Saya pernah kuliah di Semarang. Dosen saya mengatakan, perempuan lebih
mengandung nilai yang tinggi dibandingkan wanita. Perempuan asal katanya puan,
dari bahasa Melaya, artinya yang dihormati. Perempuan adalah manusia yang
dihormati. Dalam mitologi Sunda memang yang namanya perempuan memiliki
kedudukan tinggi, contohna Sunan Ambu, perempaun yang panguasa sekaligus
mengayomi, satu contoh lagi Nyi. Pohaci, dewi kesuburan atau di budaya Jawa
disebut Dewi Sri.
Nah, kata wanita dikiratakan (dikira-kira tapi nyata) singkatan dari wani
ditata. Artinya berani atau mau diapa-apakan, disuruh poto bugil mau, disuruh
jadi pelacur mau, dan sebagainya. Jadi, dengan demikian kata perempuan lebih
mulia dari kata wanita. Namun pergeseran makna dalam bahasa sebenarnya hal
biasa.
Tionghoa Indonesia <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Ya lebih sopan PEREMPUAN dong, karena tidak ada PEREMPUAN TUNA
SUSILA, yang ada adalah WANITA TUNA SUSILA, alias WTS yang sekarang dirobah
menjadi PSK (PEKERJA SEX KOMERSIAL), ada juga WARIA (Wanita Peria) tidak ada
pakai Perempuan, kalau Peria itu memang Lelaki bukan Perempuan Lelaki. Karena
Peria itu yang bisa bikin Ria Ria bagi seluruh Perempuan.
yuri aladdin <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Penjelasan bung Immanuel Rey
(sepertinya saya pernah bertemu Anda di salah satu forum diskusi bahasa ya ?)
itu menarik sekali mengenai beda kata "perempuan" dan "wanita". Cuma, ada yang
saya agak heran bung Immanuel, kenapa penggunaan kata "perempuan" itu kemudian
makin menurun dan orang lebih suka menggunakan "wanita" ? Biasanya,
menurunnya penggunaan kata tertentu itu karena ada trauma tertentu yang membuat
orang cenderung menggunakan kata lain yang dianggap lebih sopan, contohnya
"pelacur" sekarang menjadi "PSK", "penjara" jadi "lembaga pemasyarakatan",
"babu" jadi "PRT" dsb, dsb. Lalu untuk perempuan itu kenapa ? Walaupun
onderbouw PKI "Gerwani" (Gerakan Wanita Indonesia) katanya melakukan penyiksaan
terhadap para jenderal di tahun 1965 , kenapa kata "wanita" ini tidak mengalami
penurunan rasa ? Kita malah punya Menteri Urusan Peranan Wanita (UPW) bukan
Menteri Urusan Peranan Perempuan (UPP) ? Hehehe...Dasar wanita !
Pada tanggal 09/04/07, elok dyah messwati <[EMAIL PROTECTED]> menulis:
Wanita = wani ditata (mau diatur-atur)
hmmm?
makanya kenapa para aktivis perempuan lebih suka pakai kata perempuan...
seperti yang dipaparkan pak Immanuel di bawah ini.
----- Original Message -----
From: Immanuel Rey
To: [email protected]
Sent: Monday, April 09, 2007 2:32 PM
Subject: Re: [mediacare] Lebih Sopan Perempuan atau Wanita?
Kata PEREMPUAN dan WANITA kita gunakan bukan karena yang satu lebih sopan
daripada yang lain. PEREMPUAN adalah jenis kelamin, yakni orang (manusia) yang
mempunyai puki, dapat menstruasi, hamil, melahirkan anak, dan menyusui. WANITA
adalah perempuan yang sudah dewasa. (Lihat Kamus Besar Bahasa Indonesia - KBBI)
Kata PEREMPUAN dapat digunakan untuk segala usia (perempuan kecil, perempuan
dewasa atau perempuan tua) tetapi kita tidak lazim menyebutkan bayi yang baru
lahir itu adalah WANITA.
Kata PEREMPUAN pada masa kini sudah jarang digunakan atau bahkan tidak lagi
digunakan orang karena menganggap kata lama yang sudah usang. Mungkin karena
itu orang cenderung menganggap PEREMPUAN itu tidak sopan. Karena itu jika orang
sedang mengumpat sering terucap "Dasar perempuan, lu!", tetapi kita belum
pernah mendengar orang berkata "WANITA, lu!.
Sesungguhnya, PEREMPUAN itu memberi kesan yang lebih mulia daripada WANITA.
Kata itu berasal dari kata dasar "empu" yakni gelar kehormatan yang berarti
"TUAN". Jika kita mengatakan "mengempu" berarti kita sedang memuliakan atau
menghormati seseorang.
Dalam kesusastraan Melayu Klasik kita mengenal kata EMPUAN yang juga berarti
"perempuan" yakni sebuatan bagi istri raja.
Mungkin dari situlah muncul kata PEREMPUAN yang lebih kurang berarti "orang
yang dimuliakan atau yang dihormati".
IUR
Lady Asther <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Dear all ...
Aku mohon info dunks ...
Kabarnya, penyebutkan kata PEREMPUAN lebih sopan daripada WANITA benarkah ???
Thx yaa
GBU
lady asther
081384555527
---------------------------------
Sucker-punch spam with award-winning protection.
Try the free Yahoo! Mail Beta.
---------------------------------
Now that's room service! Choose from over 150,000 hotels
in 45,000 destinations on Yahoo! Travel to find your fit.
MARI KITA BERSATU PADU
UNTUK MEMBANGUN BANGSA DAN NEGARA
KESATUAN REPUBLIK INDONESIA
---------------------------------
No need to miss a message. Get email on-the-go
with Yahoo! Mail for Mobile. Get started.
---------------------------------
Finding fabulous fares is fun.
Let Yahoo! FareChase search your favorite travel sites to find flight and hotel
bargains.