Ah, ini kan kemungkinan sedang terjadinya proses evolusi kebudayaan dan
kesadaran yg sehat dan alami saja, manusia pada umumnya akan memilih gaya hidup
yg disukai, bila Syariat Islam tidak bisa dijadikan basic living di Aceh then
inilah revolusi budaya yg akan ambil alih kehidupan yg menjadi pilihan manusia
didalam nya, kita tidak seharusnya memaksakan budaya yg kita adopsi dari negara
orang lain yg belum tentu sesuai dengan iklim culture utk gaya hidup kita
menjadi basic rule di Indonesia yg sudah tentu mempunyai corak gaya hidup
tersendiri...budaya yg dipaksakan tak akan berhasil menentang kekuatan
philosophy manusia, banyak hukum SI yg menyimpang dari basic philosohy
Pancasila, so saya berdoa semoga Aceh bisa lahir dengan budaya demokrasi yg
sehat dan membangun warga nya.
salam
omie
Y Rakhmat <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Kafe-kafe di Banda Aceh Tak Dukung Syariat Islam
Banda Aceh, 15 Mei 2007 10:22 GATRA
Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) menilai kafe-kafe yang berada di trotoar
jalan protokol di Banda Aceh tidak mendukung Syariat Islam, karena membiarkan
laki-laki dan perempuan yang bukan muhrim duduk berduaan dan tidak menunaikan
shalat pada saat azan.
"Untuk itu, kami minta Pemko Banda Aceh agar melakukan penertiban terhadap
kafe-kafe yang dinilai tidak mendukung dan melanggar Syariat Islam," kata
anggota MPU Kota Banda Aceh, Tengku Muktaruddin Bayan di Banda Aceh, Selasa
(15/5).
Ia menyatakan, perkembangan kafe di Banda Aceh akhir-akhir ini cukup banyak dan
sebagian besar konsumennya adalah para remaja.
"Mereka terkadang pergi berpasang-pasangan dan itu terbuka peluang untuk
melakukan mesum, apalagi kafe yang tertutup dan remang-remang pada malam hari,"
ujarnya.
Menurutnya, selama ini banyak kafe yang telah melanggar syariat seperti
membiarkan pelanggaran duduk berdua yang dapat menyebabkan perbuatan mesum dan
tidak shalat ketika adzan tiba.
Hal ini menurut padangan para ulama sebagai suatu pelecehan terhadap
pelaksanaan Syariat Islam di Aceh.
"Ada kafe yang memutar musik dengan keras ketika azan magrib, sehingga harus
ada penekanan hukum, kalau kami yang lakukan, takut karena ada oknum aparat
yang menjaga," katanya.
Menurut penilaiannya, selama ini pelanggaran syariat di Kota Banda Aceh juga
selalu didominasi oleh anak para pejabat dan ulama. Mereka meminta ada
pendidikan khusus yang dapat dilakukan guna mencegah hal tersebut. [EL, Ant]
---------------------------------
It's here! Your new message!
Get new email alerts with the free Yahoo! Toolbar.
---------------------------------
Ready for the edge of your seat? Check out tonight's top picks on Yahoo! TV.