PLESIRAN TEMPO DOELOE ke Lapangan Monas
Kumpul di tengah-tengahnya halaman Monas yah!
Minggu 29 April 2007 jam 07.30 pagi lho
Rp. 30 ribu/orang, sudah termasuk: 
(Diceritain oleh Pak Alwi Shahab)
(Tiket Masuk ke Puncak Monas) 
(Naek Delman Koeliling Monas)
(Liet Foto-Foto Monas Jadul)
(Roti Buaya dan Aer Minoem)
(Nonton Film Tempo Doeloe)
(Beda Delman dengan Sado)
(oh iya bayarnya ditransfer aja yah, biar nantinya bisa
nyiapin kudanya, jadinya kudanya di-booking gitu lho..)
ditransfernya ke Rekening BCA 2371425693 cabang Pondok Indah, 
atas nama ADE HARDIKA PURNAMA dikonfirmasikan via sms ke no: 
0818 94 96 82, atau via email atau di fax ke no: (021) 769 62 73 
(nomer urut akan diberikan setelah mendaftar ke [EMAIL PROTECTED])
(nah, jadinya kirim email dulu ya, entar dibales kok, jangan langsung
transfer yah, ntar kitanya bingung karena mendapatkan uang kaget)
(oh iya anak ketjil, orang moeda dan toea, bayarnya sama yah, okeh)
(semua di-reken dengan satoe prijs/price iatoelah: Rp.30.000 per org)


(tolong diperhatikan: Selasa dan Rabu, saya ada tugas kenegaraan 
(negara batmus hehehe) silahkan kirim email aja ke email yang biasa
[EMAIL PROTECTED] tetapi maap kalo gak langsung terbalas, entar hari
Kamisnya deh baru dibales-balesin emailnya, tapi siang-siangan yah, 
dan saya juga mungkin nantinya kagak tersentuh internet sama sekali, 
kagak bisa ngangkat telefoon, ntar sms-smsan aja deh, gimana? okeh?
tapi tenang aja, semua pendaftar akan dicatat kok di Kamis siang itu :)

Ke Lapangan Monas ini gampang banget, kalo naek Busway, turun aja 
di Halte Monumen Nasional, itu tuh di seberangnya Museum Nasional,(atau lebih 
sering disebut sebagai Museum Gajah) trus lanjutin jalan 
kaki ke dalem halaman Monas, ntar ketemuannya pas di tengahnya
Lapangan Monas yah, di deket Tugu Monas, di bagian utara, deket
Patung Pangeran Diponegoro yang lagi naek kuda, pokoknya deket
pintu masuk ke cawan dan puncak Monas deh, trus..trus..trus kalo
mau parkir mobil bisa kok, di bagian selatan yah, masuknya dari situ
Jl. Medan Merdeka Selatan, seberangnya Kantor Berita Antara, dsk.
(oh iya ada parkiran khusus untuk mobil/motor di bagian selatan ya)

--------------------------------------------------------------------------------



"Saoedara-saoedara menteri dengarken kepoetoesan saia. Saia aken pergi ke 
Lapangan Ikada oentoek menentramkan rakjat jang soedah berdjam-djam menoenggoe. 
Saia tida aken memaksa saoedara-saoedara oentoek ikoet saia. Siapa jang maoe 
tinggal di roemah boleh, terserah kepada saoedara masing-masing.." 

Maka berakhirlah rapat kabinet tanggal 19 September 1945, koerang lebihnja djam 
poekoel setengah 5 sore. Presiden Soekarno laloe menoedjoe Lapangan Ikada. 
Rakjat soeda berkoempoel dengen djoemblah jang banjak sekali, beradepan dengen 
tentara Nippon jang bawa sendjata kompleet. Samentara itoe, bendera 
Merah-Poetih berkibar di mana-mana. Seboeah spandoek raksasa bertoelis "Kalaoe 
ada orang bertanja, "Berapa djoemblahmoe" maka djawablah: "Kami Satoe"!" 

