Inilah beberapa warisan musik Chrisye yang melengkapi khazanah musik pop Indonesia. JUDUL ALBUM : BADAI PASTI BERLALU LABEL : IRAMA MAS,1977 (Not Available,Out Of Print) RATING : ***** Album fenomenal dalam industri musik pop Indonesia yang diinspirasikan dari film Badai Pasti Berlalu.Mastermind album ini adalah Eros Djarot yang didukung sejumlah kerabat : Yockie Soeryoprayogo,Chrisye,Berlian Hutauruk,Fariz RM,Debby Nasution dan Keenan Nasution. Aransemen musik didominasi instrumen keyboard mulai dari piano,synthesizers hingga mellotron dengan pengaruh dari grup-grup rock progresif seperti Genesis,Kayak maupun Procol Harum. Timbre vokal Chrisye yang lembut melengking bak Peter Cetera berbaur dengan suara sopran Berlian Hutauruk yang classy JUDUL ALBUM : JURANG PEMISAH LABEL : PRAMAQUA 1977 (Available) \ RATING : **** Berbeda dengan album Badai Pasti Berlalu,album ini terasa lebih kental nuansa hard rock dan rock progresif. Dalam beberapa lagu vokal Chrisye terasa lebih powerful dalam arti sesungguhnya seperti pada lagu "Jurang Pemisah","Dia" dan "Mesin Kota". Yockie sendiri memperlihatkan kemampuan solo keyboardnya dalam interlude berdurasi panjang pada "Jurang Pemisah" mengingatkan kita pada gaya Rick Wakeman. Unsur rock pun dipertegas dengan kehadiran Ian Antono dan Teddy Sujaya (dua rekan Yockie dari God Bless) pada lagu "Mesin Kota" JUDUL ALBUM : SABDA ALAM LABEL : MUSICA STUDIO 1978 (Available) Album ini merupakan tonggak dari perjalanan karir musik Chrisye selain Badai Pasti Berlalu.Yockie Soerjoprajogo dan Chrisye berdwitunggal menata musik album ini.Pendukung album ini merupakan gabungan dari Guruh Gipsy dan Badai Pasti Berlalu : Guruh Soekarno (komposer/penulis lirik),Keenan Nasution (drum),Roni Harahap (piano,arranger) . Bahkan sebuah lagu dari album Guruh Gipsy dibuat dalam versi disko di album ini yaitu "Smaradhana". Seperti album Badai,album ini pun tidak menyertakan bunyi-bunyian gitar melainkan dominasi keyboards. JUDUL ALBUM : PERCIK PESONA LABEL : MUSICA STUDIO,1979 (Available) RATING : **** Bagi sementara orang,album ini termasuk album pop Chrisye yang agak berat.Aransemennya memang cenderung berada di wilayah rock progresif.Simak saja pola permainan Yockie Soerjoprajogo yang mau nggak mau mengngingatkan kita pada permainan Patrick Moraz,mantan keyboardis grup rock progresif Yes. Pendukungnya selain Yockie ada Fariz RM yang memainkan drum dan keyboards serta menulis lagu.Ada juga Keenan Nasution,Guruh Soekarno Putera serta pemusik lainnya seperti Jimmie Manoppo,Agus Budiman dan Rafika Duri. JUDUL ALBUM : PUSPA INDAH TAMAN HATI LABEL : MUSICA STUDIO,1980 (Available) RATING : ***1/2 Ini merupakan kumpulan lagu-lagu karya Guruh Soekarno Putera yang dirangkum dari 2 soundtrack film remaja karya A.Rizal yaitu "Gita Cinta dari SMA" dan "Puspa Indah Taman Hati" yang dibintangi Rano Karno dan Yessy Gusman. Lirik lagunya memang berlumur puji-memuji diantara sepasang kekasih yang tengah kepayang. Namun ada yang menarik,ketika Guruh Soekarno Putera memusikalisasikan sajak karya Sitor Situmorang yaitu "To My Friends On Legian Beach" JUDUL ALBUM : PANTULAN CITA LABEL : MUSICA STUDIO 1980 (Available) RATING : *** Sampul albumnya yang digarap Novapenta dengan logo karya Gauri Nasution memang menyiratkan bahwa album ini dikemas dalam sentuhan yang sarat idealisme.Kali ini Chrisye dan Yockie mengajak dua pemusik yang identik dengan musik rock progresif yaitu almarhum Jerry Sudiyanto(gitar) dan Yaya Moektio (drum). Petikan gitar Jerry pada lagu "Sentuhanmu" dan "Tragedi Badai" sangat mengingatkan kita pada gaya pseudo-classicalnya Steve Hackett mantan gitaris Genesis. Tapi yang mengagetkan ada sebuah lagu di sisi A yang mirip "Tragedy" nya Bee Gees. JUDUL ALBUM : RESESI LABEL : MUSICA STUDIO,1983 (Available) RATING : **** Album ini hadir ketika kancah musik dunia tengah diguncang wabah New Wave.Jadi tak heran groove lagu "Resesi" agak cenderung nge-reggae seperti yang ditularkan The Police pada saat itu. Dan di album ini bisa dianggap sebuah reuni antara Chrisye,Yockie dan Eros Djarot sejak mereka merilis album "Badai Pasti Berlalu". Album ini banyak menghasilkan hits seperti "Oh Lenny","Resesi" dan sebuah lagu yang kerap dijadikan 'wedding song' yaitu "Malam Pertama" JUDUL ALBUM : METROPOLITAN LABEL : MUSICA STUDIO,1983 (Available) Album ini merupakan bagian kedua dari Trilogi "Resesi","Metropolitan" dan "Nona" yang didukung triumvirat Eros Djarot,Chrisye dan Yockie Soerjoprajogo. Trilogi album ini dicirikan lewat pola penulisan lirik yang cenderung ke nuansa asmara di satu sisi dan nuansa kritik sosial disisi lainnya JUDUL ALBUM : NONA LABEL : MUSICA STUDIO,1984 (Available) RATING : **1/2 Merupakan bagian penutup dari trilogi yang dimaksud diatas.Ketimpangan sosial hingga dekadensi adalah bagian lirik yang banyak digali Eros Djarot pada album ini selain tema cinta.Sebuah lagu yang bisa dianggap higlight di album ini adalah "Sayang" yang menampilkan duet Chrisye dan macan festival Hetty Koes Endang. Dan ini merupakan kerjasama terakhir Chrisye dan Yockie Soerjoprajogo JUDUL ALBUM : SENDIRI LABEL : MUSICA STUDIO,1985 (Available) RATING : **** Di album ini Chrisye mulai menggamit sederet pemusik belia untuk menggarap albumnya yaitu Addie MS dan Raidy Noor.Pola penulisan lagu nyaris tak jauh berbeda apalagi nama-nama lama seperti Eros Djarot dan Guruh Soekarnoputera masih ikut menyumbangkan karya-karyanya. Yang membedakan adalah pola arransemenn yang digarap Addie MS yang menyelusupkan unsur string.Dibeberapa lagu bisa kita raba bahwa Addie MS lagi gandrung dengan David Foster. Hits album ini adalah duet Chrisye dan Vina Panduwinata dalam "Kisah Insani" DENNY SAKRIE 0818417357
