Tabloid Nyata yang lahir dari kota Surabaya tahun ini dinobatkan sebagai 
Tabloid terbaik tahun 2007 versi Cakram mengalahkan Bola dan Nova. 


Ada komentar atau saran dari teman-teman ?? 

Salam,

Purwadi
Nyata

____________________________________

MOD:
Mungkin perlu sedikit saya tambahkan tentang keberadaan Tabloid Nyata
dari wikipedia:

Jawa Pos adalah surat kabar harian yang berpusat di Surabaya, Jawa Timur. Jawa 
Pos merupakan harian terbesar di Jawa Timur, dan merupakan salah satu harian 
dengan oplah terbesar di Indonesia. Sirkulasi Jawa Pos menyebar di seluruh Jawa 
Timur, Bali, dan sebagian Jawa Tengah dan DI Yogyakarta. Jawa Pos mengklaim 
sebagai "Harian Nasional yang Terbit dari Surabaya".

Sejarah

[sunting] Sejarah awal
Jawa Pos didirikan oleh The Chung Shen pada 1 Juli 1949. Saat itu The Chung 
Shen hanyalah pegawai bagian iklan sebuah gedung bioskop di Surabaya. Karena 
setiap hari dia harus memasang iklan bioskop di surat kabar, lama-lama dia 
tertarik bikin surat kabar. Setelah sukses dengan Jawa Pos- nya, The Chung Shen 
mendirikan pula koran berbahasa Mandarin dan Belanda. Seperti air laut, bisnis 
The Chung Shen di bidang surat kabar juga mengalami pasang surut. Akhir 1970-an 
Jawa Pos mengalami kemerosotan yang tajam. Tahun 1982, oplahnya tinggal 6800 
eksemplar. Koran-korannya yang lain sudah lebih dulu mati. Ketika usianya 
menginjak 80 tahun, The Chung Shen memutuskan untuk menjual Jawa Pos. Dia 
merasa tidak mampu lagi mengurus perusahaannya, sementara tiga orang anaknya 
lebih memilih tinggal di London.


[sunting] Kepemimpinan Dahlan Iskan
Pada tahun 1982, Eric FH Samola, waktu itu adalah Direktur Utama PT Grafiti 
Pers (penerbit majalah Tempo) mengambil alih Jawa Pos. Dengan manajemen baru, 
Eric mengangkat Dahlan Iskan, yang sebelumnya adalah Kepala Biro Tempo di 
Surabaya untuk memimpin Jawa Pos. Eric Samola kemudian meninggal dunia pada 
tahun 2000. Dahlan Iskan adalah sosok yang menjadikan Jawa Pos yang waktu itu 
hampir mati dengan oplah 6.000 eksemplar, dalam waktu 5 tahun menjadi surat 
kabar dengan oplah 300.000 eksemplar.

Lima tahun kemudian terbentuklah Jawa Pos News Network (JPNN), salah satu 
jaringan surat kabar terbesar di Indonesia, dimana memiliki lebih dari 80 surat 
kabar, tabloid, dan majalah, serta 40 jaringan percetakan di Indonesia. Pada 
tahun 1997, Jawa Pos pindah ke gedung yang baru berlantai 21, Graha Pena, salah 
satu gedung pencakar langit di Surabaya. Tahun 2002 dibangun Graha Pena di 
Jakarta. Dan, saati ini bermunculan gedung-gedung Graha Pena di hampir semua 
wilayah di Indonesia.

Tahun 2002, Jawa Pos Group membangun pabrik kertas koran yang kedua dengan 
kapasitas dua kali lebih besar dari pabrik yang pertama. Kini pabrik itu, PT 
Adiprima Sura Perinta, mampu memproduksi kertas koran 450 ton/hari. Lokasi 
pabrik ini di Kabupaten Gresik, hanya 45 menit bermobil dari Surabaya.

Setelah sukses mengembangkan media cetak di seluruh Indonesia, pada tahun 2002 
Jawa Pos Grup mendirikan stasiun televisi lokal JTV di Surabaya, yang kemudian 
diikuti Batam TV di Batam, Riau TV di Pekanbaru, FMTV di Makassar, PTV di 
Palembang, Parahiyangan TV di Bandung.

Memasuki tahun 2003, Jawa Pos Group merambah bisnis baru : Independent Power 
Plant. Proyek pertama adalah 1 x 25 MW di Kab. Gresik, yakni dekat pabrik 
kertas. Proyek yang kedua 2 x 25 MW, didirikan di Kaltim, bekerjasama dengan 
perusahaan daerah setempat.


[sunting] Seksi
Sirkulasi Jawa Pos menyebar hingga ke seluruh provinsi Jawa Timur, Bali, dan 
sebagian Jawa Tengah dan DI Yogyakarta. Jawa Pos terbit dalam beberapa edisi.


