wah fans berat kangen band ya..?
sayang bgt aku baru baca postingan nya yah..coz malem ini di cafe
tempat aku kerja ngundang kangen band.

Aku kerja di Liquid Cafe Jogja.
Okey deh nice 2 read ur post..c u..


best regard

[anda senja sunyi]


--- In [email protected], andree stroo <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
>
> Pada awalnya memang males mendengar namanya. Apalagi musiknya yang
dianggap 'biasa'.
> Tapi seperti yang sering aku bicarakan pada banyak orang, "Aku
Pengemar Kangen Band"...ini nyata. Band ini mau tidak mau sudah
menjadi fenomena. Tidak bisa dipungkiri, bahkan jika dibandingkan
dengan band-band lainnya yang juga pernah dibesar-besarkan oleh
media.
>
> - Ketika banyak orang yang mencibir dengan karir-nya, tapi apakah
dia bisa membuat terobosan fenomenal seperti mereka.
> - Ketika banyak orang mentertawakan penampilan mereka, apakan
terlintas bagaimana beratnya menembus industri musik.
> - Ketika mereka di cemooh, apakah yang meremehkan mereka masih
bisa menghasilkan karya yang membuat panggung musik indonesia 'ngeh'
(di tengah banyak band 'Yang katanya besar' menjadi mati suri)
> - Ketika konsep musik mereka di permasalahkan, justru konsep musik
mereka lebih mengindonesia (indonesia banget malah)
>
> It's about musik. Buruk-baik ini tetap sebuah karya. Ini jauuuuuh
lebih mulia dibandingkan mereka yang tidak pernah berkarya
sedikitpun. Nidji sempat di-identikan dengan band bule, begitu juga
Padi, Dewa 19 dan banyak lagi....come on, mereka masih bisa
berkarya. Mereka masih di lihat, album mereka juga masih dibeli.
Nama mereka masih diomongin..
> Sungguh tidak fair, kalau musik ini hanya dinilai dari dandanan,
konsep serta latar belakang. Marilyn Manson memilih 'berburuk rupa'.
Tapi masih di suka. Kangen band, dengan latar belakang (ekonomis-
geografis) yang tidak seberuntung band-band metropolitan, tiba-tiba
berhasil menjadi bahan perbincangan. Kalau musik mereka
dianggap 'katro', tapi justru ini lebih dekat dengan masyarakat
grass root Indonesia (kelompok masyarakat pendengar musik paling
banyak dibandingkan golongan lain). Obbie Mesakh dijuluki pencetus
lagu cengeng era 80-an. Nyatanya, syair-syai 'katro'-nya masih jadi
bahan omongan (jadi judul sinetron lagi) hingga saat ini. Jika Deddy
Dores merubah konsep musik yang dianggap melacur....kita harus sadar
sampai puluhan tahun ke depan, nama penyanyi yang selalu memakai
kaca mata ini masih dicatat di sejarah musik Indonesia. Menghasilkan
hits yang tidak sedikit. Kalau mau jujur, berapa banyak band di
tahun 2007 ini yang penjualan album real-nya melebihi hitungan
>  100 ribu kopi??????
>
> Ini tentang musik, bicara musik berhubungan dengan seni, bicara
seni berhubungan dengan karya dan sangat erat berhubungan dengan
kreatifitas. Kreatifitas tidak bisa muncul dari isi kepala yang
kosong.....
> Kalau melihat pernjuangan mereka yang cukup berdarah-darah, ini
bisa dikatakan cengli. Bagaimana tidak, beberapa bulan terakhir,
toko kaset dan pembajak jadi berlomba-lomba memasarkan album
mereka.....
>
> Ada yang lebih fenomenal lagi di tahun ini...??????? Harusnya
mereka menerima award... Tidak akan menutup kemungkinan, musik
mereka akan menjadi booming lagi...akan muncul band-band yang
ngangenin yang lain di panggung musik nasional.
> Jadi, dengan banga aku mengucapkan sebagai "Pengemar Kangen Band".
tapi dengan catatan, personilnya nantinya tidak berulah seperti
kebanyakan rockstar yang terjerumus dengan ulahnya tersebut...
>
> Jalan terus Kangen Band....
>
>
>
>
>
>
> 'Andree S'troo'
>   AudioPro Magazine
>   Pulo Buaran III F5-6 BPSP
>   Kawasan Industri Pulo Gadung, Jaktim 13930
>   Telp. 021 - 4619502 / 03  Fax. 46826450
>   HP ; 08128057679

Kirim email ke