Refleksi: TKW juga kaum perempuan?

http://www.suarapembaruan.com/News/2007/04/05/index.html

SUARA PEMBARUAN DAILY 
Megawati Soekarnoputri: Hormatilah Kaum Perempuan
 


[TOKYO] Mantan Presiden Megawati Soekarnoputri menyatakan, perempuan memiliki 
peran yang sangat esensial dalam pembangunan. ''Tidak pembangunan tanpa 
perempuan dan tanpa perempuan, tidak akan terjadi transfer pengetahuan dan 
pembelajaran kebudayaan melalui pendidikan,'' mata Megawati ketika tampil 
berbicara di forum Federation of Asia-Pasific Women's Association yang 
berlangsung di Tokyo, Jepang, Rabu (4/4). 

Seperti disampaikan Ari Junaedi, Staf Khusus Bidang Pers & Media Mantan 
Presiden Megawati Soekarnoputri, kehadiran Megawati di Federation of 
Asia-Pasific Women's Association ini merupakan kali kedua dalam pekan pertama 
Bulan April ini sebagai pembicara. Sebelumnya peraih penghargaan Children 
Champion Award dari Amerika Serikat ini juga diminta menjadi pembicara di 
Pertemuan Antarpemimpin Senior Asia di Fukuoka, Jepang, dari tanggal 31 Maret - 
2 April 2007. 

Putri tertua mendiang Bung Karno itu menegaskan, melalui perempuan, generasi 
baru terus menerus hadir memperjuangkan pembangunan yang dilandasi nilai-nilai 
etika dan moral. Megawati juga menyatakan, perempuan dengan penuh kasih sayang 
mengajarkan pula pesan untuk merawat bumi agar terus lestari menjadi tempat 
yang nyaman untuk didiami umat manusia. 

Selain tampil dalam forum federasi asosiasi perempuan Asia Pasifik, Megawati 
juga dijamu khusus oleh Keluarga Kekaisaran Jepang selama berada di Tokyo. 
Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) itu, juga mengadakan 
pembicaraan dengan kalangan senior Liberal Democratic Party (LDP), partai yang 
berkuasa di Jepang. Dalam pertemuan tersebut, Sekjen LDD, Kanigawa meminta 
antara LDP dengan PDI-P menjalin kerja sama yang erat terutama pertukaran 
pengalaman dalam membangun sistem pemerintahan yang baik. 

"Kunjungan Megawati ke Jepang kali ini mengingatkan perjalanan sejarah Presiden 
Bung Karno bersama putrinya, Megawati di tahun 1963 silam. Apalagi hubungan 
kedua negara yang dirintis Bung Karno tersebut berjalan cukup harmonis," ujar 
Kanagawa. Dalam kesempatan itu, Megawati mengundang pula jajaran fungsionaris 
LDP untuk berkunjung ke Indonesia sehingga kerja sama PDI-P dengan LDP lebih 
dimatangkan. [PR/M-15] 


Last modified: 4/4/07 

Attachment: 05megawa.gif
Description: GIF image

Kirim email ke