18/04/2007 14:14 WIB Israel di IPU Bali 

Abdillah: Kita Tak Punya Pilihan 

Nograhany Widhi K - detikcom

 

Jakarta - Polemik yang menentang kedatangan Israel ke Indonesia dalam rangka
International Parliamentary Union (IPU) yang akan diadakan di Nusa Dua,
Bali, pada tanggal 29 April hingga 4 Mei 2007 semakin gencar. Indonesia
sebagai tuan rumah mau tidak mau akan menerima kedatangan Israel, karena tak
punya pilihan.

 

"Kita tak punya pilihan, karena yang mengundang IPU bukan pemerintah
Indonesia," kata anggota Executive Comittee IPU dari Inonesia yang mewakili
kawasan Asia Pasifik, Abdillah Thoha, ketika dihubungi detikcom, Selasa
(17/4/2007) malam.

 

Indonesia, menurutnya, hanya dipinjam tempatnya saja. Selain hal tersebut
merupakan konsekuensi dari tuan rumah, Indonesia juga merupakan anggota IPU
yang harus patuh pada IPU yang punya gawe. Jika resistensi itu semakin
massif, Thoha menawarkan kepada rakyat untuk keluar saja dari keanggotaan
IPU.

 

"Tanyakan kepada rakyat, apakah mau keluar dari IPU. Masak hanya gara-gara 1
negara anggota saja, merugikan 147 negara anggota yang lain," ujarnya.

 

Sikap pemerintah, menurutnya, harus tetap seperti sekarang ini, tidak
membuka hubungan diplomatik dengan Israel.

 

Israel, menurut anggota Komisi I DPR-RI ini, belum menyatakan konfirmasi
kedatangannya pada acara IPU tersebut.

 

"Tahun 2000 IPU juga diadakan di Indonesia, tapi Israel yang diundang tidak
datang," pungkasnya.(nwk/nrl)

 

Source :
http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/04/tgl/18/tim
e/141454/idnews/769194/idkanal/10

 

 

Kirim email ke