Pesta Pencuri
Teater Bengkel Muda Surabaya
Rabu, 11 April 2007 --- Pukul 19.30
di Komunitas Celah-celah Langit (CCL)
Jl. Setiabudi 8/ 169 A Ledeng - Bandung
Staf Produksi
Penasehat : Farid Syamlan (Ketua Bengkel Muda Surabaya ),
Amang Mawardi,
Sabrot D. Malioboro
Pimpinan Produksi : Hanif Nashrullah
Sekretaris : Sesilia Menuk Wijayanti
Bendahara : Dedi Supriadi (Obeng)
Staf Sutradara
Penulis Naskah : Jean Anouilh
Penerjamah : Asrul Sani (Pustaka Jaya, 1986)
Sutradara : Zainuri
Supervisi : Amir Kiah
Asisten Sutradara : Dedi Supriadi (Obeng)
Pemain : Saiful Hadjar
Dedi Supriadi (Obeng)
Saiful Arif (Ipung)
Mastohir
Taufik Sholekhuddin Sofjan
Samsul Arifin
Rizki Putri Maharani (Kiki)
Ida Ayu Kade Ari Trisnawati (Gek)
Sesilia Menuk Wijayanti
Marjangkung (Amar)
Artistik : Saiful Hadjar
Musik : F. Ivan K Cello
Pembantu Umum : Jhon Pai
Pengantar
Pesta Pencuri diambil dari naskah asli berjudul Le Bal des Voleurs (1938),
karya seorang Play Wright asal Prancis, Jean Anouilh. Diterjamahkan ke dalam
Bahasa Inggris oleh Lucienne Hill menjadi Thieves Carnival (1952). Adapun
Pesta Pencuri adalah terjemahan Bahasa Indonesia oleh Asrul Sani (1986).
Naskah ini memang bercerita tentang pencuri. Harian Sinar Harapan edisi 22
Maret 2002 pernah menulis: Jean Anouilh seakan tahu dramanya ini bakal terjadi
di suatu tempat di Asia Tenggara.
Terus terang kita tidak berani bilang drama lucu ini juga terjadi di negeri
sendiri. Masalahnya ilmu kontra permalingan yang ada belum mampu menganalisis
kasus-kasus permalingan di Indonesia. Di sini, soal yang satu ini terlalu
sulit, rumit dan sekaligus teramat menggelikan, demikian tulis koran sore itu.
Sutradara Bengkel Muda Surabaya, Zainuri, sengaja ingin kembali mengangkat
naskah drama ini untuk dipentaskan di sejumlah kota karena banyak pelajaran
yang bisa dipetik darinya.
Sinopsis
Tiga pencuri jalanan Bonong, Cacing, dan Cengik mencoba menghadiri
undangan Pesta Para Pencuri di rumah dedengkot pencuri, Keluarga Ayu Selintas
dan Lowo Kumolo. Ketiganya bermaksud menguras harta keluarga kaya ini.
Namun ternyata di rumah tersebut sudah banyak tamu yang mempunyai tujuan sama
dengan ketiga pencuri jalanan ini. Di pesta ini semua tamu mempertunjukkan
kelihaian mencuri. Tentu sasarannya adalah harta sang tuan rumah.
Tapi tuan rumah lebih pandai membaca gelagat para tamunya. Justru di balik
Pesta Pencuri ini, ternyata Ayu Selintas mengendalikan aturan main dari semua
yang ada dibenak tamunya. Para tamu dijadikan korban kemuslihatan dari kekayaan
yang diumpankannya.
Mereka ada yang ditangkap polisi, sementara yang lain melarikan diri hanya
dengan membawa barang perhiasan curian yang tidak seberapa harganya. Dari
sinilah keluarga Ayu Selintas terselamatkan dari incaran polisi.
Penulis dan Sutradara
Jean Anouilh
Lahir di Bordeaux, 23 Juni 1910
Namanya populer sejak era Perang Dunia II. Selain menulis drama dia juga
dikenal sebagai penulis film dan sutradara. Bakat menulisnya telah tampak sejak
usia 9 tahun. Di usia itu dia telah mengadaptasi naskah drama karya Edmond
Rostand.
Namun dia pertama kali memainkan drama secara penuh pada usia 16 tahun. Sejak
itu pula dia menyatakan ketertarikannya di bidang kepenulisan. Dia pun
meninggalkan bangku kuliahnya di Fakultas Hukum, Sorbonne, Paris, dan memilih
bekerja sebagai Copy Writer di sebuah perusahaan advertising.
