Mbak Mawar Liar Merah yang Baik, Mawar Liar Merah <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Bung Irwan dan Pak Leo Rimba yth, maaf saya salah > menghitungnya karena begitu perplexed melihat > statistics itu. Apa Pak Leo mempunyai angka dalam > level nasional? Mudah-mudahan tidak akan begitu > drastis seperti di Jakarta. Kan seharusnya slogan > kita "Keluarga Erat, Negara Kuat"?!
Sayang sekali saya tidak memiliki angka statistik perselingkuhan dalam level nasional. On the other hand, apakah itu perlu? Per definisi, perselingkuhan bukanlah perdagangan komersil. Selingkuh berarti berhubungan romantik dan seksual secara terus-menerus dengan orang yang bukan muhrimnya. Tapi memang harus didefinisikan lagi, apa yang dimaksud dengan selingkuh itu. Seorang rekan di milis indotalks menulis kepada saya bahwa kalau ada pasangan menikah yang saling jujur satu sama lain untuk menjalin hubungan romantik-seksual dengan orang lain, itu bukan selingkuh. Saya sendiri tetap berpendapat bahwa itu selingkuh. Tapi selingkuh yang terbuka. Openly, honestly. Something like "open marriage". Gitu lho! Selingkuh adalah fenomena yang menjalar kemana-mana seperti eceng gondok. Sekali dilempar satu, dalam seminggu jadi seribu... Dari jaman dahulu sudah ada, tetapi terbatas pada pria. Karena masa posmo ini adalah era kesetaraan gender, maka saya mendukung para wanita menikah untuk memperjuangkan haknya untuk selingkuh juga. Kalau suaminya selingkuh dan tak bisa tobat, obat satu-satunya hanyalah ikut selingkuh juga. Anda menulis slogan: "Keluarga erat, negara kuat"???? Komentar saya: Who said that? Emangnya kita masih di zaman totaliter? Negara NAZI??? All the Best, Leo HP: 0818-183-615 Note: forwarded message attached. Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com
--- Begin Message ---Bung Irwan dan Pak Leo Rimba yth, maaf saya salah menghitungnya karena begitu perplexed melihat statistics itu. Apa Pak Leo mempunyai angka dalam level nasional? Mudah-mudahan tidak akan begitu drastis seperti di Jakarta. Kan seharusnya slogan kita "Keluarga Erat, Negara Kuat"?! Sekali lagi mohon maaf, MLM IrwanK <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Maaf, ralat..:-P 30% dari istri = 30% x 50% = 15% 60% dari suami = 60% x 50% = 30% Total = 45% dari komunitas yang sudah menikah.. :-) Sekali lagi maaf.. :D CMIIW.. Wassalam, Irwan.K On 5/7/07, IrwanK <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Koq itungannya jadi segitu Mbak? :-p Mungkin, kalaupun mau digabung, bukan 90% dari penduduk Ibukota.. tapi 90% dari 'komunitas yang sudah menikah' (married community).. :-) Kan masih ada komunitas lain yang belum menikah atau t/berpisah dari pasangan menikahnya (hidup atau mati). Sekian persen dari penduduk, toh. CMIIW.. Wassalam, Irwan.K On 5/7/07, Mawar Liar Merah <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Majalah Kartini kok sensasional banget ya. Kalau tidak salah matematik saya 30% isteri dan 60% suami jadi 90% penduduk ibukota ini yang telah menikah ternyata "ada main"? Bagaimana andai ada yang mendirikan Polisi Ahlak? Lalu apa hukumannya didunia ini? Janganlah sampai di aplikasikan hukuman rajam karena penduduk Jakarta bisa susut secara drastis dan tidak akan mudah lho untuk mendatangkan dari pedalaman gantinya yang sama canggihnya dalam masalah politik, bisnis, pendidikan, penggelaran kriminalitas dan lain-lainnya. MLM leonardo rimba <leonardo_rimba@ yahoo.com> wrote: Selingkuh dan Konseling Di kanan bawah cover depan majalah wanita "Kartini" edisi minggu pertama tahun 2005 ada tulisan: "Hasil Penelitian Terkini: 40% Istri di Jakarta Selingkuh". Lalu, dengan huruf lebih kecil dan agak sebelah bawah tertulis: "Karena Suami Kurang Perhatian". Apakah maksudnya ? Sensasi atau nyata ? Obyektif atau bias ? Penelitian ilmiah atau ecek-ecek ? Apapun latar-belakang dari penelitian itu, awam mengerti tanpa perlu penjelasan panjang lebar bahwa perselingkuhan telah melembaga di Jakarta. Telah terjadi institusionalisasi perselingkuhan. Jadi, bukan hanya pernikahan yang bisa dilembagakan, perselingkuhanpun bisa. Anggaplah, misalnya, bahwa penelitian yang diekspos oleh "Kartini" agak dibesar besarkan. Anggaplah bahwa angka 40% itu terlalu besar, sehingga kita merasa cukup fair bila prosentase para istri di Jakarta yang selingkuh itu didiscount seperempatnya sehingga menjadi 30% saja Berarti, satu dari tiga istri yang memiliki suami di Jakarta telah pernah, sedang, atau akan menceburkan diri dalam perselingkuhan dengan pria lain. Memiliki, pernah memiliki, atau berniat untuk akan memiliki Pria Idaman Lain (PIL). Dan asumsikanlah juga bahwa jumlah para suami yang selingkuh berbanding lurus dua kali lipat disbanding para istri. Berarti: 2 X 30% = 60% Artinya: perselingkuhan dengan Wanita Idaman Lain (WIL) telah, sedang, atau akan diniatkan untuk dijalani oleh dua diantara tiga orang pria beristri di Jakarta Fair enough? Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com
--- End Message ---
