22/04/2007 14:00 WIB

 

PKS Desak Pemerintah Cabut Visa Delegasi Israel

Rafiqa Qurrata A - detikcom

 

Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mendesak pemerintah segera
membatalkan visa masuk bagi para delegasi parlemen Israel yang akan
menghadiri sidang IPU di Bali.

 

Jika tidak, PKS mengancam akan mengerahkan kadernya di seluruh Indonesia
untuk melakukan aksi turun ke jalan.

 

"Belum terlambat bagi pemerintah untuk menolak kehadiran Israel. Visa masuk
mereka dicabut saja," pinta mantan Presiden PKS Hidayat Nurwahid di acara
puncak perayaan Milad ke-9 PKS di Lapangan Mesjid Al Azhar, Jl
Sisingamangaraja, Jakarta Selatan, Minggu (22/4/2007).

 

Ketua MPR itu mengungkapkan, saat ini kesempatan emas terakhir bagi
pemerintah untuk memperbaiki citranya yang buruk di kalangan umat Islam.

 

Sebab, selama ini pemerintah Indonesia dianggap sering menyakiti perasaan
kaum muslim dengan menerima kedatangan Bush dan mendukung resolusi Dewan
Keamanan PBB terkait nuklir Iran.

 

"Indonesia harus memiliki sikap dan kewibawaannya di hadapan masyarakat
internasional," cetus Hidayat.

 

Sementara Presiden PKS Tifatul Sembiring memastikan, jika anggota parlemen
Israel hadir dalam sidang organisasi parlemen sedunia (Inter Parliamentary
Union/IPU) di Bali pada 29 April mendatang, anggota DPR RI dari fraksi PKS
tidak akan menghadiri konferensi itu.

 

"Kita larang anggota DPR dari PKS untuk menghadiri sidang yang mengundang
Israel itu," jelas Tifatul.

 

"Warga PKS dari seluruh wilayah bukan hanya dari Jakarta. Akan turun ke
jalan untuk menentang kedatangan delegasi parlemen Israel," pungkas Tifatul.


(arn/bal)

 

Source :
http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/04/tgl/22/tim
e/140000/idnews/770861/idkanal/10

 

Kirim email ke