Mas Alie dan members Mediacare lainnya,
tentang sikap dan gerak-gerik PKS sekarang ini, sudah tidak kayak 
dulu lagi atau mungkin dulu karena masih sedikit mereka jual aksi 
peduli. 

Dibawah ini ada artikel tentang kader2 PKS.

kutipan:
"Bahkan sebelumnya diharapkan Golkar dan PKS yang sudah menyatakan di 
media massa akan menolak kunker ... cut"

ha...ha...lucukan mereka itu (kader PKS), waktu penolakan mereka pada 
berkoar - koar dan supaya kelihatan peduli mereka gunakan media 
massa. Eh... ga' taunya setelah rapat sana-sini, akhirnya PKS ikutan 
juga.
iya...ya...tentu dengan berbagai pembenaran lah, misal, hal itu sudah 
sesuai dengan mekanisme dan prosedur, sudah dijadwalkan de el el. 
Padahal ketika mereka belum banyak (masih kecil) mereka (aleg PKS) 
banyak melakukan aksi demontratif tolak ini - tolak itu, padahal hal 
itu juga sudah sesuai mekanisme dan prosedut dan sudah dianggaran. 
Tapi tetap mereka tolak dengan alasan PEDULI, sekarang mereka juga 
PEDULI tapi PEDULI AMAT ...hik...hik...ga' tahan juga mereka ya, atau 
mereka mau menebus cost yg timbul akibat aksi sok peduli mereka 
menjelang pemilu 2004 lalu??

>_<

DPRD Agam Tetap Pergi KunkerPenolakan Hanya Kamuflase 
Jum'at, 30-Maret-2007, 06:34:10 
 
Lubukbasung, PadekĀ—Setelah DPRD Kabupten Solok yang "nekat" melakukan 
kunjungan kerja (kunker) di saat rakyat sedang menangis kehilangan 
sanak keluarga dan harta benda karena gempa, giliran DPRD Agam 
melakukan hal serupa. Empat komisi DPRD Agam akan tetap melaksanakan 
kunjungan kerja ke luar provinsi yang tertunda Maret lalu menjadi 
tanggal 8-14 April mendatang. 
 
Walau sempat menghangat, kunker akan dialihkan karena pertimbangan 
bencana gempa, namun kegiatan itu tetap dilaksanakan sesuai jadwal. 
Wacana penundaan dan pengalihan kegiatan kunker tahap I DPRD Agam 
hanya sekadar pernyataan dibuktikan dalam rapat panitia musyawarah 
DPRD Agam Rabu (28/3). Hanya Fraksi PBB yang bersuara sementara 
Fraksi Golkar dan PKS yang lantang menolak justru bergeming. 

Utusan Fraksi PBB plus Fitriwati kepada Padang Ekspres Kamis kemarin 
menyebutkan, pihaknya justru kecewa karena dalam rapat panmus, PBB 
justru berdiri sendiri tanpa mendapat dukungan. Bahkan sebelumnya 
diharapkan Golkar dan PKS yang sudah menyatakan di media massa akan 
menolak kunker dan meminta pengalihan kegiatan kunker tahap I untuk 
membantu bencana gempa. 
Fitriwati, dari Bundo Kanduang itu mengaku dalam rapat panmus yang 
dipimpin wakil ketua DPRD HF.Dt. Rumah Gadang, partai lain justru 
mengamini jadwal baru kunker itu. 

"Berbeda dari pernyataan fraksi mereka di surat kabar, ini jelas 
mengecewakan, padahal kami memandang pengalihan kegiatan itu sangat 
positif untuk membantu masyarakat. Saya tak habis pikir," tegasnya. 
Sekretaris Fraksi PBB DPRD Agam itu mengaku sangat kecewa namun tak 
mampu berbuat banyak karena hanya PBB yang menyatakan penolakan dan 
pengalihan itu, sementara yang lainnya bersikeras untuk melaksanakan 
kunker dengan alasan DPRD Agam sudah menunda jadwal kunker dari Maret 
lalu. 

Pengurus teras DPC PBB Agam itu sangat menyesalkan, pihaknya tidak 
mendapat dukungan untuk mengalihkan kegiatan kunker untuk membantu 
penanganan pascagempa yang teknisnya bisa dibahas dalam perubahan 
anggaran. 
Hal senada diungkap Wakil Ketua DPRD Agam Husnul Fikri Dt.Rumah 
Gadang yang memimpin rapat panitia musyawarah. "Saya sudah mencoba 
menggiring wacana penundaan jadwal kunker, setidaknya sampai bulan 
Mei, namun tak berhasil, saya kalah suara," ungkapnya. 

Diakui Dt.Rumah Gadang, jadwal kunker DPRD Agam untuk tahap I dari 
tiga kali jadwal kunker yang direncanakan tahun 2007 tetap 
dilaksanakan 8-14 April mendatang. Hal itu menurutnya sudah menjadi 
keputusan bersama dari utusan komisi dan fraksi-fraksi. "Kunker tetap 
dilaksanakan sesuai jadwal yang sudah ditetapkan panmus Rabu lalu," 
ujarnya.Sementara informasi yang diperoleh Padang Ekspres 
menyebutkan, pro-kontra pengalihan kegiatan kunker tahap I, sejak 
Rabu itu langsung pupus. (men) 

--- In [email protected], "Ali Andre" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Mba Timoer... itu FH artinya Fahcry Hamzah dung...kalu ga salah 
ketua 
> SMUI/BEm UI setelah era Rama sekitar tahun 99-2000....wah junior 
gw....tapi 
> ternyata manuver politiknya ganas banget....
> Tapi saya pribadi ga yakin ini ide dia...paling titipan dari 
pembesar PKS 
> laiinya...seperti Anis Matta mungkin....... atau jangan-jangsn 
titipan orang 
> Malaysia... yang jika RUU PM berhasil akan dukung habis-habisan PKS 
dengan 
> segalan daya dan upaya....uang tentunya.....
> Dik Wido.....gimana penjelasan PKS dalam hal ini...atau seperti 
biasa akan 
> berkata politis dan ngeles.......atau mendingan seperti Rama yang 
udah jadi 

 --- cut ---

Kirim email ke