Yang jelas, dengan melanjutkan pertanyaan level anak kecil di milis ini, artinya Pak Jati malas baca, malas cari pengetahuan yang mudah didapat secara mandiri. Lebih serius lagi: Tidak nampak terlihat mencoba memahami orang lain dengan pendekatan positif (dan sikap2 spt. ini yg bikin ambruk Indonesia yg pluralistik).
Kalau saya sih malu mengajukan pertanyaan level anak kecil di ruang kelas orang dewasa. I. --- In [email protected], "Jati Utomo Dwi Hatmoko" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Saya jadi ingat ada sebuah pertanyaan seorang anak kecil kepada ayahnya, > "Pak, katanya Tuhan kan pencipta alam semesta dan seisinya, lha kok bisa > mati?". > Barangkali Mang Ucup punya penjelasannya?
