Bedanya adalah bahwa Danny Lim hengkang, sementara miliser lain yang beroposisi 
dengannya tidak hengkang. Di milis mana pun, setiap orang harus siap mental 
digebukin akibat pro dan kontra yang ditimbulkan postingan-nya. Kalo lalu dia 
memilih hengkang akibat tak tahan gebuk, ya itu pilihannya. Bukan moderator 
atau miliser lain yang menendangnya. 

Jika ada yang mau disesali, sesalkanlah keputusan Meneer Lim untuk hengkang, 
dan jangan menyalahkan miliser lainnya. Mengeluhlah ke dia. Tanya kenapa dia 
hengkang. Jika alasannya tak tahan digebukin oleh lawan-lawannya, seharusnya 
dari dulu Danny Lim juga tidak bersikap seperti bully terhadap orang lain yang 
beda pendapat dengannya. Ini baru namanya konsisten. 

Di mana ada milis yang membiarkan satu orang dengan bebas selalu mengolok-olok 
tanpa balas? Tak ada. Sori saja. Jika Danny Lim dalam setiap postingnya tak 
pernah lupa menyisipkan olok-olok, ya cukup fair jika ia balas diolok-olok. Tak 
perlulah menggambarkan Danny Lim
seolah-olah korban tak berdaya dari ketidakadilan atau penindasan orang lain.

manneke

-----Original Message-----

> Date: Tue Apr 03 22:23:56 PDT 2007
> From: "Lianny Hendranata" <[EMAIL PROTECTED]>
> Subject: [mediacare] Oom Danny Liem akhirnya keluar gelanggang
> To: [email protected]
>
> Bu Ida, bukankah DL hapus dari Mediacare karena pendapat-pendapatnya  yang 
> selalu direspon..? baik itu respon negatif maupun respon positif,  kata lain 
> postingan DL yang selalu mendapat respon pro dan kontra,  jelas yang direspon 
> adalah pendapat DL dgn para perespon tulisannya dan  menghasilkan perbedaan 
> pendapat, yang akhirnya bukan 1 atau 2 x kita  semua yang di millis melihat 
> postingan-postingan nada keras dan mulai  menyerang orang yang menulis, baik 
> yang DL lakukan, juga para perespon  postingannya. akhirnya bukan membahas 
> lagi apa yang jadi subject  bahasan. kata lain yang dibahas si A begini... si 
> B begitu.. karena dia  begini... karena dia begitu..... nah ujungnya 
> perdebatan dari  postingan, meruncing tapi soal pribadi, seperti anda tulis 
> DL tdk mampu  / mau instropeksi diri. ini 'kan pribadi si penulis, bukan apa 
> yang dia  bahas dan apa yang harus kita patahkan argumentnya tentang apa yang 
> DL  tulis kalau kita merasa itu ngak sesuai dgn tema. maka para anggota 
>  jadi juri dari apa yang semua kita tulis dan bebas ikut nimbrung untuk  
> mengeroyok apa yg ditulis seseorang tidak tepat, tidak benar, dan  patahkan 
> dgn argument fakta kebenaran
>   
>   tentang tulisan anda yang bilang, sayapun tidak berbuat apa2 demi  
> menyadarkannya, saya rasa tidak tepat..! sebab selama postingan DL ada  yang 
> menanggapi dgn mampu menunujukan pada DL dia salah atau tdk tepat  memberi 
> pendapatnya dalam bentuk yg tertulis di millis, itu masih wajar  sebab kita 
> jadi anggota millis bukan karena mau menunjukan siapa yang  lebih hebat, tapi 
> kita mengambil wawasan dan membaca pemikiran banyak  orang, dan coba memberi 
> dan menerima apa yang orang gelar dalam kiriman  postingannya.
>   
>   dan 1 hal mungkin, jika saya mau atau berniat memberi trguran yang bu  Ida 
> tulis sebagai menyadarkan si DL ini, lebih baik saya lakukan lewat  japri 
> bukan lewat millis, karena itu pendapat pribadi, sebab belum  tentu orang 
> menilai sama tentang apa yang kita pikir. dan perlu  diketahui saya bukan 
> teman atau kenal DL. tapi sekedar memberi dan  menulis pendapat saya pribadi 
> tentang hapusnya si DL dari millis kita  bersama. 
>   
>   salam persatuan,
>   LH
> 
> idakhouw <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                                           
>        Siapa sih yg mempersoalkan perbedaan pendapat dalam kasus DL?
>   Selama orang2 spt. DL tak mampu/mau introspeksi dan orang2 spt. Bu
>   Hendranata tak berbuat apa2 demi menyadarkannya maka artinya Anda
>   sendiri tidak berbuat apa2 untuk mewujudnyatakan Sinergi, Pelangi,
>   Salam Persatuan.
>   
>   I.
>   
>   --- In [email protected], Lianny Hendranata <[EMAIL PROTECTED]>
>   wrote:
>   >
>   > Beda pendapat itu adalah hal yang biasa.! tetapi yang menjadi unik 
>   adalah dimana perbedaan pendapat bisa bersinergi menghasilkan sesuatu
>    yang berguna untuk kehidupan manusia. !
>   >   
>   >   Maka dengan adanya orang-orang yang bisa memberi perbedaan
>   pendapat,  menjadi warna dalam kehidupan bermasyarakat tentu sangat
>   diperlukan,  daripada millis hanya menjadi sekumpulan orang yang hanya
>   menjadi  pembaca pasif yang membuka in box sekedar ingin tau apa sich
>   yang  ditulis orang.! tetapi tidak berbuat apapun, tidak menyumbangkan
>    pikiran, juga tidak merespon apapun yang terjadi, maka Indonesia 
>   jadinya hanya diwarnai oleh orang-orang yang bisanya hanya menuding 
>   kejelekan orang, tanpa berbuat kalau orang lain jelek, coba tunjukan 
>   bagaimana diri ini bisa menjadi orang yang dianggap sebaliknya dari 
>   orang tertuduh (berkelakuan jelek)  itu.!
>   >   
>   >   Sangat disayangkan 1 warna (Danny Liem) akhirnya harus hapus dari
>    millis mediacare ini. pelangi menjadi suatu pemandangan yang indah 
>   karena terdiri dari pelbagai warna yang bersinergi.! demikian juga 
>   Mediacare ini.
>   >   
>   >   salam persatuan,
>   >   LH
>   > 
>   > 
> 
> 
> 
> 
>   
>     
>                         
> 
>  Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com

Kirim email ke