Mas Maspri ,

Sayang saya nggak bisa menyaksikan tayangan SCTV itu,
namun saya bisa mengingat kembali tayangan SCTV dulu
soal bagaimana Alm Wahyu Hidayat di karate di habisi 
secara pengecut oleh senior2nya [ karena alm sama sekali
nggak bisa melawan kan ?] 

Namun saya kurang setuju kalau IPDN di bubarkan atau
7 Gubernur kemudian nggak mau ngirim calon2 prajanya
untuk mendapat pendidikan di IPDN Jatinagor itu.

Menurut pendapat saya yg benar adalah P SBY dan aparat nya
bisa sungguh2membenahi intitusi itu hingga lembaga pendidikan
calon pemimpin [ pamong praja ] di negara ini bisa benar2 
diandalkan.
Membubarkan IPDN atau menyabot IPDN kiranya sama dengan
membankar lumbung padi karena banyak tikusnya...

Budaya kita sudah terlalu lama cari penyelesaian yg instan 
tapi ga mikir panjang karena pintar nya cari alibi dan nggak 
bisa perform akan usaha kerjanya memimpin negara ini...

Salam , martin - amsterdam



----- Original Message ----
From: suprijodio <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED]
Sent: Thursday, April 12, 2007 5:18:57 AM
Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] IPDN : Terharu dgn 7 Gubernur

Kalau anda menonton liputan SCTV tadi malam tentang masalah dalam 
Pola Pendidikan IPDN, pasti akan ngeri, mual dan geregetan.

Saya sangat terharu dengan statement 7 Gubernur yg akan MENYETOP 
pengiriman calon praja ke IPDN.

Kalau saya jadi GUBERNUR, ibaratnya saya adalah ORANG TUA dari para 
PRAJA yang saya kirim ke IPDN. Maka saya akan begitu TERPUKUL dan 
TERSINGGUNG jika 'anak' saya DISAKITI oleh pihak (sistem) SEKOLAH. 
Saya memang akan MARAH dan memutuskan untuk NGGAK USAH kirim anak 
lagi ke sana! Apalagi koq tiba2 anak saya dipulangkan oleh sekolah 
dalam bentuk MAYAT ...

Saya mendukung pak FADEL MOHAMMAD (Gub Gorontalo) dkk yg segera 
mengambil sikap tegas tersebut.

Gubernur Kalbar juga berniat bekerjasama dgn Universitas Negeri 
setempat mendirikan FAKULTAS ILMU PEMERINTAHAN, jadi gak usah kirim 
praja ke IPDN. Saya terharu juga.

Saya juga geregetan dengan mantan rektornya yg sewaktu menjelaskan ke 
Presiden dengan ekspresi 'cengengas-cengenge s' alias 'cengar-cengir' 
padahal dia sedang mengekspresikan sebuah BERITA DUKA CITA yg menjadi 
tgjwbnya (Presiden sendiri dlm jumpa pers berekspresi SEDIH MENDALAM 
dan tanpa senyuman atau 'cengiran' kayak mantan rektornya).

Saya sependapat dengan bung Ryas Rasyid (Nara Sumber dlm acara SCTV 
tersebut), bahwa SELURUH SISTEM dan PENGAJARNYA harus DIGANTI. Dan 
bahwa TAK PERLU LAGI PAKE SERAGAM! Anggap mereka adalah MAHASISWA 
dewasa sebagaimana mahasiswa pada umumnya.

Saya dapat memahami pula sikap DPRD SULUT yg minta pembubaran IPDN 
(Kompas hari ini). Itulah reaksi seorang 'ayah' yang anaknya PULANG 
NAMA karena keteledoran SEKOLAH!

MAspri





       
____________________________________________________________________________________
Finding fabulous fares is fun.  
Let Yahoo! FareChase search your favorite travel sites to find flight and hotel 
bargains.
http://farechase.yahoo.com/promo-generic-14795097

Kirim email ke