mnghentikan tayangan ustadz juga manusia dan mengajak berintropeksi diri ... hasilnya apa ya? kalau tak ada hasil konkret, bagaimana? berbanding dengan melanjutkan penayangan sinetron tersebut, hasilnya akan membuat pemirsa menyadari bahwa sebagai manusia biasa pasti memiliki segala kekurangan dan ketidak-sempurnaan ... sehingga tak perlu memanfaatkan agama untuk kepentingan politik ... agama untuk iman ... dan iman untuk ketenangan hati ... serta pemenuhan harapan atas janji kehidupan di akhirat. jangan jadikan agama sebagai alat politik untuk kepentingan sesaat. masih teringat tegas dan jelas dibenak rakyat mengenai keputusan dan sikap ulama yang menolak wanita untuk menjadi presiden ... monogami adalah asas kehidupan berkeluarga ... kok sekarang polygami dijadikan teladan? apakah kita tak bisa menegur guru/ustad yg juga manusia? siapa lagi yg tak boleh "ditegur"? Regards, LEO TOBING ------------------- NO PEACE WITHOUT JUSTICE!
_____ From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of radityo djadjoeri Sent: Monday, March 26, 2007 12:21 PM To: [email protected] Subject: [mediacare] Fwd: [PKS] Hentikan penayangan sinetron " Ustadz juga manusia" Note: forwarded message attached. _____ Don't be flakey. Get <http://us.rd.yahoo.com/evt=43909/*http://mobile.yahoo.com/mail> Yahoo! Mail for Mobile and always <http://us.rd.yahoo.com/evt=43909/*http://mobile.yahoo.com/mail> stay connected to friends.
