Teman-teman, Teater Garasi mengundang Anda pada pementasan Monolog "SHAKUNTALA" oleh Naomi Srikandi pada: Hari : Jumat - Sabtu Tanggal : 18-19 Mei 2007 Waktu : 20.00 wib Tempat : Lembaga Indonesia Perancis (LIP-Sagan) HTM : Rp. 10.000 Selamat menonton. Salam, Reni Media Release
'Shakuntala' oleh Naomi Srikandi Melihat perempuan, bagaimana ia diposisikan atau memosisikan dirinya, bagaimana ia dibaca dan membaca dirinya tidak semata-mata disusun oleh kenyataan bahwa perempuan adalah perempuan, melainkan juga oleh pemikiran dan modus operandi yang berlaku dalam masyarakat yang membentuknya. Karena perempuan adalah selalu perempuan dengan latar belakang, ras, agama, kelas dan lingkungan tertentu. Individu di dalam konstruksinya. Seturut Simone de Beuvoir, "One is not born, rather becoming, a woman", perempuan tidak semata-mata dilahirkan, perempuan adalah suatu proses menjadi. Dan proses menjadi mengandung pengertian tidak selesai, tidak terbatas. Sebagaimana tubuh yang menjadi. Shakuntala, tokoh dalam novel "Saman" dan "Larung" karya Ayu Utami yang menjadi pijakan teks dalam pertunjukan ini, sekalipun membicarakan seksualitas dengan yakin dan terbuka, tetaplah perempuan dengan persoalan yang tidak benar-benar selesai. Hal yang menjadi kecenderungan banyak perempuan dalam membaca dan membahasakan dirinya. Upaya menggarap teks Shakuntala ke dalam karya pertunjukan diniatkan sebagai upaya produktif yang menyepakati bahwa ambiguitas dalam diri perempuan bukanlah hal yang harus dihindari melainkan disadari. Di luar itu, ada upaya mendekonstruksi wacana patriarkal sebagai kerja yang tak pernah selesai, sebab perempuan sebagaimana tubuh adalah suatu keseluruhan, keseluruhan itu terdiri dari bagian yang juga lengkap dan menyeluruh, dan bukan objek parsial semata-mata, melainkan suatu kesatuan yang terus bergerak dan berubah secara tidak terbatas. Pertunjukan ini adalah bagian dari Seri Solo 9 Aktor Teater Garasi, sebuah proyek yang diberadakan dalam usaha menggagas otonomi keaktoran. Dalam mewujudkan pertunjukan ini, Naomi Srikandi berkolaborasi dengan seniman-seniman non teater antara lain Titarubi sebagai perancang visual, Alia Swastika sebagai periset dan pengolah teks, Airport Radio sebagai penata musik, Ifa Irfansyah sebagai video artist, dibantu oleh Citra Pratiwi dan Sri Qadariatin sebagai aktor tamu, Warsito sebagai pewujud set, Ghea sebagai pewujud properti, Johan Didik sebagai stage manager, dan M. Qomaruddin, Nur Kholis "Brekele", Bima dan Dimas sebagai kru. Naomi Srikandi adalah aktor senior Teater Garasi; Laboratory of Theatre Creations. Sebelum menggarap pertunjukan ini, Naomi Srikandi terlibat dalam beberapa pementasan antara lain "Prism" di Tokyo, Singapore, Manila, Bangkok, Kuala Lumpur dan Jakarta, "Waktu Batu #3" di Yogya, Jakarta, Singapore, Berlin dan Tokyo, opera "The King's Witch" di TIM, Jakarta. Pertunjukan ini akan digelar di Auditorium Lembaga Indonesia Prancis (LIP) pada tanggal 18-19 Mei 2007 pukul 20.00WIB. Diproduksi oleh Teater Garasi melalui kerjasama dengan Culturel & Development Programme Kedutaan Belanda dan didukung oleh Mes 56 Stock Photo, Four Colors dan Lembaga Indonesia Prancis Yogyakarta. Reni Karnila Sari (Pimpinan Produksi) HP: 0815.687.3328 -- Teater Garasi; Laboratory of Theatre Creations Jl. Bugisan Selatan No. 36 A Tegal Kenongo Yogyakarta 55181 Indonesia Phone/Fax. +62 274 415844 E-mail: [EMAIL PROTECTED] Homepage: www.teatergarasi.org --------------------------------- No need to miss a message. Get email on-the-go with Yahoo! Mail for Mobile. Get started.