[sunting] Jawa Pos edisi Surabaya
Jawa Pos edisi Surabaya beredar di daerah Kota Surabaya dan sekitarnya 
(Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Gresik), terbit dengan tiga seksi utama:

Jawa Pos (utama), berisi berita-berita utama, politik, ekonomi/bisnis, Jawa 
Timur, nasional, internasional, dan rubrik-rubrik tematik lainnya. 
Metropolis, berisi berita Kota Surabaya dan sekitarnya (Sidoarjo dan Gresik), 
Deteksi (halaman untuk remaja, salah satunya berisi polling harian), hiburan, 
kesehatan, teknologi, dan rubrik-rubrik "ringan" lainnya serta rubrik mingguan 
Olahraga, berisi berita-berita olahraga, terutama ulasan mengenai sepak bola 
dan balap (Formula 1, MotoGP). Seksi ini juga berisi iklan baris. 
DetEksi berisi berita tentang kehidupan remaja, mulai dari otomotif, style, 
techno, hingga anime. terdiri dari 3 halaman yang disisipkan pada bagian 
Metropolis. Hingga kini detEksi Jawa Pos aktif mengadakan event seperti DetEksi 
Basketball League, Dan MAding Championship. Halaman ini kini telah menjadi 
bacaan wajib bagi remaja di Surabaya. Seksi ini semua crew-nya masih berstatus 
mahasiswa, mulai dari reporter, editor, hingga fotografer. 

[sunting] Jawa Pos edisi luar Surabaya

[sunting] Kawasan Jawa Timur dan Bali
Hal yang membedakan Jawa Pos edisi Surabaya dan luar Surabaya adalah seksi 
"Metropolis" diganti dengan seksi yang lebih regional, dengan sebutan "Radar". 
Seksi "Radar" berisi berita-berita lokal yang lebih banyak. Rubrik-rubrik 
Metropolis (seperti di Jawa Pos edisi Surabaya) sebagian masih dipertahankan. 
Seksi Jawa Pos utama dan Seksi Olahraga sama persis dengan edisi Surabaya.

Saat ini Jawa Pos memiliki 15 "Radar", yang masing-masing memiliki redaksi 
sendiri di kotanya yakni:

Radar Banyuwangi (Banyuwangi), beredar di Banyuwangi dan Situbondo. 
Radar Jember (Jember), beredar di Jember dan Lumajang. 
Radar Bromo (Kota Pasuruan), beredar di Pasuruan dan Probolinggo. 
Radar Malang (Kota Malang), beredar di Malang dan Batu. 
Radar Mojokerto (Kota Mojokerto), beredar di Mojokerto dan Jombang. 
Radar Kediri (Kota Kediri), beredar di Kediri dan Nganjuk. 
Radar Tulungagung (Tulungagung), beredar di Tulungagung, Trenggalek, dan 
Blitar. 
Radar Bojonegoro (Bojonegoro), beredar di Bojonegoro, Tuban, Lamongan, dan 
Blora. 
Radar Madiun (Kota Madiun), beredar di Madiun, Ngawi, Magetan, Ponorogo, dan 
Pacitan. 
Radar Madura (Bangkalan), beredar di Pulau Madura. 
Radar Bali (Bali), beredar di Denpasar, Bali. 
Redaksi "Radar"-"Radar" ini berada di sejumlah kota. Isi berita "Radar" 
bersifat lokal, dan memuat iklan yang juga bersifat lokal, serta seksi Olahraga 
lokal.


[sunting] Kawasan Jawa Tengah dan DIY
Jawa Pos edisi Jawa Tengah/DIY sedikit berbeda dengan edisi Jawa Timur. Meski 
berita utama (headline) dan sebagian besar isi beritanya adalah sama, Jawa Pos 
edisi Jawa Tengah/DIY berisi rubrik tambahan yang bersifat lokal (seperti 
rubrik Ekonomi Bisnis, Jawa Tengah), serta tidak termasuk iklan baris (yang 
mana hanya beredar di Jawa Timur).

Jawa Pos di Jawa Tengah dan DIY juga terdiri atas sejumlah "Radar", yakni:

Radar Semarang (Kota Semarang), beredar di Semarang, Salatiga, Demak, Kendal, 
Batang, dan Pekalongan. 
Radar Solo (Kota Surakarta), beredar di eks Karesidenan Surakarta (Surakarta, 
Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Karanganyar, Sragen, dan Wonogiri). 
Radar Kudus (Kudus), beredar di Kudus, Pati, Jepara, Grobogan, Rembang, dan 
Blora. 
Radar Jogja (Kota Yogyakarta), beredar di Provinsi DIY, Magelang, Temanggung, 
dan Wonosobo. 

