GOLKAR KALLA DAN UMAR SAID
20 mei 2007,minggu gurem.

Sebenarnya, hal ini tidak mengherankan, 
kalau diingat bahwa 
Jusuf Kalla adalah ketua umum Golkar, 
dan bahwa Golkar adalah –- 
dalam jangka waktu puluhan tahun – 
telah merupakan alat kekuasaan 
yang amat besar keluarga Cendana.

>>>>>>>>>>>>>>

Hhehe,Oom Said, dari pertama berhasilnyah

Manghasiswa menglengserken Suharton,

Daku UDAH MEMBILANG, ANCURKEN GOLKAR,

Dalem artian COPOT SAKMUAH MANUNGSA

YANG BERBAUK GOLKAR CENDANAH.

Hehhehe.termasup SBY JUGAK MUNGKIN?

Kerana Golkar ituh bener2 anjing piaraannyah Suharton.

Mangka kini ujar ujarku,menanggok buktinyah bukan?

GOLKAR ITUH BAKALAN TERUS2AN

MELINDUNGIN CENDANAH..

Bahkan akan menjadi PECUNDANG REPORMASIH JUGAK.

JADI ADRINALINNYAH MANGHASISWA KUDU

DIGERAKKEN LAGIH..sungpaya..REPORMASIH

MASUP RELNYAH LAGIH…

Salam buat Oom Said..yang tambah menua hajah tamtunyah.

Dan kudonghaken..agar andah enggak kangen pulang

Sakmodel Oom Sobron..yang sangkit kangen ituh!!

>>>>>>>>>>

Sekarang ini , Jusuf Kalla menunjukkan sikap yang melindungi Yusril 
dan
Hamid Awaludin, yang pada hakekatnya berarti juga menolong Tommy 
Suharto.
Sebenarnya, hal ini tidak mengherankan, kalau diingat bahwa Jusuf 
Kalla
adalah ketua umum Golkar, dan bahwa Golkar adalah –- dalam jangka 
waktu
puluhan tahun -- telah merupakan alat kekuasaan yang amat besar 
keluarga
Cendana. Karena itu, masalah pemberantasan korupsi di negara kita 
akan tetap
tidak bisa dijalankan sampai akar-akarnya, selama orang-orang yang 
sejenis
Jusuf Kalla masih banyak memegang kekuasaan.

Perubahan sejati, atau perombakan besar-besaran, atau perbaikan 
menyeluruh
tidak bisa dilakukan di negara kita, selama Golkar masih menguasai
bidang-bidang penting dalam pemerintahan kita. Perubahan besar di 
Indonesia
hanya akan bisa terjadi, kalau Golkar sudah bisa dilumpuhkan oleh 
perjuangan
bersama yang dilancarkan oleh berbagai golongan dalam masyarakat 
kita.


Kirim email ke