Di Indonesia perlindungan terhadap hak-hak konsumen memang masih sangat lemah
Dan nampaknya hampir semua perusahaan memanfaatkan situasi ini.
Maka menurut saya selama penghargaan terhadap hak-hak konsumen masih sangat
minim, kita sebagai konsumen harus selektif, jadilah konsumen kritis
jangan pernah percaya iklan, jangan terbuai kata-kata manis salesman atau janji
surga produsen.
Jika bermasalah, boleh juga menguji kualitas layanan customer service.
Kalo tidak juga memuaskan jalan terakhir adalah: maki-maki saja sang costumer
service, karena CS adalah representasi dari perusahaan yang bersangkutan dan
yang penting jangan pernah beli lagi produk yang dikeluarkan perusahaan tsb
Bagi saya jalan terakhir itu rasanya bisa mengurangi ketidakpuasan yang terjadi
"Puassssss....???"
Salam
Ari
[EMAIL PROTECTED] wrote:
Siapa tahu disini ada orang carefour atau samsung. Ini Kasus bagus nih untuk
diskusi. Yang jelas, bisa digunakan untuk case study di training...
Saya punya TV dan DVD samsung. Belinya di carefor Ratu Plaza. Lalu dibulan
september 2006, saya membeli lagi TV samsung di Carefour Lebak Bulus. jadi ini
TV kedua. Kebetulan ada program cuci gudang untuk stok tertentu. Katanya ini
barang eks pajangan, jadi diberi diskon 50%. karena saya juga ada beberapa
voucher untuk tambahan diskon, maka saya putuskan untuk membeli. Yang melayani
adalah dari pihak samsung, and i check it very well, PIC benar-benar orang
samsung. Soalnya, pihac carefour ketika saya tanya minta agar saya langsung
bicara dengan sales dari samsungnya. Salesmannya bilang, produk ini garansi
dari samsung, so walaupun bekas pajangan dia gak masalah dalam segi after
sales service. Diberikan harga diskon 50% karena produknya scratch, tampilan
fisik sedikit cacat, dan ada resiko akan rusak karena sudah dipakai pajangan
hampir 6 bulanan. Bagaimanapun, perlakuannya sama seperti barang non diskon.
Begitu keluar dari toko, maka garansi etc berlaku seperti
normal. karena hitungan garansi ini adalah 2 tahun sejak membeli, lalu
memahami bahwa harga murah memang karena tampilan lecet dan eks pajangan, saya
putuskan untuk mengambil resiko dan membeli TV 29 Inchi seri CS 29 A10 ini.
Saya dapat kartu garansi, segalanya lengkap. legally & formally.
Dibulan Januari, TV mulai bermasalah, dan dibulan Februari confirmed, gambar
terkadang menghilang total. Setelah berharap bahwa dia akan normal sendiri,
setelah 1 minggu error, saya telpon samsung service center. 2 hari kemudian
Petugas datang, dan bilang tidak bisa diperbaiki di tempat. 4 hari kemudian,
tepatnya tanggal 12 februari 2007, unit ditarik oleh saudara herman. Lalu
mulailah masa penungguan servis dan pelayanan samsung Electronic dimulai...
Setelah beberapa waktu, istri saya ditelpon. Mereka bilang, saya telah
membeli barang yang tidak digaransi. Barang eks pajangan tidak digaransi.
Singkat cerita sepertinya ini salah kami, kok mau "tertipu/salah paham" oleh
Carefour. Istri saya tentu saja kaget, kenapa perlakuan ini, kebijakan ini
berbeda dengan ketika pembelian? bila tahu tidak menerima garansi, kenapa kami
harus membeli? apakah ini suatu penipuan? lalu pihak Samsung bilang, baiklah,
akan kami coba perbaiki namun setelah ini garansi tidak berlaku lagi. Singkat
cerita, istri saya mengatakan perbaiki dulu, soal garansi kedepan bagaimana
soal nanti deh....
1,5 bulan dari sejak ditarik, istri saya penasaran, kenapa tidak ada kabar
juga tentang tv tersebut? setelah ditelpon, diberitahu, bahwa TV nya memang
dibiarkan, tidak disentuh. Sebab samsung menganggap ini bukan tanggung
garansi, sebab produk eks pajangan. Lucunya, tidak ada yang memberi tahu kami
sama sekali, tentang keputusan mereka mendiamkan tv selama ini, 1,5 bulan.
Sepertinya memang samsung belum memiliki unit customer service, yang
bertanggung jawab menginformasikan pelanggan unit yg diservis seperti ini.
Atau customer servicenya takut barang kali, because this is a hot case. susah
kasusnya barangkali....So, Kali ini istri saya bicara dengan Bp. Adam kalau
tidak salah. Dari kesan implisit yang istri saya dapatkan, Beliau (samsung)
kembali mengconfirm bahwa its carefour, not samsung mistakes. I know he is
only staff, so decision must be made from his boss lah... saya gak menyalahkan
pak Adam, ini pasti kebijakan dan memang sistem dari samsung
electronic...
My feeling? tahu gini, dari awal saya gak mau beli itu barang eks
pajangan.... bener-bener deh... samsung---samsung.... gak nyangka sistem
mereka bisa begini. 1,5 bulan lho... dan cuma di diamkan saja.....
So, what next?
1. Untuk carefour dan hypermarket lainnya, input nih. Sebaiknya anda
memperjelas status garansi untuk barang samsung yang dijual lewat paket
promosi diskon eks pajangan di tempat anda. gak enak lho bila seperti ini
kejadiannya....
2. Buat Samsung. Semoga ini bisa dijadikan pembelajaran untuk kedepannya. Do
you really want to beat Sony just like as you stated when you started
sponsoring seoul olimpic? Untuk pasar Indonesia, bila koordinasi tim penjualan
dan after sales servicenya gak beres gini. lucu juga ya... capek-capek buat
house of samsung yang keren di pondok indah....
3. For Mailing list member: Ada yang berpengalaman sama? or tertarik bahas
ini jadi suatu studi kasus?
4. Untuk saya sendiri. Lucu aja.... apa perlu dimasukin ke kompas, etc?
Any opinion? input? same experience? sharing?
thx,
Ibun
---------------------------------
The fish are biting.
Get more visitors on your site using Yahoo! Search Marketing.