Sebenarnya modus operandi seperti ini bukan hal baru. Kira-kira tahun 1995 dulu, saya pernah bertemu komplotan dengan modus seperti itu. Kejadiannya di terminal grogol, saat saya baru turun dari bis, ada 2 orang berjalan ke arah saya, dan bertanya, apakah saya melihat peristiwa pemukulan terhadap salah seorang teman mereka kemarinnya. Dan saya bilang saja kalau kebetulan kemarinnya saya tidak ada di sana, jadi tidak tahu menahu ada kejadian apa. Dan salah seorang dari mereka mulai mencoba mengintimidasi saya dengan berkata agak keras "bukan kamu yang melakukan ?". Dan saya hanya tertawa dan bilang, apa mungkin dengan postur tubuh saya yang kecil ini sanggup memukul teman mereka, yang saya yakin gak kalah besar dengan mereka. Mereka lalu berjalan pergi, dan ternyata di belakang masih ada banyak teman-teman mereka. Dan mungkin juga diantara teman2 mereka ada yang mengenali saya yang saat itu buka tempat fotocopy tak jauh dari kampus Untar dan Trisakti, sehingga mereka mengurungkan niatnya ngerjai saya. Saat itu saya masih tidak tahu kalau itu adalah modus kejahatan.
Hingga kira-kira 2 tahun lalu seorang teman saya yang baru keluar dari Mal Taman Anggrek, di kerubuti beberapa orang dan dengan modus serupa itu, kemudian teman saya dibawa menggunakan mobil minibus (sejenis suzuki carry). Dan akhirnya uang tabungannya dikuras habis (hampir 10 juta). Dan dia dikasih ongkos 20ribu untuk naik taksi pulang. Dan saat teman saya melaporkan kejadian tersebut ke kantor polisi, ternyata katanya kejadian tersebut bukan yang pertama kali. Tapi kenapa ya modus yang sama selalu terjadi lagi dan lagi ? Apakah kepolisian kita atau intelijen kita gak sanggup menangani hal ini, atau mungkin cuma dianggap kejahatan kecil yang tak perlu ditangani ? Atau mereka terlalu sibuk dengan urusan politik sehingga lupa dengan tugas menjaga rakyat ? Regards, Paulus T On 4/26/07, cccp <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
saya kaget mendengar berita mengenai penculikan di daerah grogol,......tapi saya juga tidak heran karena saya sewaktu kuliah di trisakti pada tahun 1994 pun pernah mengalami hal serupa tapi tidak sampai di culik,..hanya di todong,.....dulu motif nya ada seorang anak kecil yang mencoba meminta uang secara paksa kepada saya , saya pikir anak kecil ini kurang ajar sekali kecil-kecil malakin saya,....... karena memaksa dan terus memaksa akhirnya saya pukul anak kecil itu,....dan ternyata ,..........setelah di pukul oleh saya keluarlah preman-preman grogol,.......saya di kepung sekitar 10 orang dengan masing masing membawa senjata tajam dan menodongkan ke arah saya,........... dan saya tidak kalah gertak dengan mereka dan saya tanya kepada mereka, apa yang mereka mau ?.. hanya isi dompet dan jam tangan saya,......akhirnya saya berikan semua uang dan jam tangan saya,..........,....akhirnya saya pulang dengan selamat dan setelah itu saya melapor kepada polisi ,.....dan jawaban polisi hanya biasa-biasa,...............ohh itu biasa,.................... akhirnya saya pulang saja,.....percumah lapor polisi ,...( pada saat itu ),............................ jadi di grogol adalah daerah yang sangat rawan,.............. jadi berhati-hatilah,......kejadian itu akan mungkin terulang lagi,....
