BANDUNG, (PR).-
Puluhan anggota Bandung Ma’siat Watch (BMW) dan Pemuda Pancasila Kota Bandung 
mendatangi dr. Teddy Hidayat, Sp.K.J. di kantornya di Rumah Sakit Hasan Sadikin 
(RSHS) Bandung. Mereka datang ke RSHS setelah mengikuti operasi penutupan 
Saritem, Rabu (18/4) , dan diterima dr. Teddy sekitar pukul 12.30 WIB. Anggota 
ormas itu keberatan dengan pernyataan Teddy yang dimuat ”PR” bahwa penutupan 
Saritem hanya upaya mencari popularitas.
  http://www.pikiran-rakyat.co.id/cetak/2007/042007/19/0207.htm
   
  Berita sebelumnya, Teddy sebagai seorang dokter merasa khawatir, dengan 
ditutupnya Saritem, maka penyebaran HIV/AIDS akan semakin tidak terkontrol. Ada 
450-500 PSK yang beroperasi di Saritem.
  Dalam pertemuan anggota PP membacakan kalimat perkalimat yang diucapkan dr. 
Teddy yang tercantum di PR. Setiap satu kalimat, mereka menanyakan "Apa betul 
anda menyatakan itu?" Teddy mengiyakan setiap kalimat tersebut. Maksudnya, jika 
kalimat itu tidak benar, maka PP akan menyalahkan Pikiran Rakyat. Dan dalam 
pertemuan itu, PP mencari-cari wartawan PR.
  PP adalah pendukung Wali Kota, khususnya menghadapi pilkada tahun depan. 
Dalam pertemuan itu, Ketua PP Kota Bandung Adi Mulyadi mengatakan, Teddy telah 
melukai orang yang dia (Adi,red) cintai (maksudnya walikota Dada Rosada). Dan, 
kata Adi, dia membela orang yang dicintainya.
  Sebetulnya, dr. Teddy juga mengirim artikel tentang penutupan Saritem, isinya 
penjelasan lebih luas dari wawancara PR sebelumnya. Namun sore hari (Rabu), dr. 
Teddy meminta agar artikel itu dibatalkan.
   
  Salam 
  Budhiana
  Pikiran Rakyat
  Bandung.

       
---------------------------------
Ahhh...imagining that irresistible "new car" smell?
 Check outnew cars at Yahoo! Autos.

Kirim email ke