Bersamaan dengan itu, demi meningkatkan penghasilannya, dia juga bekerja
sebagai penyusun materi film untuk dipublikasikan. Adapun karirnya sebagai
penulis diawali dari sebuah industri film. Yaitu ketika dia menjadi sekretaris
di sebuah perusahaan film Comédie des Champs-Élysées (1931).
Dari sinilah dia mengawali menulis naskah yang sesungguhnya. LHermine (1932)
adalah karya naskah drama pertamanya. Sejak itu, kemudian, hingga akhir
hayatnya, dia telah menghasilkan sedikitnya 54 naskah drama.
Karya-karyanya yang populer meliputi Le Voyageur sans Baggage (1938),
Antigone (1946) dan Becket (1959). Karya-karyanya terbilang berbeda satu sama
lain. Sebagian besar berisikan kontras antara fantasi dan realitas. Tapi banyak
juga yang klasik. Beberapa lainnya merupakan adaptasi dari naskah Yunani Kuno.
Serta sisanya berupa eksplorasi tentang kehidupan dan cinta.
Banyak naskah-naskah dramanya yang kemudian diangkat menjadi karya film.
Anouilh sendiri terhitung mulai berkolaborasi dalam film sejak 1936. Dia
mengadaptasi beberapa karyanya, seperti Pattes Blanches (1949) dan Caroline
Cherie (1954) yang kemudian disutradarainya sendiri.
Pada tahun 1970, hasil kerjanya dikenal dengan predikat Prix Mondial Cino Del
Duca. Jean Anouilh menikahi seorang aktris, Monelle Valentin, pada tahun 1929
dan menghasilkan seorang putri, Catherine, sebelum akhirnya bercerai. Dia
meninggal di Lausanne, Swiss, 3 Oktober 1987, akibat serangan jantung.
Zainuri
Lahir di Surabaya, 1 Mei 1964
Aktif di Bengkel Muda Surabaya sejak 1984. Selain berteater, dia menulis
puisi, esai dan cerita pendek yang dimuat di media massa lokal. Garapan-garapan
dramanya, di antaranya, Kaca-Kaca, Orang-Orang Berpeci dan Nyai Adipati. Judul
tersebut terakhir sempat dipentaskan untuk Temu Teater Indonesia 1993 di Solo.
Pada tahun 2004 dia menyutradarai Polisi. Selain itu, dia punya Kelompok Musik
Bledhek Sigar.
Pemain dan Pengisi Musik
Mastohir
Lahir di Surabaya, 29 September 1946
Kuliahnya di Fakultas Hukum, Universitas Airlangga (Unair) Surabaya
dibuyarkan oleh peristiwa G30S/ PKI (1964). Sejak itu dia memfokuskan diri di
bidang kesenian dengan bergabung di komintas Penggemar Seni Teater (Pensiter).
Kemudian dia terlibat di Srimulat mulai sebagai Penata Artistik, Pemain,
hingga Sutradara dan berpindah-pindah dari Surabaya, Solo, Semarang dan
Jakarta (1966 2001). Pernah menekuni seni lukis di Akademi Seni Rupa Surabaya
(1967 - 1969). Belakangan juga berperan di sejumlah sinetron.
Saiful Hadjar
Lahir di Surabaya, 30 Agustus 1959
Bergabung dengan Bengkel Muda Surabaya sejak 1978. Dia menulis puisi, bermain
teater, seni rupa instalasi dan grafis. Puisi dan artikel budayanya pernah
dimuat di berbagai media massa. Penggagas Kelompok Seni Rupa Bermain (KSRB) ini
telah menerbitkan buku Senapan Grafis (2005).
Dedi Supriadi (Obeng)
Lahir di Malang, 11 Maret 1967
Sebelum bergabung dengan Bengkel Muda Surabaya, dia pernah di Teater Idiot
Malang dan Teater Api Surabaya. Pendiri Forum Sikat Gigi dan Teater Belgombes
Malang ini pernah mengenyam bangku kuliah di Unmuh Malang. Sekarang jadi tenaga
volunteer di suatu LSM yang menangani anak-anak jalanan.
M. Syaiful Arif (Ipung)
Lahir di Surabaya, 22 Desember 1969
Sarjana Seni Rupa dari IKIP Negeri Surabaya ini aktif di Bengkel Muda
Surabaya sejak 1985. Pernah main drama dalam lakon Aduh, Bersamadi, Nyai
Adipati, Jalan Tembakau, Laboratorium Gila, Racun Tembakau dan Polisi.
