wah, agak lama saya balas..
[EMAIL PROTECTED] wrote:
Rekan Geger Indonesiary yang entah siapa nama aslinya ...
Jawaban Anda terakhir menunjukkan bahwa Anda tidak cacat mental.
Itu kabar baik bagi milis ini, dan bagi saya (karena dengan demikian
pembicaraan kita tidak sia-sia).
Tapi yang menarik bagi saya adalah bahwa Anda ternyata seorang warga
Pontianak, dan Anda tidak bekerja di stasiun televisi nasional.
Jawaban Anda menunjukkan bahwa bahkan bagi orang daerah pun, sebenarnya
isu desentralisasi dan demokratisasi siaran adalah tidak penting.
myself : yup, saat ini isu tersebut tdk penting. karena indonesia baru
bersemi lagi pasca reformasi. kebebasan baru dibuka lagi sejak orba jatuh.
garaplah ide yg lebih penting dan utama. dan isu kamu itu, ditengah badai
bencana bertubi tubi, KKN yang tak kunjung putus, disharmoni hukum dan
perundang-undangan, bagai pungguk merindukan bulan. peran TV adalah memberi
informasi serta hiburan. anggaplah 80 % rakyat lebih tertarik hiburannya, dan
disinilah dituntut jeli nya operator memberikan pendidikan serta role model yg
sehat kepada masyarakat untuk menjadi pedoman dengan program yang bermutu.
ingat, desentralisasi tanpa ptogram yg bermutu juga percuma. non sense. apalagi
sejak OTDA bupati dan walikota bertindak bak raja kecil di daerah. ini
realita. program dan progam TV yang utama!!! lain nothing!
Bagi Anda, adalah tidak penting bahwa masyarakat di sana hanya berfungsi
sebagai penonton, yang sama sekali tidak memperoleh keuntungan apa-apa
dari sistem pertelevisian Indonesia (kecuali mendapat tontonan 'murah').
Anda tidak peduli bahwa Anda harus menonton pertarungan gubernur Jakarta,
dan tidak bisa menyaksikan pilkada Kalbar.
myself: anda berfikir bahwa masyarakat daerah ini tdk punya kehendak bebas
mau menonton acara apa. jika tdk senang, OFF kan Tv ! anda meremehkan kemampuan
org daerah untuk mencerna program acara, ini memuakkan!siapa bilang tdk bisa
menyaksikan Pilkada kalbar? TVRI daerah serta media cetak/radio itu anda anggap
apa? saya jadi aneh liat org mantan KPi koq bicaranya menyederhanakan begini
ttg sumber informasi, seolah olah hanya TV tok.
Anda tidak peduli kalau stasiun televisi tidak bisa menjadi sarana kontrol
sosial bagi proses politik Kalbar, karena Kalbar tidak punya tempat di
layar televisi Indonesia ...
Anda tidak peduli bahwa Kalbar hanya muncul di layar televisi kalau ada
kerusuhan atau sesuatu yang sensasional ....
Anda tidak peduli kalau ada tontonan yang tidak cocok dengan budaya
Kalbar, masyarakat di sana tidak tahu harus mengadu dan memprotes ke mana
(karena stasiunnya adanya di Jakarta)..
Anda tidak peduli kalau belasan triliun rupiah belanja iklan di televisi
setiap tahun itu hanya diserap Jakarta ....
Anda tidak peduli kalau tidak ada orang Kalbar yang boleh bercita-cita
bekerja di stasiun televisi (untuk jadi tukang gulkung kabel sekalipun),
kecuali pindah ke Jakarta karena memang tidak akan ada stasiun televisi di
Kalbar ....
Anda tidak peduli dengan itu semua
myself : justru karena saya perduli, makanya isu kamu ini saya bilang
NOTHING! di pontianak akan ada KCTV. ini tv swasta lokal, yg sudah 6 bulan
siarannya lagu mlulu. kayak radio jadinya. saya yakin kalo pilkada gubernur
digelar bulan 8-9 ini maka itu TV akan ditunggangi oleh oknum calon tertentu.
dan selepas pilkada akan balik lagi jadi sebagai pemutar lagu. miskin program
karena dana yang tdk memadai. anda harus ingat otonomi indonesia in otonomi
kampungan. otonomi sakit hati saja pada jakarta. bukan otonomi yg membangun.
mending anda ngoceh saja di pusat sana, tereaak bagaimana bisa program hantu,
tayangan religi yg aneh aneh, sinetron yg hedonis dll itu bisa ditanyangkan.
saya kira itu lebih bermanfaat dibanding anda ngoceh, yg tdk bermutu dan
cenderung menyesatkan. tdk melihat kondisi serta realita indonesia di daerah
itu seperti apa. seolah olah memang anda berfihak pada daerah, seolah olah
radikalisme anda itu sgt revolusioner. tapi saya bilang itu NOTHING! semu!
tdk mengakar inti masalah, bahwa jakarta sana lah yang sakit!
.
---------------------------------
Bored stiff? Loosen up...
Download and play hundreds of games for free on Yahoo! Games.