Setuju dengan mas harry fadil,
   
  Setahu saya FPI bukanlah Ahlusunnah Waljama'ah model NU dia model Taliban, 
JI, MMI,PERSIS, Al-Irsyad, dlsb yang biasa digolongkan  Wahabi. Jadi jelas 
mereka jauh dari tradisi NU yang Ahlu Sunnah Waljama'ah. Sekarang mereka 
membubarkan PAPERNAS, suatu saat mereka pasti membubarkan jama'ah yang yang 
lagi Tahlilan dan Mauludan karena tidak sesuai dengan prinsip mereka. Gelar 
HABIB merujuk pada keturunan nabi Muhammad, biasanya memang menjadi tokoh 
masyarakatnya dimanapun hampir seluruh negara Islam, namun kebanyakan yang saya 
tahu mempunyai moral ahlaq yang luhur dan sangat toleran sekali serta bersifat 
mengayomi masyarakatnya dan tidak gampang melabrak apapun yang tidak sesuai dg 
prinsipnya,  maka tidak heran kalau Habib Rizik (kalau Habib beneran) 
dikucilkan oleh kelompoknya.
   
  Suhardiman Supandi
   
   
  

harryfadil <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          seharusnya PAPERNAS minta tolong bantuan ke Gus Dur saja
he..he..he...pas kemaren2 di daerah Jakarta Timur ..permohonan
pembatalan pembangunan perluasan sekolah/ gereja oleh FPI...FPInya
pada cabut semua...padahal jumlahnya banyak...GARDA BANGSAnya hanya 20
orang saja..ha..ha..ha..mungkin merasa kesaktiannya kurang
kali...apalagi lawan BANSER NU..tambah menghilang..ha..ha...

yang perlu dicermati FPI selalu mengaku beraliran ASWAAJA..atau dalam
hal ini nadliyin (NU) tetapi ibadahnya kok jauh dari kultural
NU....?...aneh kan...malah ngak jauh dari markas FPI tepatnya di jalan
KS Tubun (tepatnya depan Komplek BRIMOB Petamburan) yang sering
mengadakan perkumpulan dzikir Habib2 malah FPI ngak pernah
diundang...kata umat yang ikut pengajian tersebut...FPI beda dengan
kami..bahkan Al Habib Umar Bin Muhammad bin Hafidz (Darul
Musthafa)Tarim - Hadramut ketika datang di tempat tersebut...tidak
satupun anggota FPI datang apalagi Habib Rizieq nya..padahal sebagian
besar Habib berguru kepada beliau...atau jangan2 Kehabiban Rizieq
perlu dipertanyakan...ngambil dari mana gelar Habib tersebut...sama
dengan FBR (Forum Betawi Rempuq) ketuanya mengaku Betawi..padahal
jelas2 Fadholi orang Banten dan juga anggota PDI soerjadi yang
menyerang Kubu Megawati pada 27 Juli yang lalu....ha..ha...intinya
satu aja LAWAN ...........

--- In [email protected], "B. Dwiagus Stepantoro"
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Wah,
> saya pengen sekali ada orang yang menulis buku semacam biografi dan
diskografi organisasi FPI ini,..... 
> karena tak kenal maka tak sayang,.. mungkin saya kurang begitu
mengenal FPI ini,jadi selama ini gak pernah sayang ..... 
> 
> salam,
> dwiAgus
> 
> wengi panjer <[EMAIL PROTECTED]> wrote: PERINGATAN HARI BURUH SE
DUNIA Tanpa Perjuangan Nasib Takkan Berubah
> Wednesday, 02-05-2007 00:19 , Topik: GREGET
> YOGYA (MERAPI) - Aksi unjuk rasa memperingati Hari Buruh
Internasional (May Day), Selasa (1/5), sempat diwarnai ketegangan
antar gabungan massa aksi Front Pembela Islam (FPI) dan Front anti
Komunis Indonesia (FAKI) dengan massa Aliansi Rakyat Pekerja
Yogyakarta (ARPY). Ketegangan yang terjadi di depan Museum Serangan
Oemoem 1 Maret Yogyakarta tersebut karena FPI dan FAKI mensinyalir,
gerakan ARPY terkait dengan Partai Persatuan Nasional (Papernas) yang
menurut mereka beraliran komunis.
> 
> Kericuhan hampir memuncak saat seorang massa FAKI menaiki mobil
koordinator aksi.
> 
> Dengan serta merta dia menarik baju koordinator ARPY yang saat itu
sedang berorasi. Beruntung kedua massa dapat ditenangkan berkat
pengawalan ketat aparat Poltabes Yogyakarta.
> 
> Ternyata, peringatan Hari Buruh Sedunia itu juga dimanfaatkan elemen
pekerja, petani dan mahasiswa di DIY, seperti Panitia Bersama
Peringatan Hari Buruh Sedunia (PPHBS). Mereka bergerak dari beberapa
titik dan berkonsentrasi di Gedung DPRD DIY. Di tempat wakil rakyat
itu, mereka membawa ratusan poster dan membentangkan spanduk yang
berisikan berbagai tuntutan.
> 
> Menurut mereka, kondisi buruh di Yogyakarta masih memprihartinkan.
Kebijakan pemerintah daerah yang menetapkan UMP sebesar Rp 500 ribu
ternyata banyak yang tidak dijalankan perusahaan. 
> 
> "Belum lagi, jaminan kesehatan, pendidikan, upah yang tidak sesuai
jam kerja, penetapan cuti yang ditetapkan secara sepihak serta
perselisihan perburuhan yang tidak berpihak pada buruh. Buruh bukan
barang dagangan," tandas Tikno, Koordinator Umum PPHBS.
> 
> (W-8/Hut/Dra/Tam/Obi)
> 
> 
> Web:
> http://groups.yahoo.com/group/mediacare/
> 
> Klik: 
> 
> http://mediacare.blogspot.com
> 
> atau
> 
> www.mediacare.biz
> 
> ====================
> Untuk berlangganan MEDIACARE, kirim email kosong ke:
> [EMAIL PROTECTED]
> 
> Yahoo! Groups Links
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> B. Dwiagus Stepantoro 
> Jakarta, INDONESIA
> http://bdwiagus.blogspot.com 
> Just be open,... who knows lightning will strike!!
> 
> 
> 
> 
> ---------------------------------
> Moody friends. Drama queens. Your life? Nope! - their life, your story.
> Play Sims Stories at Yahoo! Games.
>



         

 
---------------------------------
8:00? 8:25? 8:40?  Find a flick in no time
 with theYahoo! Search movie showtime shortcut.

Kirim email ke