Hidup Pak manneke,

Manneke vs. Danny Lim di Kincir angin, Manneke di banned
Manneke vs. Danny Lim di Mediacare, Danny lim unsubscribe

posisi 2:0 untuk Pak Manneke,

kalau Pak Manneke subscribe ke Kincir angin lagi, posisi bisa 3:0 
tuh,

salam,
GG

--- In [email protected], manneke <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Saya tak terlalu peduli apakah nama saya disangkutkan-pautkan 
dengan kasus hengkangnya Danny Lim. Di sebuah milis terbuka macam 
Mediacare, jika seorang miliser dinilai "keterlaluan" oleh sebagian 
miliser lain, maka ia akan direspons secara keras juga. Ini berlaku 
bagi siapapun juga, tak terkecuali diri saya sendiri. Yang penting, 
Danny Lim hengkang bukan karena ditendang Radityo, melainkan karena 
ia sendiri yang lempar handuk. 
> 
> Dalam hal inilah Mediacare berbeda dengan Kincir Angin. Di 
mediacare, moderator maksimum berperan sebagai wasit; di Kincir 
Angin, moderatornya ikut masuk ring dan jadi petinju. Boleh mkul 
tapi nggak mau dipukul. Oke oke saja sih, wong itu milis dia punya. 
Tapi ketika di milis lain dia juga mau berlagak jadi petinju tanpa 
mau kena pukul, ya akhirnya malah benjut.
> 
> manneke
> 
> 
> 
> > --- In [email protected], radityo djadjoeri <radityo_dj@>
> > wrote:
> > >
> > > Kawans,
> > >    
> > >   Andai Mediacare itu sebuah laga tinju, "jagoan" asal Belanda 
Oom
> > Danny Liem (DL) memutuskan untuk keluar dari ajang jotos-
jotosan. Ia sudah
> > pasrah, walau tak mau mengaku kalah. Kemarin ia mengirim email 
kepada saya,
> > bahwa ia tak mau lagi posting di milis ini untuk selamanya. 
Selanjutnya, Oom
> > DL ingin berkonsentrasi di milis yang ia
> > kelola: Kincir-Angin.
> > >    
> > >   Lalu apa yang melatar belakangi itu? Ia mengaku tak tahan 
dengan
> > hinaan, cercaan, makian plus kata-kata kasar dari "seterunya". 
Siapa saja?
> > Ia sebutkan beberapa nama, diantaranya Sato Sakaki, Manneke, dan 
Ida Khouw.
> > Ada nama lain? "Yah, ada beberapa nama lainnya, tapi tak perlu 
saya
> > sebutkan."
> > >    
> > >   Lalu saya tanya: "Oom, apa nanti mereka malah menilai Anda 
itu
> > kekanak-kanakan?"
> > >    
> > >   "Yah, itu sudah keputusan final dari saya. Saya tidak peduli 
apa
> > kata orang," jawabnya.
> > >    
> > >   Demikian sekilas info dari saya. Sekaligus ingin kasih saran
> > kepada rekan Sato Sakaki untuk mengurangi porsi hujatan dan 
lebih memoles
> > "bahasa kasarnya" biar tak terlalu kentara, karena capai juga 
kalau saya
> > harus menyuntingnya. Daripada saya delete kan?
> > >    
> > >    
> > >    
> > >   salam,
> > >    
> > >    
> > >    rd
> >
>


Kirim email ke