Opus Dei
Penulis : John L. Allen, Jr.
Penerbit : Pustaka Alvabet
Tebal : 400-an halaman
Edisi : I, Juni 2007
Sebuah buku yang memukau... pertama dan terakhir bagi siapa saja yang
tertarik pada Opus Dei.
Sunday Times
Jelas, persuasif, dan memikat.
Daily Telegraph
Menyoroti aspek-aspek paling kontroversial dari Opus Dei, mulai dari
perlakuannya terhadap perempuan hingga perekrutan dan keuangannya.
Independent
Allen menguraikan segala aspek Opus Dei yang dikultuskan (termasuk struktur
dan keuangan, serta praktik mortifikasi tubuh dengan cilice)... dan, terutama,
segala detail yang terkait dengan para uskup dan personelnya, yang merupakan
rohaniwan Opus Dei, di seantero jagad.
New Statesman
Kontroversial.... Melalui uraian John Allen... yang terkuak jauh lebih
banyak daripada yang pernah ada.
Independent
MENGUAK RAHASIA ORGANISASI PALING KONTROVERSIAL DALAM GEREJA KATOLIK
Investigasi jurnalistik yang sangat serius mengenai organisasi paling
kontroversial dalam Gereja Katolik. Buku ini menyediakan petunjuk penting untuk
memasuki belantara rumor di seputar Opus Dei, serta menyibak pengaruh
signifikan organisasi ini di Vatikan dan di medan perpolitikan Gereja Katolik.
Opus Dei, dalam arti literal bermakna the work of God, adalah perkumpulan
internasional bagi kaum Katolik. Organisasi ini kerap dinilai beraliran
konservatif, yang mencari kesempurnaan agama Kristen secara personal dan
berusaha menerapkan secara sungguh-sungguh (kaffah) ajaran-ajaran utamanya
dalam pekerjaan dan kehidupan kemasyarakatan.
Opus Dei didirikan di Spanyol pada 1928, dan hingga kini memiliki 84.000
anggota1.600 di antaranya adalah para pendetadi 80 negara. Organisasi ini
menjadi pusat kontroversi dan syakwasangka baik di dalam maupun di luar
kalangan Gereja Katolik. Perkumpulan yang didirikan oleh pendeta Katolik Roma
Josemaría Escrivá ini dituduh mempromosikan agenda politik kelompok kanan dan
disinyalir telah melakukan praktik pengultusan, perekrutan anggota dengan cara
paksa, brainwashing terhadap anggota baru, dan memisahkan para anggotanya dari
ikatan keluarga mereka.
Opus Dei dikenal luas oleh kalangan masyarakat dunia melalui publikasi buku
The Da Vinci Code. Popularitasnya juga mencuat lantaran para Paus terdahulu
banyak yang memperdebatkan perihal kanonisasi pendiri organisasi ini. Dan,
penemuan atas seorang mata-mata FBI, Robert Hanssen, sebagai anggota Opus Dei
juga turut melambungkan ketenaran organisasi mesterius ini.
Dengan kemampuan reportase investigasi yang dilakukan secara intensif untuk
menguak tabir rahasia yang selama ini tertutup rapat, serta didukung dengan
pengamatan panjang dan terpercaya atas Vatikan dari para pakar, John Allen
akhirnya berhasil menyingkap fakta dan memisahkannya dari mitos-mitos tentang
Opus Dei: ihwal penggunaan cambuk dan cilice; kekuatan dana Opus Dei yang
sebenarnya; identitas para anggotanya yang berpengaruh di dunia politik,
perbankan, dan pelbagai jabatan tinggi; serta seberapa besar kekuasaan nyata
organisasi misterius ini.
Setelah memperoleh akses tak terbatas pada wali gereja, yang memimpin
organisasi dan pusat-pusat Opus Dei di seluruh dunia, Allen pun mendapat
kesempatan luas untuk mewawancarai sejumlah anggota perkumpulan ini, terutama
dengan para mantan anggota yang memiliki kedudukan sangat penting. Dari sinilah
ia menyuguhkan gambaran terang mengenai pelbagai aktifitas, praktik, dan tujuan
Opus Dei yang selama ini tersembunyi di balik tabir rahasianya.
Dalam buku ini, Allen mengungkap kekuatan dahsyat yang dimiliki Opus Dei
dalam menentukan kebijakan-kebijakan Vatikan. Ia juga memaparkan secara detail
potret mengenai jaringan Opus Dei yang begitu luas di seantero jagad: para
anggota yang menguasai posisi-posisi penting di ranah politik, perbankan,
akademisi, serta bidang-bidang berpengaruh lainnya.
Selama beberapa tahun, Opus Dei menjadi subjek bagi teori konspirasi dan
spekulasi yang tak jelas ujung-pangkalnya. Informasi mengenai kebenaran
organisasi ini terdengar samar-samar. Dan, buku Opus Dei ini merupakan dokumen
yang memuat informasi sahih perihal organisasi kontroversial tersebut.
Profil Penulis
John L. Allen, Jr., dilahirkan tahun 1965 di Kansas, adalah koresponden
Vatikan untuk National Catholic Reporter (NCR), serta analis Vatikan pada CNN
dan National Public Radio. Ia meraih gelar master di bidang studi agama dari
Universitas Kansas, dan kini bermukim di Roma, Italia. Ia dikenal karena kolom
mingguannya perihal Vatikan di NCR edisi cetak dan online. Karya-karya
jurnalistiknya juga terbit antara lain di The New York Times, CNN, NPR, Second
Opinion, The Nation, The Miami Herald, dan Die Furche. Allen juga menulis
beberapa buku mengenai Gereja Katolik, antara lain The Rise of Benedict XVI dan
Conclave: the Politics, Personalities, and Process of the Next Papal Election.
Pustaka Alvabet
Ciputat Mas Plaza, Blok B/AD
Jl. Ir. H. Juanda No. 5A, Ciputat,
Jakarta Selatan 15411
Telp. 021-7494032
==========================================
Pustaka Alvabet
Ciputat Mas Plaza Blok B/AD
Jl. Ir. H. Juanda No. 5A,
Ciputat, Jakarta 15411 Indonesia
Telp. +62 21 7494032, 74704875 Fax. +62 21 74704875
Website: http://www.alvabet.co.id
---------------------------------
Luggage? GPS? Comic books?
Check out fitting gifts for grads at Yahoo! Search.