HARIAN KOMENTAR
05 April 2007 

     

      Teroris Sleman Miliki Laboratorium Bom  
     


Satuan Tugas Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri hingga Rabu 
(04/04) kemarin, masih terus me-nyelidiki laboratorium mini yang dimiliki 
jaringan teroris-me pimpinan Abu Dujana. Laboratorium mini itu diduga kuat 
dimanfaatkan untuk memproses bahan-bahan kimia menjadi bahan peledak.


"Kita masih terus menelu-suri dari mana bahan kimia itu diperoleh. Sangat 
mungkin bahan kimia yang semula hanya bahan dasar itu telah diolah menjadi 
bom,'' ungkap Kepala Divisi Hubungan Ma-syarakat Mabes Polri Irjen Sis-no 
Adiwinoto seperti dilansir sinarharapan.co.id, Rabu (04/04) malam.


Terkait dengan penyelidikan itu, Mabes Polri, Selasa (03/04) siang, memboyong 
enam anggota jaringan terorisme pimpinan Abu Dujana ke Jakarta dari Yogyakarta. 
Keenam terorisme itu adalah Sikas, Sutarjo, Sarwo Edi, Ahmad, Doni, dan Kholis. 
Mujadid alias Brekele belum bisa dibawa karena luka tembak di kaki kirinya yang 
kadang masih mengeluarkan darah. Hingga pagi ini, mereka masih berada di Ruang 
Tahanan (Rutan) Markas Brimob Kepala Dua, Depok, Jawa Barat. 


Sisno mengatakan peminda-han tahanan keenam teroris ini ke Jakarta untuk 
memper-mudah pemeriksaan dan mengungkap jaringan Abu Dujana.


"Hampir semua tersangka terorisme yang ditangkap ini diketahui pandai merakit 
bom dan senjata api. Mereka kemudian mencoba hasil rakitan bahan peledak dan 
senjata api rakitan itu di sejumlah lokasi latihan mereka seperti di Gunung 
Sumbing, Gunung Muria, Pela-buhan Ratu, dan Laut Jawa," ungkapnya.(sh

Kirim email ke