Berikut artikel plus review buku The Hidden Face of Iran di Tribun Bandung, 15 
April 2007.
Terima kasih.


Judul Buku:    THE HIDDEN FACE OF IRAN
Penulis:           Terence Ward
Penerjemah:    Berliani M. Nugrahani
Penerbit:         RAJUT PUBLISHING
Halaman         579 halaman            

Kisah di buku  THE HIDDEN FACE OF IRAN, dimulai dengan sebuah petualangan gila 
keluarga Ward menjelajahi Iran, mencari seseorang bernama Hassan. Mereka tidak 
memiliki alamat orang tersebut, hanya bermodalkan secarik foto tua, tahun 1963. 
Di negeri yang memiliki dua juta orang bernama Hassan inilah, Mrs. Dona Ward 
memiliki keyakinan bahwa mereka akan menemukan Hassan dan keluarganya.
 
Keluarga Ward pernah tinggal di Iran selama 10 tahun, di era Syah Reza Pahlevi. 
Namun pada tahun 1969 mereka harus kembali ke AS. Selama tinggal di Iran, 
mereka dilayani oleh Hassan Ghasemi dan istrinya, Fatimeh.
 
Hassan bagaikan bapak Persia bagi anak-anak Ward. Dia menjadi pemandu budaya, 
pendongeng, sekaligus hoki mereka. Hassan sering menceritakan kisah jenaka 
Nasrudin Khoja, syair-syair dari Maulana Rumi, Saadi, dan Hafez, juga kisah 
1001 malam yang terkenal itu. Kenangan indah selama di Iran inilah yang membuat 
mereka ingin kembali ke Negara mullah tersebut.
 
Membawa para pembacanya melintasi daratan Iran, Ward menggali masa lalu yang 
kaya dan tak pernah terbayangkan dari negeri ini, menjelajahi akar konflik yang 
tak kunjung lekang antara Iran dan Negara-negara Arab tetangganya, juga 
mengantisipasi “perburuan besar” yang sedang berlangsung di Asia Tengah. Tajam, 
informatif dan membuka mata, The Hidden Face of Iran memperdalam pemahaman kita 
tentang Timur Tengah, yang sering disalah artikan.
 
Karya romantis dan menegangkan itu, banyak mendapatkan apresiasi dari penulis 
besar. Goenawan Muhammad misalnya. Dia menceritakan dia. “Buku menawan karya 
Terence Ward yang diterjemahkan pada saat yang tepat ini adalah bacaan yang 
sangat menyenangkan dan menggerakkan meneguhkan ikatan antara manusia di 
tengah-tengah perubahan zaman dan perbedaan nasib yang mencemaskan”. Jika 
pembaca ingin mengetahui cerita Timur Tengah yang sebenarnya, pantas buku ini 
untuk dibaca. (Kisdiantoro)

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

Kirim email ke