsih, HIM Damsyik, dan Henky Solaiman. Mereka menyatu dalam karakter karakter yang unik di dalam suasana romantik yang misterius pada sebuah gedung kuno di atas bukit yang penuh rahasia. Film SUSTER N dipersiapkan sejak awal tahun 2007 dan akan segera dilakukan pengambilan gambar di kawasan Subang, Jawa Barat, selama sekitar satu bulan penuh mulai tanggal 21 Maret 2007. Selama pembuatan film ini, sutradara dan tim di balik layar film SUSTER N mencatatkan kegiatannya secara berkala pada halaman blog http://sustern.blogspot.com. Sutradara & Penulis Skenario Film SUSTER N disutradarai oleh Viva Westi, yang sekaligus bertindak sebagai penulis skenarionya. Wanita yang mendalami ilmu penyutradaraan pada Institut Kesenian Jakarta (IKJ) ini sebelumnya telah banyak membesut film serial televisi diantaranya Malam Pertama, dan Virgin The Series . Film televisi non serial yang digarap Westi antara lain adalah Wo Ai Ni Indonesia yang mendapat nominasi Film TV Terbaik pada Festival Film Indonesia (FFI) 2004 dan Janji Bidadari yang meraih 7 nominasi Piala Vidia pada FFI 2006. Sebelumnya, Westi pernah menulis skenario sinema lepas Jangan Panggil Aku Cina (2003) yang bertema Imlek. Dia pun juga bertindak sebagai penulis skenario Malam Pertama tayangan SCTV. Westi juga sempat menjadi Asisten sutradara Garin Nugroho untuk film Aku Ingin Menciummu Sekali Saja ( 2002). Tahun lalu film Serambiyang digarap oleh 4 orang sutradara termasuk Viva Westiberhasil masuk Cannes Film Festival 2006. Selepas membesut film SUSTER N, Westi mempersiapkan serial baru berjudul Perempuan Tawakal yang diproduksi PT Virgo Putra Film. Komentar Pemain Film SUSTER N Alasanku meneriwa tawaran berperan dalam film ini karena ceritanya yang menarik, segala sesuatu yang terjadi di sini for a reason jadi bukan dipaksakan atau diada-adakan, ujar Wulan Guritno yang akan berperan sebagai Wulan dalam film SUSTER N. Aku yakin film SUSTER N akan memberi warna yang berbeda dari film horor yang sedang merebak di Indonesia. Hal senada disampaikan oleh para pemain senior seperti Titi Qadarsih yang akan berperan sebagai Ibu Ayu, tokoh yang memiliki indra keenam. Selain ceritanya dan karakter yang unik, saya juga tertarik karena dalam film ini bisa bernostalgia main film bersama artis senior lain. Menurut Titi pada saat ini jarang terjadi pertemuan reuni semacam itu, Berada dalam satu film dengan lokasi yang sama selama beberapa waktu itu jarang terjadi, ini mengingatkan pada masa lalu ketika kami sama-sama berjuang ikut membangkitkan dunia film nasional. Henky Solaiman yang kebagian peran sebagai Opa Freddie akan memanfaatkan kemampuannya berbahasa Belanda dalam film ini. Henky memuji alur cerita film SUSTER N yang menurutnya, Memiliki kewajaran-kewajaran yang sering diabaikan oleh film horor lainnya. Saya tidak melihat adegan maupun dialog yang dibuat-buat, dan hanya untuk menakut-nakuti penonton. Sedangkan HIM Damsyik yang mendapat jatah peran Opa Bob menilai film SUSTER N sebagai karya yang menegangkan. Sejak awal sudah menegangkan, ujarnya, Jadi saya sarankan yang berpenyakit jantung sebaiknya jangan ikut menonton. Jakarta, Maret 2007 PT Virgo Putra Film ([EMAIL PROTECTED]) --------------------------------- Never miss an email again! Yahoo! Toolbar alerts you the instant new Mail arrives. Check it out.