Ingin taoe kelandjoetannja?! Sahabat Museum dengen bangga hati presenteren:
PLESIRAN TEMPO DOELOE: 
Lapangan IKADA
minggoe tanggal 29 boelan April tahoen 2007 
dari pagi ampe siangan yah, yah...

Ach.. soenggoe heroik boekan kisah jang terdjadi di Lapangan Ikada baroesan. 
Jaaa, itoe soewatoe peristiwa jang soenggoe bener-bener terdjadi. Ini kali kita 
orang bakal koendjoengin lagi itoe lapangan bersedjarah jang tempatnya precies 
di tenga-tenganja kota Djakarta. 

Djaoe sabelonnja ini tana lapang orang seboet sabagi Lapangan IKADA, ini tana 
diseboet orang Olanda dengen nama Buffelsveld (Lapangan Kerbau). Di kemoedian 
hari ini tana lapang sempet peonjai nama Koningsplein (Lapangan Radja). Boekan, 
boekan karena Band Radja perna maen moesik di ini tempat.. hihihi :p tapi kerna 
ini tempat dipakei para soldadoe Olanda boewat latihan militair. Masa' soldadoe 
Olanda jang gagah maennja di Lapangan Kerbau? Tentoenja ada koerang enak 
djikaloe sampei kadengeran para penggede di Europa sana.. 

Koningsplein ini loemajan djoega loewasnja. Ada station kereta api di sabelah 
timoernja, ada tempat patjoean balap koeda dan ada djoega lapangan tempat orang 
bisa maen voetbal (football). Nach, lapangan jang pernahnja di podjokan timoer 
ini jang di djaman kamerdekaan diseboet lapangan IKADA, ataoe nama pendek dari: 
Ikatan Atletik Djakarta.

Itoe hari, precies di tenganja Koningsplein, berdiri Toegoe Monas jang megah 
trada bandingannja saantero Djakarta. Toegoe Monas moelai diberdiriken sedari 
tahon 1961 dan diresmiken pada tahon 1964 oleh Presiden Soekarno. Kitaorang 
dapet kasempetan istimewa boewat masoep dan naek ka poentjaknja Monas 
sabelonnja orang-orang pada ramei berdatengan. Di poentjak Monas, kitaorang 
bisa liat kaendahannja kota Djakarta di pagi hari. Polutie belon sabrapa bikin 
kotor tjoeatja.. pandangan misih loewas ka semoea pendjoeroe.. 

Poeas liat-liat Djakarta, kita pindah ka bagian bawah Toegoe Monas. Kitaorang 
nanti aken siapken lajar tanjep jang tjoekoep lebar boewat poeterken kisah 
diberdirikennja ini Toegoe Monas. Toewan dan Njonjah bisa liat bagimana 
woedjoed Monas waktoe misih ketjil.. hihihitrus djoega aken dipoeterin sekilas 
film tentang apa bedanja sih antara Delman sama Sado? 

Kitaorang nantinja aken ditjeritaken riwajatnja oleh Pak Alwi Shahab, beliau 
adalah saorang jang tjakap pangatahoeannja perkara riwajatnja bilangan Lapangan 
IKADA di djeman doeloe kerna beliau djoega alamken sendiri soeasana kota 
Djakarta pada itoe tempo, dan nantinja beliau aken kasi tahoe dimana letaknja 
Kantoor Politie (Polisi) Hoofd Bureau (Kantor Pusat) sebelonnja dikasi pindah 
ke Komdak di tahon 1960an, trus djoega Fromberg Park, Deca Park, ada djoega 
bioscoop boeat orang-orang Belanda tempat marika menonton film-film Amerika, 
kantoor telefoon, tempat orang-orang India maen hockey, lapangan sepakbola jang 
dipake
oleh atlet-atlet dalem bertanding pada PON ke-2 (wah inget PON, inget jaman SD 
doeloe, ketika Api Pon diarak keliling kota, kita pada disuruh berdiri berjejer 
di pinggir jalan sambil meneriakkan: "Api PON.. Api PON... pada masih inget gak 
hihihi) Pekan Olahraga Nasional.

