Batu terjal di sepanjang perkebunan teh tidak mudah untuk ditundukan. Hanya 
orang yang punya nyali cukup brenai mengarungi jalan menuju Cikoneng. Dan Mang 
Ujang, satu diantaranya pengendara motor yang cukup berani. Setiap hari Ujang 
bulak balik dari jalan raya Puncak sampai setiap kampung ke arah dalam. Rawa 
Gede, Cibelalu dan sudah barang tentu Cikoneng. Bapak yang satu ini selain 
santun, juga bersahaja dalam penampilannya. Sehari-hari, selain memupuk dan 
memetik dauna teh, mang Ujang juga nyambi ngojek.
Pekerjaan ngojek mang Ujang telah menghantarkan kami mengenal daerah-daerah di 
perkebunan teh. Boleh dibilang, mang Ujang adalah orang pertama yang menjadi 
penunjuk jalan. Dia, selain terlalu baik, juga penuh kesabaran melayani segala 
kebutuhan dan membuka jaringan dengan warga di tiga desa itu. Kami sangat 
beruntung mengenalnya. Lelaki santun dan bersahaja ini adalah sahabat kami 
untuk belajar lingkungan perkebunan teh.
Kalau temen-temen berniat minta dihantarakan melihat SD Cikoneng, cari saja 
mang Ujang, dia dengan senang hati akan menghantarkan anda untuk mengarahkan ke 
perkampungan 
   
  Selengkapnya di www.sdncikoneng.blogspot.com

       
---------------------------------
Ahhh...imagining that irresistible "new car" smell?
 Check outnew cars at Yahoo! Autos.

Kirim email ke