Kalau yang ngomong sudah Hasyim, berarti ini masalah serius. Din Syamsuddin juga pernah mengeluhkan hal yang sama. Tidak usah berpura-pura bahwa itu tak terjadi. Kita sudah tahu partai mana yang dibidik Hasyim.
On 3/22/07, arifcahbagus <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Saya kok bingung dengan NU yang katanya demokratis. darimana sumbernya dan asal muasalnya menuduh kelompok umat islam garis keras mengganggu akidah NU. Lagipula setahu saya dalam islam kan adanya akidah Illahiyah (ketuhanan) kok bisa-bisanya disebut ada akidah NU. Yang tak habis pikir soal bangun masjid kok mengklaim buatan warga NU. Terus warga lain yang bukan NU tidak boleh menggunakan masjid itu. Masjid itu hakikatnya kan rumah Allah, siapapun yang akan mempergunakannya diperbolehkan. Kalau memang ada kelompok Islam lainnya yang tidak sama dalam tata cara ibadah dengan warga NU bukan berarti itu harus dilarang. Kata orang NU madzhab yang ada itu kan 4, kalau kemudian ada yang menggunakan madzhab maliki, hanafi, atau hambali dan bukan syafii, kan tetap mereka umat Islam. Kemudian mengkaitkan kelompok tersebut, dengan partai politik saya kira terlalu cetek dugaan itu dan terlalu diada-adakan. Atau mungkin NU sekarang mulai ketakutan karena mulai ditinggalkan jamaahnya akibat semakin jarangnya kebiasaan warga NU yang sekarang hilang sehingga masjid jadi sepi?. Atau mungkin banyak warga NU yang sekarang mulai jenuh karena elit-elitnya lebih sering ngomongin parpol ketimbang umat. Kalau begitu ya instropeksi.. Wassalam... arif cah bagus --- In [email protected] <mediacare%40yahoogroups.com>, Harry fadil <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Masjid Disusupi Perongrong NKRI, Nahdliyin Diminta Waspada > Selasa, 20 Maret 2007 12:23 > Malang, NU Online
-- Rahmad Budi H Republika Jl Warung Buncit Raya 37 Jaksel 0856 711 2387