[sunting] Grup Jawa Pos
Selain sisipan "Radar" yang terbit menyatu dengan Jawa Pos, Jawa Pos juga 
memiliki puluhan surat kabar di daerah, dengan bendera "Jawa Pos Grup". Seluruh 
media ini merupakan bagian dari Jawa Pos News Network, dimana beritanya dapat 
diakses oleh seluruh media Jawa Pos Grup lainnya.


[sunting] Surat Kabar

[sunting] Sumatera
Riau Pos (Pekanbaru) 
Pekanbaru Pos (Pekanbaru) 
Dumai Pos (Dumai) 
Sumut Pos (Medan) 
Metro Siantar (Siantar) 
Pos Metro Medan (Medan) 
Padang Ekspres (Padang) 
Pos Metro Padang (Padang) 
Batam Pos (Batam) 
Pos Metro Batam (Batam) 
Sumatera Ekspres (Palembang) 
Palembang Pos (Palembang) 
Radar Palembang (Palembang) 
Jambi Independent (Jambi) 
Jambi Ekspres (Jambi) 
Pos Metro Jambi (Jambi) 
Linggau Pos (Lubuk Linggau) 
Bangka Belitung Pos (Pangkalpinang) 
Rakyat Bengkulu (Bengkulu) 
Radar Lampung (Lampung) 
Rakyat Lampung (Lampung) 
Rakyat Aceh (Banda Aceh) 

[sunting] Jakarta
Indopos 
Rakyat Merdeka 
Bibir Mer 
Satelit News 
Bollywood 
Sinar Glodok 
Lampu Merah 
Guo Ji Ri Bao 
Pos Metro 

[sunting] Banten dan Jawa Barat
Harian Banten (Banten) 
Radar Bandung (Bandung) 
Radar Bogor (Bogor) 
Radar Cirebon (Cirebon) 
Radar Karawang (Karawang) 
Radar Tasik (Tasikmalaya) 

[sunting] Jawa Tengah dan DIY
Meteor (Semarang) 
Radar Tegal (Tegal) 
Radar Banyumas (Purwokerto) 

[sunting] Jawa Timur
Radar Surabaya (Surabaya) 
Malang Pos (Malang) 
Memorandum (Surabaya) 
Rek Ayo Rek (Surabaya) 

[sunting] Bali dan Nusa Tenggara
Lombok Post (Mataram) 
Timor Ekspres (Kupang) 

[sunting] Kalimantan
Pontianak Pos (Pontianak) 
Harian Equator (Pontianak) 
Kapuas Pos (Kapuas) 
Metro Pontianak (Pontianak) 
Kalteng Pos (Palangkaraya) 
Radar Banjarmasin (Banjarmasin) 
Samarinda Pos (Samarinda) 
Kaltim Post (Balikpapan) 
Post Metro Balikpapan (Balikpapan) 
Radar Tarakan (Tarakan) 
Radar Sampit (Sampit) 

[sunting] Sulawesi
Fajar (Makassar) 
Berita Kota Makassar (Makassar) 
Pare Pos (Pare Pare) 
Palopo Pos (Palopo) 
Radar Sulbar (Sulawesi Barat) 
Ujungpandang Ekspres (Makkasar) 
Kendari Pos (Kendari) 
Kendari Ekspres (Kendari) 
Radar Sulteng (Palu) 
Manado Post (Manado) 
Posko (Manado) 
Tribun Sulut (Manado) 

[sunting] Maluku
Ambon Ekspres (Maluku) 
Malut Pos (Ternate) 
Gorontalo Pos (Gorontalo) 

[sunting] Papua
Cendrawasih Pos (Jayapura) 
Radar Timika (Timika) 
Radar Sorong (Sorong) 

[sunting] Tabloid
Tabloid Nyata (Surabaya), (Jakarta); memiliki oplah nasional sebesar 450.000 
eksemplar/minggu. 
Tabloid Bunda (Surabaya) 
Tabloid Ultima (Surabaya) 
Tabloid Koki (Surabaya) 
Tabloid Ototrend (Surabaya) 
Tabloid Agrobis (Surabaya) 
Tabloid Komputek (Surabaya) 
Tabloid Gloria (Surabaya) 
Tabloid Gugat (Surabaya) 
Tabloid Nurani (Surabaya) 

[sunting] Majalah
Majalah Mentari (Surabaya) 
Majalah Liberty (Surabaya) 

[sunting] Stasiun televisi
JTV (Surabaya) 
Batam TV (Batam) 
Riau TV (Pekanbaru) 
FMTV (Makassar) 
PTV (Palembang) 
Parahiyangan TV (Bandung) 





Kirim email ke