Oh iya misih banjak tjerita jang aken ditoetoerken oleh Pak Alwi Shahab 
nantinja, djoega perihal Pasar Gambir dan Jakarta Fair, jang kamoedian hari 
dipindahken ke Kemajoran... addduh mak jauh banget! trus kata Pak Alwi lagi, di 
Lapangan IKADA ini, doeloenja ada nite club, jang bernama Nirwana, waaah dimana 
yah letak preciesnja hihihi dugem jadul.

Soepaja atjara koendjoengin ini Monas djadi kompleet, kitaorang djoega aken 
dengerken rekaman soewara aseli Seokarno jang batjai itoe Teks Proklamatie 
kamerdikaan Indonesia. Ach, soenggoe chidmat dan bikin djantoeng berdebar 
rasanja.. Oh iya katanya Proklamasi emerdekaan tadinya mau dikumandangkan di 
Lapangan IKADA ini tetapi karena keadaan pada masa itu masih kacau-balau, maka 
akhirnya diproklamasikan di depan rumah si Bung Karno yang di Jl. Pegangsaan 
Timur no.56, ntar tanyain aja Pak Alwi tentang cerita ini :)

So, toenggoe apalagi ?!! Lekas, Sigra daftarken diri toean dan njonjah sekalian 
sekarang djoega ke email: [EMAIL PROTECTED]  atawa hoeboengi telefoon-tangan di 
nummer: 0818 94 96 82 (no. urut peserta akan diberikan setelah mendaftar, 
sehingga nantinya transfer uang sesuai dengan nomer urut) dapat ditransfer 
setelah mendaftar, doeit bisa ditransfer ke Bank BCA: 2371425693 BCA cab Pondok 
Indah atas nama ADE HARDIKA PURNAMA toeloeng dikonfirmasikan via email atawa 
sms ke 0818 94 96 82 atau difax ke (021) 7696273 setelah transfer berhasil 
dilakukan. (doeit jang soeda ditransfer tida dapet dikembalikan, 
tetapi bisa dioper kepada orang laen/teman, nah yuk yak yuk pada ikutan yuk..)

tjara membajarnja/transfer, misalnja: Onky Alexander ada di nomer urut 18, maka 
Mas Boy (ckckckck masih aja deh Mas Boy) tuh transfernja = Rp.30.018 (kalo di 
mesin ATM ketiknya Rp.30018 <<<<< angka 18 di belakang mengacu ke no.urut) 
djadi bajarnja boekan Rp.30.000 sadja, tetapi ditambah Rp.18 sebagi nomer urut. 
oh iya kalo soeda mentransfer dan soeda pake no.urut, tak usah di fax lagi ke 
(021) 7696273, karena udah keliatan kok di klik.bca, tapi kalo transfernja gak 
pake no.urut, mungkin kelupaan nambahin nomer urutnya, maka WAJIB kasih kirim 
itu bukti transfer ke fax (021) 7696273, nah tinggal pilih yg mana deh :)

djikalaoe nanti pada tempohnja hoedjan ada toeroen, kitaorang aken moelain ini 
plesiran sasoedanja itoe hoedjan brenti. zo, plesiran tetep dilaksanaken :)

Memoedjiken dengen hormat,
Ade Purnama (Adep)
SAHABAT MUSEUM
[EMAIL PROTECTED]
0818 94 96 82



--------------------------------------------------------------------------------

(teks oleh: Irvan Kartawiria dan Ade Purnama)

Plesiran Tempo Doeloe: Lapangan IKADA
minggoe tanggal 29 boelan april tahon 2007
07:30 - 08.00       Pendaftaran Ulang di tengah Monas                     
08:00 - 09:00       Naek ke atas sampe Poentjak Monas

09:00 - 10.00       masuk ke Museum Sejarah Nasional

09:00 - 09:10       Riwajatnja Deelman dan Sado

09:10 - 09:30       Riwajatnja Lapangan IKADA

09:30 - 10:00       Koeliling Lihat Diorama di museum

10:00 - 10:15       Naek ke atas Ruang Kemerdekaan
10.15 - 10:30       Pembacaan Teks Proklamasi 

10:30 - 11:30       Naek Deelman Koeliling Monas. 
 

Kirim email ke