Maaf, ralat..:-P 30% dari istri = 30% x 50% = 15% 60% dari suami = 60% x 50% = 30% Total = 45% dari komunitas yang sudah menikah.. :-)
Sekali lagi maaf.. :D CMIIW.. Wassalam, Irwan.K On 5/7/07, IrwanK <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Koq itungannya jadi segitu Mbak? :-p Mungkin, kalaupun mau digabung, bukan 90% dari penduduk Ibukota.. tapi 90% dari 'komunitas yang sudah menikah' (married community).. :-) Kan masih ada komunitas lain yang belum menikah atau t/berpisah dari pasangan menikahnya (hidup atau mati). Sekian persen dari penduduk, toh. CMIIW.. Wassalam, Irwan.K On 5/7/07, Mawar Liar Merah <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Majalah Kartini kok sensasional banget ya. Kalau tidak salah matematik > saya > 30% isteri dan 60% suami jadi 90% penduduk ibukota ini yang telah > menikah ternyata "ada main"? Bagaimana andai ada yang mendirikan Polisi > Ahlak? Lalu > apa hukumannya didunia ini? Janganlah sampai di aplikasikan hukuman > rajam karena penduduk Jakarta bisa susut secara drastis dan tidak akan mudah > lho untuk mendatangkan dari pedalaman gantinya yang sama canggihnya dalam > masalah politik, bisnis, pendidikan, penggelaran kriminalitas dan > lain-lainnya. > > MLM > > *leonardo rimba <leonardo_rimba@ yahoo.com>* wrote: > > Selingkuh dan Konseling > > Di kanan bawah cover depan majalah wanita "Kartini" > edisi minggu pertama tahun 2005 ada tulisan: "Hasil > Penelitian Terkini: 40% Istri di Jakarta Selingkuh". > Lalu, dengan huruf lebih kecil dan agak sebelah bawah > tertulis: "Karena Suami Kurang Perhatian". > > Apakah maksudnya ? Sensasi atau nyata ? Obyektif atau > bias ? Penelitian ilmiah atau ecek-ecek ? > > Apapun latar-belakang dari penelitian itu, awam > mengerti tanpa perlu penjelasan panjang lebar bahwa > perselingkuhan telah melembaga di Jakarta. Telah > terjadi institusionalisasi perselingkuhan. Jadi, bukan > hanya pernikahan yang bisa dilembagakan, > perselingkuhanpun bisa. > > Anggaplah, misalnya, bahwa penelitian yang diekspos > oleh "Kartini" agak dibesar besarkan. Anggaplah bahwa > angka 40% itu terlalu besar, sehingga kita merasa > cukup fair bila prosentase para istri di Jakarta yang > selingkuh itu didiscount seperempatnya sehingga > menjadi 30% saja… > > Berarti, satu dari tiga istri yang memiliki suami di > Jakarta telah pernah, sedang, atau akan menceburkan > diri dalam perselingkuhan dengan pria lain. Memiliki, > pernah memiliki, atau berniat untuk akan memiliki Pria > Idaman Lain (PIL). > > Dan asumsikanlah juga bahwa jumlah para suami yang > selingkuh berbanding lurus dua kali lipat disbanding > para istri. Berarti: 2 X 30% = 60%… > > Artinya: perselingkuhan dengan Wanita Idaman Lain > (WIL) telah, sedang, atau akan diniatkan untuk > dijalani oleh dua diantara tiga orang pria beristri di > Jakarta… Fair enough? > >
