Uraian dogmatis Bung Christian cuma akan memancing gairah debat kusir anak-anak kecil!
Yesus memang masih hidup DALAM IMAN Kristiani, dalam iman orang2 yang percaya kepadaNya. Sebuah Iman-Pada-Kebangkitan yang memerdekakan umat dari belenggu/kungkungan hukum Taurat (menjadi manusia merdeka). Itu sebabnya umat Kristiani merayakan hidup Yesus yang (diharapkan) menjelma dalam diri masing2 umat dalam bentuk perayaan Sakramen[*] Perjamuan Kudus (Tubuh Kristus dalam bentuk roti dan anggur yang dimakan [dan diminum dalam konteks Protestan] umat tiap hari [dalam misa harian Katolik] atau tiap minggu [dalam tradisi sejumlah gereja Protestan] atau sekian kali dalam setahun [dalam tradisi sejumlah lain gereja Protestan]) sebagai peringatan akan Dia (bahwa ada Kristus dalam diri tiap2 umat, harapan idealnya ya umat mewujud-nyatakan semangat ajaran Yesus). Bila sulit mengertinya, bandingkan saja Yesus Yang Hidup itu seperti hidupnya orang tua/leluhur dalam memori kita. Petuah-petuah, ajaran-ajaran, identitas orang tua/leluhur yang akan selalu ada dalam diri keturunannya (selama tidak disangkali) Salam, Ida Khouw [*] In general, any visible sign of God's invisible presence and activity. Specifically, it is a sign through which the Church manifests and celebrates its faith and communicates the saving grace of God. In Catholic doctrine there are seven: Baptism, Confirmation, Eucharist, Penance, Marriage, Holy Order, and the Anointing of the Sick. dlibrary.acu.edu.au/research/theology/theo305/glossary.htm --- In [email protected], CHRISTIAN SARAGIH <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Kalau anak kecil dikasih jawaban orang dewasa yang berat bisa gak diterima? :) > > Yang pasti Tuhan Yesus bangkit di hari yang ketiga "PASKAH" dan Dia masih HIDUP sampai saat ini. Dia adalah Tuhan yang hidup.DAn akan datang keduakalinya mengangkat orang orang yang percaya padaNya. >