Mengikuti Hibah Seni ke Malaysia, Singapura dan Thailand di tahun 2002. Sampai
sekarang dia juga aktif bermain musik bersama Kelompok Bledhek Sigar.
Taufiq Sholekhuddin Sofjan
Lahir di Surabaya, 8 September 1974
Alumnus STKW Surabaya jurusan Seni Rupa Murni ini lebih dikenal sebagai
aktifis teater. Sebelum di Bengkel Muda Surabaya dia telah bergabung dengan
Teater Alif (1989) dan Teater API Indonesia (1993). Juga pernah terlibat di
beberapa produksi Film dan Sinetron. Saat ini dia aktif membina kegiatan
ekstrakulikuler bidang seni teater di beberapa Sekolah Menengah Tingkat Atas
(SMA), baik negeri maupun swasta, di Surabaya. Dia adalah salah satu penggagas
Komunitas Teater SMA se- Surabaya dan sekitarnya (KATES).
Marjangkung (Amar)
Lahir di Bojonegoro, 15 Juli 1980
Mengawali belajar akting di LJ. Talent Agensi pada tahun 2006. Berperan dalam
film Kabut Sesaat, produksi TVRI Surabaya, 2006. Sehari-harinya bekerja
sebagai penjahit di sebuah perusahaan konveksi di Surabaya.
Samsul Arifin
Lahir di Surabaya, 1 Februari 1984
Pesta Pencuri adalah lakon perdananya. Sebelumnya dia lebih menekuni musik
biola secara otodidak. Jika malam tiba, dia punya rutinitas: membuka warung di
Pasar Keputran Surabaya .
Sesilia Menuk Wijayanti
Lahir di Surabaya, 11 Juni 1986
Mahasiswi jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Unika Widya Mandala (UWM)
Surabaya ini tergolong sebagai aktris senior di Teater Kedok, SMAN 6 Surabaya.
Dia memang alumnus situ dan sempat menyutradarai adik-adiknya di Teater Kedok
dalam Parade Teater Pelajar yang digelar oleh Dewan Kesenian Surabaya (2006).
Saat ini, di kampusnya, dia menjabat sebagai Ketua Pengurus Harian Unit
Kegiatan Mahasiswa (UKM) Bidang Kesenian. Dia ikut mendirikan Teater Bata UWM.
Rizky Putri Maharani (Kiki)
Lahir di Gresik, 14 Juni 1987
Mengenal dunia seni peran sejak aktif di Teater Cepak, SMAN 1 Gresik, dan
sempat bermain dalam lakon Dapur atas Tanah, karya Gus Roin (2004). Mahasiswi
Fakultas Hukum Universitas Airlangga (Unair) Surabaya ini kini selain
tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Peradilan (IMP) dan UKM Paduan Suara Unair
juga tercatat sebagai aktivis di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kota Surabaya.
Ida Ayu Kade Ari Trisnawati (Gek)
Lahir di Tabanan, 5 Agustus 1987
Bergabung Bengkel Muda Surabaya sejak 2006. Mahasiswi jurusan Psikologi Unika
Widya Mandala (UWM) Surabaya ini juga aktif di UKM Teater Bata. Semasa SMA dulu
dia pernah belajar ilmu beladiri Karate. Cita-citanya menjadi Penyiar Radio
baru saja kesampaian.
F. Ivan K Cello
Lahir di Surabaya, 27 Mei 1973
Dia adalah Sarjana Teknologi Perikanan. Kini tercatat sebagai mahasiswa ISI
Jogjakarta jurusan Pengkajian Musik angkatan 2004. Saat ini sedang serius
mendalami musik klasik, khususnya pada alat musik Cello, bersama Budi Ngurah.
Tergabung pula di POP Orkestra Surabaya. Dia juga melukis secara otodidak dan
telah beberapa kali mengelar pameran. Belakangan dia ikut terlibat dalam
beberapa produksi sinetron dan film.
Bengkel Muda Surabaya
Kompleks Balai Pemuda
Jl. Gubernrus Suryo 15 Surabaya
Telp. (031) 5454120
Contact Persons:
Hanif Nashrullah, Hp. 08174802453
Zainuri, 081357473656
---------------------------------
Bored stiff? Loosen up...
Download and play hundreds of games for free on Yahoo! Games.